Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Wednesday, 4 December 2013

Petani Minta Pemerintah Perhatikan Regulasi Pupuk Bersubsidi


KM. LENGGE WAWO,- Petani di Kecamatan Wawo berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima untuk memerhatikan regulasi pupuk bersubsidi. Pasalnya, distribusi dan penyaluran pupuk selama ini kerap terlambat dan tidak tepat waktu dengan umur tanaman. Akibatnya, pupuk digunakan tidak sesuai dengan kadar dan usia tanaman.

Warga Kombo, Muhdar, mengaku, sebenarnya keluhan petani hampir sama setiap tahun, tetapi regulasi yang dilakukan distributor dan pengecer pupuk bersubsidi selalu mengulang persoalan yang sama yakni tidak memerhatikan kondisi dan usia tanaman, terutama tegalan tadah hujan. Karena sekali dalam setahun seharunya diperhatikan benar mengenai penyaluran pupuk pada saat usia tanaman yang pas untuk diberi pupuk.

 “Jangan sampai umur tanaman sudah lewat baru pengecer membagikan pupuk. Jelas kebiasaan jelek ini senantiasa merugikan petani,” ujarnya di Kombo Wawo, Rabu (4/12).

Bukan hanya itu, katanya, Pemkab Bima juga perlu pengawasan ketat mengenai penyaluran pupuk itu agar tepat sasaran. Selama ini pada awal musim hujan pengecer sudah bermain dan tidak memerhatikan data riil areal lahan yang membutuhkan pupuk, akibatnya banyak kelompok tani sering terlambat menerima pasokan pupuk.

 “Mungkin regulasi yang tidak pro rakyat atau petani, maka perlu ada tindakan cepat dari pemerintah agar tidak memermainkan nasib petani yang menggantungkan harapan dengan hasil pertanian,” katanya. Distributor dan pengecer, katanya, bukan melayani petani agar meningkatkan ketahanan pangan, tetapi justru merugikan petani dengan memermainkan harga dan regulasi yang tidak beres hingga ke petani. Mereka juga perlu diingatkan agar tidak hanya memikirkan keuntungan, tetapi yang lebih utama bagaimana melayani petani agar bisa meningkatkan hasil pertanian.

 Tentu saja, katanya, masyarakat juga dididik untuk senantiasa bertani secara cerdas dengan menerapkan teknologi pertania melalui pola tanam yang bagus dengan menggunakan pupuk berimbang. Masyarakat hanya mengetahui manfaat pupuk jenis urea untuk menyburkan tanaman, tetapi masih minim pengetahuan mengenai jenis pupuk yang lain. Padahal, manfaat berbagai jenis pupuk itu sesungguhnya dapat meningkatkan hasil pertanian. (AJI)

0 comments:

Post a Comment