Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Senin, 28 Februari 2022

Bupati Bima Minta OPD Mereplikasi Program INOVASI



Rapat Kelompok Kerja (POKJA) Program Inovasi Fase 2 Kabupaten Bima Tahun 2022 mengusung tema Memperkuat Kolaborasi pemangku kepentingan untuk mensukseskan Bima sebagai Kabupaten literasi berlangsung Selasa (1/3) di Aula Hotel Mutmainnah Kota Bima.

Rapat tersebut dihadiri secara tatapmuka (offline) oleh Wakil Bupati Drs H Dahlan M Noer,  didampingi Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima Zunaidin S.Sos MM,  Kepala Bappeda Suwandi ST, MT  dan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bima.

 

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE yang menyampaikan sambutan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dalam Rapat  Pokja yang dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima Drs. A.Salam Gani, Kadis Kominfostik Kamaludin, S.Sos, Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST MT M.Sc, Kabid terkait Dinas PMD, dan perangkat daerah lingkup Pemkab Bima mengungkapkan pentingnya penguatan terhadap karakter melalui peningkatan kapasitas SDM terdidik menjadi ikhtiar pemerintah daerah.  "Rapat Pokja Inovasi yang berlangsung mudah-mudahan dapat merumuskan program yang berkualitas sehingga pada saatnya nanti akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan daerah.

             

"Program inovasi yang sudah hadir dalam dua fase telah begitu banyak  memberikan kontribusi terutama sekali dalam sektor pendidikan. Itulah sebabnya diharapkan melalui program ini, dinas teknis mampu mengimplementasikan dan merefleksikan apa yang sudah dihasilkan oleh INOVASI untuk dapat terus diterapkan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Bima

 

Kita juga berharap Perangkat Daerah terkait mampu melakukan replikasi sejumlah keberhasilan program dan kegiatan yang telah dicapai pada fase semuanya melalui penganggaran dalam APBD pada anggaran berikutnya.

 

Untuk meningkatkan sinergi,  yang terutama sekali diharapkan adalah seluruh instansi bisa berkomitmen dan siap bekerja dalam kerangka program kerja INOVASI Fase 2 tingkat Kabupaten Bima 2022 ini". Tutup Bupati

 

Sementara itu,  Wabup H.Dahlan yang menyampaikan arahan dan membuka Rapat Pokja menekankan pentingnya evaluasi capaian program.

 

"Untuk mencapai kesimpulan yang tepat, diperlukan evaluasi yang dilaksanakan secara teliti dan tidak bisa dipisahkan dari metode antara lain monitoring dan evaluasi yang bisa dilaksanakan dengan dukungan data yang baik. Jika datanya salah, maka kesimpulannya akan salah. Oleh  karena itu tim evaluator harus benar-benar memperhatikan dan mampu menganalisa data dengan kritis dan objektif. Selanjutnya perlu upaya-upaya strategis dari fase I ke Fase II setelah melakukan analisa sejumlah kelemahan yang ada.

 

Agar program INOVASI dapat berjalan dengan baik, diperlukan kerjasama dan dukungan lintas sektor baik Kementerian Agama, Dikbudpora, DP3AP2KB, Dikes,  Kominfostik  dan sektor lainnya sehingga  diharapkan akan menghasilkan suatu peningkatan kualitas baca tulis dan literasi menjadi lebih baik". Tandas Wabup.

 

Pada Kesempatan tersebut,  Manager Program INOVASI NTB Sri Widuri dalam sambutannya secara virtual mengungkapkan,  kehadiran Bupati Bima dan Wakil Bupati dalam Rapat Pokja INOVASI  menggambarkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bima. Tim INOVASI merasa sangat berbahagia dan Insya Allah akan terus berupaya  mempercepat akselerasi literasi di Kabupaten Bima.

 

Dikatakan Sri Widuri, sepanjang kurun waktu 2022 -2023 fokus program INOVASI meliputi  kecakapan pondasi yang mencakup literasi dasar dan profil belajar Pancasila untuk semua siswa tanpa diskriminasi.

 

Aspek lainnya yang menjadi titik berat adalah pembahasan secara sukarela dan dengan dukungan APBD program yang berjalan dan kebijakan yang implementatif, berbasis monev dan dukungan data yang berkualitas. Disamping pada saat yang sama mendorong penguatan ownership dan kolaborasi pemerintah dengan pemangku kepentingan lain serta mendukung agenda besar reformasi pendidikan.

