Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Sabtu, 24 Mei 2014

Jangan Pernah Lupakan Sejarah : Harkitnas


KM LENGGE WAWO,- Setiap tanggal 20 Mei tentuntanya kita tidak lupa bahwa tanggal tersebut adalah hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal 20 Mei, menjadi hari nasional bangsa kita.  Tapi saat ini hari bersejarah tersebut sudah mulai terlupakan oleh generasi sekarang. 



Seratus enam tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 20 Mei 1908, sekelompok kaum muda yang cerdas dan peduli terhadap nasib bangsa mendirikan organisasi Boedi Oetomo. Tokoh-tokoh yang mempolopori Kebangkitan Nasional, antara lain yaitu Sutomo, Ir. Soekarno, Dr. Tjipto Mangunkusumo, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (sejak 1922 menjadi Ki Hajar Dewantara), dr. Douwes Dekker, menjadi inspirasi bangkitnya kesadaran  tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa  untuk melawan penjajahan yang selama berabad-abad mencengkram negeri ini. 

Tanggal  20  Mei  setiap tahunnya kemudian  ditetapkan dan  diperingati  sebagai  Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Karena pada tanggal itulah terjadi titik balik perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan, dari semula perlawanan lokal bersenjata  berganti  menjadi  perlawanan  nasional-organisasional.  

Beberapa hari yang lalu saya sempat mewawancarai beberapa pemuda dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tentang tanggal 20 Mei ini. Beberapa generasi muda kita hampir melupakan bahwa pada tanggal 20 Mei adalah hari kebangkitan nasional. Tetapi ada beberapa generasi Muda dan remaja juga mengeahui tanggal tersebut tapi mereka tidak mengetahui sejarah lahirnya hari kebangkitan nasinaonal dan makna dibalik sejarah lahirnya Budi Oetomo

Hal ini membuat miris, generasi muda yang seharusnya menjadi penerus bangsa dan pewaris kemerdekaan melupakan hartiknas dan makna dibalik sejarahnya. Seharusnya kita sebagai generasi yang hidup dijaman kemerdekaan ini harus mampu memaknai Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai modal pemersatu bangsa untuk mewujudkan dan membangun masyarakat Indonesia disegala aspek.

Perjuangan panjang yang ditempuh oleh bangsa Indonesia tersebut, akhirnya kita capai dengan memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 sebagai bangsa yang Merdeka dari penjajahan. Bangsa Indonesia telah bersepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperoleh melalui perjuangan panjang tersebut harus tetap dipertahankan, dipelihara dan dijaga. 

Disamping itu juga Harkitnas yang kita peringati seyogianya merupakan refleksi nyata bagi bangsa dan pemimpin kita bahwa untuk mencapai kemerdekaan yang kita rasakan saat ini melalui perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan. Perilaku korup yang dipertontonkan oleh para pejabat hampir di semua lini pemerintahan dan lembaga-lembaga negara tentunya telah mengotori semangat kebangkitan nasional.

Sebagai generasi muda penerus bangsa Mari kita maknai Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap Tanggal 20 Mei ini sebagai tonggak perjuangan kita untuk membangun bangsa dan negara, dengan cara dan kemampuan kita pada bidang masing-masing. Mari kita kembali merefleksikan semangat Harkitnas dengan menjunjung tinggi perilaku yang berkarakter, bermoral, dan jujur.

Jangan sampai lupakan sejarah (JAS MERAH) Itulah ungkapan Bung Karno kala itu. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu mempertahankan dan tetap menjaga sejarahnya.
 (Efan)

0 komentar:

Posting Komentar