Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Thursday, 27 November 2014

Pemuda Maria Siapkan Panggung MTQ



KM LENGGE WAWO, -Puluhan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Desa Maria (HPDM) mengadakan kerja gotong royong,  Kamis (27/11)bersama dengan aparat desa Maria untuk mempersiapkan arena Musabaqah Tilawuatul Qur’an (MTQ) tingkat desa Maria yang rencannya akan dilaksanakan , Jum’at (28/11)malam.
Pantauan KM Lengge di lokasi MTQ dihalaman kantor desa Maria, terlihat puluhan pemuda dan aparat desa Maria bahu membahu menata panggung MTQ. Mereka terlihat kompak satu sama lain dari remaja, pemuda,orang tua saling bantu membantu dan memberi masukan saat kerja gotong royong tersebut.

Dilokasi MTQ terlihat kepala desa Maria Nurdin HM. Saleh beserta jajaran staf desa bekerjasama dengan elemen pemuda Desa Maria. Kepala Desa Maria saat ditemui mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin di masa kepemimpinannya. Masyarakat desa Maria adalah masyarakat yang religius. Dengan semangat MTQ ini diharapkan mampu membangkitkan minat anak-anak kitabaik remaja maupun dewasa serta orang tua termotifasi  untuk belajar dan memperdalam Al-Quran.

“Saya merasa bangga dengan pemuda desa Maria, mereka sampai detik ini masih kompak untuk bekerjasama membangun Desa Maria baik dari segi fidik maupun rohani. Dari rapat awal beberapa minggu yang lalu pemuda dan sebagian masyarakat kompak mengadakan kegiatan MTQ ini”, ujar Nurdin.

Ketua Panitia MTQ dan sekaligus ketua HPDM Muklis Azis memaparkan bahwa kegiatan MTQ ini adalah kerjasama dengan pemerintah Desa, pemuda adalah motor penggerak dalam segala pembanguna di desa, oleh sebab itu pemuda siap membantu segala kegiatan yang bernilai positifdi desa.

Tema MTQ tingkat desa Maria tahun 2014 ini adalah  “ Melalui MTQ tingkat desa Maria kita gali potensi minat dan bakat menuju generasi Qur’ani yang unggul, cerdas, dan berakhlakul karimah, generasi yang bisa baca Qur’an”.  

“Tema ini memang panjang, tapi tidak perlu saya terjemahkan lagi, dengan membacanya sudah terpampang jelas tujuan dan maksudnya. Generasi muda kita saat ini hanya mengandalkan dan mengedepankan status sebagai simbol. Tiap rumah mempunyai AL-Quran, tapi belum tentu semua bisa membaca Al-Quran, nah ini lah inti dari makna sederhana dari tema diatas, “ujar Muklis.

Lee panggilan akrab pemuda brewokan penyuka sepak bola ini menbagatakan, kegiatan MTQ ini swadaya dari masyarakat. “Kita bekerja dengan lillahi ta Allah ingin mengajarkan ke generasi dibawah kita untuk bekerja untuk kepentingan masyarakat tanpa pamrih,” pungkasnya. (Efan)

0 comments:

Post a Comment