Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Wednesday, 29 October 2014

Wirausaha, Melatih Pemuda Penggaguran

 
KM LENGGE WAWO,- Berwirausaha adalah pilihan yang dikesampingkan bagi sebagian remaja dan anak muda usai menyelesaikan study di bangku kuliah atau tamat dari bangku Sekolah menengah Atas. Mengabdi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan cita-cita yang selalu dikejar oleh para pelajar dan mahasiswa, karena mereka pikir pekerjaan inilah yang mampu mensejahterahkan kehidupan mereka kedepan. Hal ini juga diakibatkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan seperti di daerah lain.

Berbeda dengan sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Kampung Media Lengge, melihat makin sulitnya lapangan kerja dan kurang minatnya remaja dan anak muda mengembangkan usaha ekonomi kreatif di kecamatan Wawo, Komunitas ini tetap bertahan dan konsisiten mengembangkan dan terus berinofasi memajukan usaha jasa pembayaran listrik online, rental komputer, shoting video dan Foto, pembuatan vcd, dvd hingga cetak Foto.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2007 ini, sempat tertatih jatuh bangun akibat ditinggal oleh pemiliknya untuk melanjutkan studi di luar daerah selama 3 tahun, namun sepulang dari belajar di Jawa, Pada tahun 20010 usaha ini dibangun dan dikembangkan lagi oleh Muslim pemiliknya.

Muslim yang merupakan Tim Usaha dan IT Kampung Media Lengge adalah lulusan SMK 2 Kota Bima jurusan Elektonika, tahun 2006 muslim melanjutkan belajar di Kota Malang Jawa Timur selama 3 tahun mengambil jurusan D3 Informatika. Tahun 2010 Muslim kembali ke Bima dan melanjutkan usahanya ini.
Peluang usaha ini terus dikembangkan, awal tahun 2007 usahanya hanya Rental Komputer, Foto, Shotong Video dan Cetak Foto. Namun ketika kembali dari Malang dia mengembangkan usaha Pembayaran Online walaupun hanya menggunakan modem sebagai media berselancar di internet.  Melihat anak muda seusianya menggagur, dia mencoba untuk merangkul dan dilatih mengoperasikan komputer walaupun awalnya hanya dipakai untuk bermain game. 

“Saya mencoba mengajak mereka bermain game awalnya, tapi lama-kelamaan mereka tertarik untuk belajat mengetik menggunakan Office, mengedit foto sehingga mereka bisa, ini mungkin trik awalnya agar mereka tertarik dan lama-kelamaan bosan dengan game akhirnya mau mencoba yang lain”, ujar pria yang disapa Benk-benk ini.

Tidak berhenti disitu saja Muslim, anak bungsu dari 7 bersaudara pasangan Aji Beko mantan pensiunan PNS dan (Alm. Umi Sanuriah) yang tinggal di Dusun Ta’a Desa Maria Utara ini tidak berhenti disitu saja, dia bersama dengan teman-temannya berencana mengembangkan usaha Rental PS, namun terkendala modal akhirnya di pending dulu untuk rencana kedepan. Muslim tidak mau membebani saudara-saudaranya bahkan ada yang sudah PNS. Dia tetap berusaha untuk bertahan dan berinofasi mengembangkan usaha lain bersama teman-temannya.
”Susah masuk PNS sekarang mas...serba uang jaman sekaran, mau usaha yang lain juga saya gak punya keahlian yang lain, hanya bidang IT seperti ini yang bisa saya bisa sesuai dengan kompetensi saya. Maunya seh kalau ada modal saya mau bangun toko di khusus usaha ini, nanti saya tambahkan juga jual ATKdan Foto copy dan Warnet karena usaha seperti ini peluannya besar di Kecamatan Wawo dan masih 1 atau 2 orang asaja yang punya usaha seperti ini”, ujar Muslim.

Dengan 3 Unit PC, 1 laptop, 2 printer, 1 kamera poket, handycam, 2 buah modem, Muslim tetap semangat bekerja dan terus mengembangkan usahanya. Kadang rasa bosan dan malas terus menghampirinya. Berkat dorongan  dan dukungan semangat saudara-saudara beserta teman-temanya Muslim terus berkreasi berinofasi dan semangat serta ulet dengan usanya.

Muslim berencana akan membeli lagi 1 unit PC dan printer untuk mengembangkan usaha rentalnya, sambil menabung dari hasil yang didapatkan. Dalam 1 bulan bersama dengan 2 orang pegawainya ia mampu mengumpulkan uang sekitar 1 sampai 1, 5 juta. Namun usaha seperti ini juga kadang ada sepinya. Sehingga ia bisa membagi dengan parter kerjanya sekitar 3 sampai 4 ratus ribu perbulan. “Ya lumayan buat makan dan ditabung, karena saya masih nunut sama orang tua jadi uang itu saya tabung saja, sedangkan teman saya juga sama seperti saya”, katanya.

Beberapa hari yang lalu bersama dengan teman-temannya Muslim mendesain ,membuat dan menjual Stiker Kampung Media Lengge untuk sosialisasi keberadaan Kampung Media. Perlembar dengan ukuran 5x10 cm dijual 5000 rupiah. Dengan Modal tinta printer warna 50 Ribu, kertas stiker 1 rem yang isinya 50 lembar dengan harga 25 ribu rupiah, dan 1lembar bisa dibuat 20 stiker.

Disamping mengembangkan usaha bersama dengan teman-temannya Muslim bisa berusaha dan melatih remaja yang masih sekolah dan anak muda penggaguran untuk berwirausaha dan melatih kembangkan ekonomi kreatif lainya. “ Saya ingin memberi contoh ke teman-teman saya jangan malu untuk mengembangkan usaha yang penting halal sesuai dengan bidang dan kemampuan kita, jangan berharap jadi PNS tapi bercita-cita jadi pengusaha”,ungkapnya dengan semangat dan di amini oleh teman-temannya saat di wawancarai.

Pria kelahiran Bima 25 Tahun silam ini dulu bercita-cita ingin jadi PNS dibidang elektonika, tapi sekarang cita-citanya ingin jadi wirausaha yang berhasil dan jadi pengusaha muda yang sukses.
Kedepan dia berharap pemerintah lebih memperhatikan anak-anak muda untuk dilatih, diberi modal mengembangkan usaha Ekonomi Kreatif dan terus dibina sampai benar-benar mampu berdiri sendiri sehingga tercipta 1 wirausaha dan nantinya dia didik lagi wirausaha lainya. Insa Allah kalau pemerintah punya program seperti ini tidak akan menjadi beban negara akan tetapi memberikan kontribusi untuk daerah, bangsa dan negara. (Efan)

0 comments:

Post a Comment