Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Monday, 17 November 2014

Harga Bensin Eceran Masih Stabil


KM LENGGE WAWO,- Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) premium atau bensin yang dijual eceran oleh sejumlah pedagang eceran bensin dikecamatan Wawo masih tersedia dan tampak belum langka untuk di dapatkan. 

Pantauan Kampung Media Lengge di sejumlah pedagang eceran, yang menjajakan bensin menggunakan botol mineral atau botol kaca disepanjang ruas jalan lintas Bima Wawo masih tersedia seperti hari biasanya.
Yamin warga Desa Kambilo yang sudah lama menjual bensin eceran mengaku sejak ada informasi wacana kenaikan harga BBM disejumlah media masa maupun elektronik, herga bensin eceran yang dijual perbotol masih seperti harga semula. Harga perbotol yang ukuran ½ botol  mineral  sebesar 8 ribu rupiah. Sedangkan harga 1 botol kaca ukuran kecap masih berkisar 7 ribu rupiah.

“Memang harga bensin masih stabil dan stok di Stasiun Bahan Bakar Umum(SPBU) masih tersedia. Belum ada antrian yang panjang seperti dulu kalau ada informasi kenaikan harga BBM ditiap SPBU pasti antri, namun kali ini tampak masih normal dan harga BBM perliter di SPBU masih normal 6.500 ribu rupiah”,ujar Yamin.

Senada dengan Ibu Masud warga desa Raba mengatakan harga bensin saat ini masih normal, belum ada kenaikan harga. “Kalau bensin sebelum di umukan resmi oleh pemerintah kami tidak berani menaikan harganya, masih seperti harga biasa, 1 botol kecap kita jual dengan 7 ribu rupiah, tetapi sejumlah harga bahan dapur dipasar seperti naik”ujar Ibu Masud.

Warga Desa Maria, Abubakar yang menjual bensin eceran dan Sejumlah pedagang eceran di Wawo berharap pemerintah mengkaji ulang kenaikan harga BBM, sebab imbas kenaikan harga BBM ini akan berdampak ke harga-harga lainnya. Namun bila harga naik, kompenasi BBM bersubsidi ini harus berpihak kepada rakyat. (Efan)

0 comments:

Post a Comment