 

Setelah sesi pembukaan, Rapat Pokja dilanjutkan dengan pemaparan hasil evaluasi yang disampaikan oleh Kadis Dikbudpora dan Tim STKIP Taman Siswa Bima.

Jumat, 25 Februari 2022

Tahun Pertama Periode II, Capaian Dinda - Dahlan Cenderung Meningkat



Setahun setelah dilantik oleh Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah,  26 Februari 2021 lalu di gedung Graha Bhakti Praja kantor Gubernur NTB, Bupati Bima H. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer terus mewujudkan komitmen membangun Kabupaten Bima yang RAMAH secara berkelanjutan. 

 

Untuk mengukur capaian pemerintah daerah, seyogyanya mengacu pada target dituangkan dalam dokumen  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  sebagai penjabaran visi dan misi kepala daerah terpilih dengan melihat capaian tahun per tahun (year on year) sejumlah indikator yang telah ditetapkan secara nasional.

 

Pemerintah Dinda-Dahlan terikat janji politik yang sudah dituangkan dalam Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Bima tahun 2021 - 2026, sebuah dokumen yang memuat penjabaran visi, misi dan program kepala daerah untuk jangka waktu 5 tahun yang berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi NTB.

 

Ada sejumlah indikator capaian keberhasilan pembangunan daerah antara lain, Pertumbuhan ekonomi daerah, Indeks Pembangunan Manusia  (IPM), persentase penduduk miskin, harapan lama sekolah,  rata-rata lama sekolah, tingkat pengangguran terbuka,  usia harapan hidup, Pertumbuhan penduduk dan  kontribusi PDRB

 

Merilis data BPS Kabupaten Bima tahun 2021, laju perekonomian Kabupaten Bima mengalami peningkatan dari (minus) -3,53 tahun 2020 menjadi 1,79 pada tahun 2021. Demikian halnya tingkat pengangguran yang mengalami penurunan dari 2.89% pada tahun 2020  menjadi 1.58% pada tahun 2021.

 

Dalam dokumen RPJMD yang merilis data BPS di tahun yang sama, dari jumlah penduduk  493.198 jiwa pada tahun 2020, penduduk miskin berjumlah 71.320 jiwa atau 14.49 persen. Pada tahun 2021 angka kemiskinan naik menjadi 14,88 persen dan angka ini terjadi di seluruh kabupaten/kota Se-NTB, Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung di tahun 2021 secara umum berpengaruh di NTB umumnya dan Kabupaten Bima khususnya.

 

Terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten Bima mengalami peningkatan 66.69 poin pada tahun 2021 dari 66.30 poin pada tahun 2020 atau mengalami kenaikan 0,36 digit.

 

Harapan lama sekolah juga mengalami peningkatan dari 13,29 digit pada tahun 2020 menjadi 13,39 digit pada tahun 2021. Demikian halnya rata-rata lama sekolah dari 7,78 pada tahun 2020  menjadi 7,91 pada tahun 2021, Angka melek huruf (AMH) meningkat dari 88, 56 pada tahun 2020 menjadi 89, 46 tahun 2021 demikian halnya usia harapan hidup dari 6,33 pada tahun 2020 menjadi 6,50 tahun 2021.

 

Komitmen Dinda - Dahlan konsisten wujudkan visi yang dijabarkan dalam misi mewujudkan kemandirian ekonomi perdesaan dan kesejahteraan masyarakat dengan mengupayakan terpenuhinya infrastruktur dasar berkualitas  seperti jembatan sebagai penunjang pengembangan ekonomi. Upaya ini selaras dengan arah kebijakan meningkatkan konektivitas antar wilayah untuk mendorong pertumbuhan kawasan strategis Kabupaten.

 

Peresmian Jembatan Kamis (24/2) yang menggunakan konstruksi pra tegang  Oi Marai Tambora sepanjang 30 meter sebagai urat nadi yang menghubungkan sejumlah desa di lingkar utara kawasan tersebut  dan menyerap anggaran senilai Rp 10 lebih milyar oleh Bupati Bima H. Indah Dhamayanti Putri SE merupakan wujud penjabaran misi tersebut   

 

Demikian halnya penjabaran Visi ke lima yaitu membangun SDM yang maju, mandiri, berdaya saing dan inovatif yang ditujukan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan sasaran meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.  langkah ini dijabarkan dengan meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.

