Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Sunday, 1 June 2014

Hujan Abu Vulkanik, Ganggu Aktifitas Warga


KM LENGGE WAWO,- Pasca memuntahkan abu vulkanik dan debu pasir Jum’at (30/5) gunung api sangiang yang berada di Kecamatan Wera kurang lebih 30 km jaraknya dari kecamatan Wawo, hari sabtu hingga hari minggu (1/06) menimbulkan mendung akibat ketutup debu vulaknik muntahan gunung sangiang. Pencemaran udara akibat hujan debu vulkanik yang berisi muatan partikel pasir ke beberapa wilayah seperti kecamatan Ambalawi, kota bima, kecamatan Sape dan Kecamatan Wawo bahkan sekiat Sumbawa dan NTT.



Hujan debu vulkanik ini terjadi akibat muntahan awan panas yang beisi pasir dan debu yang terpental hingga 80 km ke udara terbawa angin yang ke timur dan sebagian ke barat. Debu vulkanik berisi pasir yang terbawa ke timur menyebabkan kecamatan Sape tercemar debu hingga sebagian masyarakat enggan keluar rumah akibat cuaca tersebut.

Kondisi angin yang bertiup ke selatan juga menyebabkan kecamatan Wawo terkena dampak dari hujan debu vulkanik pasir ini. Terlihat atap rumah masyarakat, jalan raya dan sebagaian bangunan lainya terlihat putih akibat debu pasir putih yang sangat halus dan kecil ini.

Hujan debu vulkanik pasir menyebakan masyarakat di wilayah kecamatan wawo harus menggunakan masker untuk menghindari debu pasir. Kalau tidak menggunakan masker maka akan menghirup udara yang beterbangan bersama debu pasir gunung sangiang.

Camat Wawo, Syafruddin Daud, S. Sos menghimbau warganya untuk tetap tenang terkait erusi dan muntahan lahar serta debu vulkanik berisi pasir gunung sangiang. Karena pemerintah kabupaten Bima tetap memberikan informasi tentang status gunung sangiang.

Syarifuddin juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker kalau keluar dari rumah dan beraktifitas, karena kondisi sekarang cuaca berawan akibat ketutup debu pasir yang terbawa anginn akibat letusan gunung sangiang. “Masyarakat Wawo tetap tenang dan kalau beraktifitas harus menggunakan masker karena nanti kalau tidak menggunakan masker, akan mengakibatkan terganggu pernapasan atau ispa”, ujar camat Wawo ini.

Warga Desa Kambilo, Zain mengatakan, pasca erupsi dan memuntahkan lava dan debu pasir kini pasirdan debu itu terbawa angin hingga ke Kecamatan Wawo, kita perlu waspada dan harus menggunakan masker agar tidak sesak napas akibat debu pasir. “Debu pasir menggangu pernapasan dan perih kalau masuk ke mata, maka saya tetap menggunakan masker dan kacamata kalau keluar rumah,”ujar Zain.

Hal yang sama diungkapkan Midun warga desa Ntori, sekrang ini debu pasir berwarna putih dan kecil ini betebaran masuk rumah dan mengotori rumah warga bahkan lebih parahnya kalau kena mata perih. “Debu pasir gunung sangiang sekarang sudah sampai ke Wawo, jadi kita perlu hati-hati dan menggunakan maskerdan kacamata untuk melindungi mata kita,” ujar Midun. (Efan)

0 comments:

Post a Comment