Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Monday, 21 December 2015

Pramuka, Tanam Satu Pohon Sejuta Manfaat

 
KM LENGGE,- Komunitas Pramuka Peduli  kembali menggelar aksi sosial kemasyarakatan berupa kampanye menanam Satu Pohon Sejuta Manfaat, Satu Sampah Sejuta Bencana dengan melakukan  penanaman pohon dibeberapa  lahan kering. Upaya itu,  sebagai bentuk penghijaun kembali lahan kritis yang tersebar di sejumlah daerah jurang dan aliran sungai di sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Parado, Wawo, Woha, Monta, Donggo, dan Soromandi.
 
Koordinator Pramuka Peduli Arief Rachman mengatakan, saat ini Wilayah Kabupaten Bima, dijumpai lahan - lahan kritis, juga masih terlihat masyarakat senang membuang sampah sembarangan tempat,  terutama diselokan, diparit bahkan di aliran - aliran sungai. 

Menurut Arief, Aksi Penanaman sudah dikordinasikan dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Bima. "Pramuka Peduli sudah bersurat ke Dinas Kehutanan Kabupaten Bima, untuk membantu penyediaan bibit tanaman yang nantinya akan ditanam di lahan - lahan kritis diutamakan untuk tanaman yang berfungsi ganda, seperti buah-buahan. Dengan begitu masyarakat tak buru-buru untuk menebang," katanya usai melakukan kegiatan Jelajah bersama beberapa pembina pramuka di wilayah Kecamatan Parado beberapa pekan lalu.

 Arief mengajak pembina - pembina pramuka di masing - masing gugus depan untuk terlibat dalam aksi kampanye Satu Pohon Sejuta Manfaat, Satu Sampah Sejuta Bencana . "Keterlibatan pembina sebagai pengejahwantahan Dasa Darman kedua Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia," jelas Arief

Karena itulah, dalam  melakukan aksi arief mengharapkan para pembina mengajak adik - adik pramuka di gugus depan untuk terlibat aktif. "Dari kecil adik - adik pramuka harus ditanamkan nilai - nilai Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia. Nah, implikasinya mengajak mereka untuk terlibat dalam kegiatan Satu Pohon Sejuta Manfaat, Satu Sampah Sejuta Bencana," pinta Arief.

Disamping keterlibata pembina di sekolah dan gugus depan, arief juga mengharapkan sektor swasta lebih banyak mengambil peran dalam program Satu Pohon Sejuta Manfaat, Satu Sampah Sejuta Bencana. Program ini diharapkan dapat mengurangi dampak pemanasan global, mencegah banjir kekeringan dan longsor, dan meningkatkan upaya konservasi hutan dan kebersihan lingkungan. (Efan)

0 comments:

Post a Comment