 

Peresmian gedung  Puskesmas  kecamatan  Bolo yang menyerap anggaran senilai Rp. 7,8 miliar  oleh Bupati Bima Rabu (23/2) mencerminkan komitmen kuat Dinda - Dahlan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas. Dari 21 Puskesmas  yang ada, saat ini sudah  14 Puskesmas yang dibangun dengan model yang sama seperti di Kecamatan Bolo dan sisanya diupayakan untuk dibangun sesuai skala prioritas prioritas sehingga diharapkan dalam dua hingga tiga tahun depan akses masyarakat  disekitar wilayah tersebut dalam pelayanan kesehatan dapat lebih baik.

 Sejumlah capaian tersebut menggambarkan adanya keberhasilan penerapan strategi pembangunan berkelanjutan dan penanggulangan kemiskinan pemerintah daerah.

Kamis, 24 Februari 2022

Bupati Bima dan PJU Polda NTB Tinjau Gerai Vaksin di Woha dan Monta



Untuk melihat dari dekat capaian vaksinasi di kecamatan Woha, Monta dan Belo, Jumat (25/2) Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE bersama Rombongan Pejabat Utama (PJU)  Polda NTB melakukan peninjauan  ke Gerai Vaksin di halaman Kantor Desa Talabiu, PT Pos Indonesia Tente Kecamatan Woha dan gerai vaksinasi Lapangan Desa Sakuru Monta.

 

Desa Talabiu adalah jantung ibukota Kabupaten Bima dan  semua masyarakat harus sehat. Karena harus dilakukan divaksinasi terutama dosis 2".. 

 

Masih terkait masalah vaksin ini Bupati mengatakan, anak-anak juga harus diberikan ijin untuk dilakukan vaksinasi oleh orang tua. Kita perlu meyakini bahwa tidak akan muncul efek pesca vaksinasi,  sama halnya yang dirasakan orang tua. Jelas Bupati.

 

Dari gerai vaksinasi Talabiu, Bupati dan rombongan Dir. Propam Kombes Pol Awan Hariono, S.IK, Dir.Krimsus, Kombes Pol .G.P.G Ekawana P, SIK, Kabid Dokkes Kombes dr.Komang Nurada Mahardana, Sp. THT-KL, Wadir Intelkam AKBP. Gunawan Tri Hatmoyo S. IK, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Muhammad Zia Ulhaq dan Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.IK kemudian bertolak ke gerai vaksinasi Kantor Pos Tente dan selanjutnya bertolak ke gerai vaksinasi Lapangan Desa Sakuru Monta.

 

Dalam peninjauan vaksinasi di Lapangan Desa Sakuru,  Bupati kembali mengharapkan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. "Aparat TNI-POLRI mulai dari Dandim, Kapolres, Danramil,  Kapolsek hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah bekerja keras mengajak masyarakat melakukan vaksinasi. Demikian halnya para tenaga kesehatan bekerja tanpa kenal lelah. Disamping itu, kegiatan ini terus dipantau Polda, sehingga kita harus mengejar target minimal 50 Persen Dosis 2 dan 80 persen dalam dua minggu ke depan". Imbuh Bupati.

 

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Bupati dan PJU Polda untuk membagikan hadiah undian doorprize berupa mesin cuci, dispenser, kipas angin, payung dan paket sembako bagi warga yang sudah divaksin.

Rabu, 23 Februari 2022

Jembatan Oi Marai Tambora Sepanjang 30 Meter Diresmikan



Jembatan Oi Marai sebagai urat nadi yang menghubungkan sejumlah desa di lingkar utara gunung Tambora sepanjang 30 meter yang menyerap anggaran senilai Rp 10 lebih milyar diresmikan penggunaannya oleh Bupati Bima H. Indah Dhamayanti Putri SE saat melakukan kunjungan kerja di kecamatan tersebut. Kamis (24/2).

 

Bupati yang hadir bersama para Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian Lingkup Setda, mengatakan jembatan yang berada daam wilayah administrasi Desa Oi Marai ini merupakan salah satu infrastruktur yang dibangun IDP-Dahlan untuk menunjang infrastrtuktur jalan yang ada dan ke depan akan mempermudah  akses dan mobilitas masyarakat Tambora, dengan pembangunan jembatan baru ini, seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat dalam bekerja akan lebih efektif dengan infrastruktur jalan yang baik, disamping akan mampu meningkatkan harga jual tanah di Tambora.  Ungkap Bupati.

 

Dihadapan Camat Tambora Fadillah S,S, Muspika dan kepala desa se- kecamatan Tambora, Bupati menjelaskan, selain infrastruktur jalan dan jembatan, beberapa fasilitas lain seperti jaringan perpipaan air bersih, listrik dan tower telekomunikasi  juga telah dipasang dengan nilai milyaran rupiah. Tahun ini juga akan dibangun  infrastruktur bangunan SD dan SMP yang nilainya milyaran rupiah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah di wilayah tersebut. Diakhir sambutannya Bupati Bima berharap semua elemen masyarakat  merawat dan menjaga fasilitas yang telah dibangun, juga menjaga kelestarian hutan sebagai warisan yang berharga untuk anak cucu di Tambora. Terang Bupati.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima Fatahullah, S.Pd , dalam laporannya menyampaikan, Anggaran jembatan bersumber dari dana Tugas Pembantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal, dan Transmigrasi RI dalam dua tahap. Bangunan bawah jembatan dikerjakan pada tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak Rp. 2,93 Milyar dilaksanakan oleh CV. Kukuh Harapan dan konsultan  CV. Bimantara Consultant. 

 

Kemudian pada tahun anggaran 2021 dilakukan pengerjaan fisik Jembatan dengan anggaran Rp. 6,83 Milyar, oleh PT. Surabaya Jaya Konstruksi dan  Konsultan Pengawas CV. Wira Perdana Konsultan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 219,8 juta. Pembangunan jembatan Oi Marai  penting untuk membuka isolasi wilayah Tambora dan kita patut bangga karena bangunan tersebut dibuat dari beton prategang yang menjadi satu satunya di kabupaten Bima". Paparnya.

 

Peresmian Jembatan Oi Marai ditandai dengan penanda tanganan prasasti dan pemecahan kendi di atas jembatan oleh Bupati Bima, yang didampingi oleh Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, dan Camat Tambora.

Bupati Bima Kembali Tinjau Vaksinasi di Sanggar danTambora



Kunjungan Kerja Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE bersama para pejabat teras lingkungan pemerintah kabupaten Bima Kamis (24/2) selain untuk meresnikan infastruktur jembatan, juga  melihat dari dekat percepatan laju vaksinasi di kedua kecamatan  terjauh tersebut. Sebelumnya peninjauan vaksinasi di kedua kecamatan itu dilakukan Bupati dan rombongan pada Desember lalu.

 

Dalam peninjauan vaksinasi yang berlangsung setelah penyerahan bantuan dana pembangunan masjid Desa Taloko Sanggar Senilai Rp 25 Juta, Bupati dan rombongan yang didampingi Camat dan Muspika Kecamatan Sanggar melihat dari dekat kegiatan yang dipusatkan di gerai vaksinasi RT 04  desa setempat.  Terdapat 150 dosis vaksin yang disediakan dan dalam kurun waktu dua hari sudah terdapat 500 masyarakat yang divaksin. "Terima kasih kepada masyarakat desa Taloko, mohon dukungan dan kebersamaan agar vaksin Dosis II  bisa mencapai lebih dari 50%." ajak Bupati.

 

Terkait capaian tersebut Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih  kepada jajaran TNI dan POLRI serta  Nakes yang telah menjalankan tugas dengan baik. Bupati Bima mengingatkan di era pandemi Covid-19 ini agar seluruh masyarakat menjaga kesehatan masing-masing dan keluarga, salah satunya dengan vaksinasi.

 

Peninjauan kegiatan vaksinasi juga berlangsung di gerai vaksinasi  Desa Kawinda To’i Tambora yang menyediakan 150 dosis. “Kepada seluruh pimpinan OPD yang telah dibagi wilayah pengawasan vaksinnya, agar terus berusaha semaksimal mungkin meningkatkan angka vaksin di kabupaten Bima sehingga mencapai angka yang ditargetkan.” Himbau Bupati IDP.

 

Untuk mencapai target 80% Kabupaten Bima selama 14 hari ke depan, Kecamatan Sanggar harus melakukan vaksinasi 104 Dosis 1 dan 433 Dosis 2, sementara untuk Kecamatan Tambora sebanyak 9 Dosis 1 dan 152 Dosis 2.

Senin, 21 Februari 2022

SurfAid Serahkan 120 Paket Bantuan Pasien Isolasi COVID-19



SurfAid Internasional,  sebuah  organisasi nirlaba yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di daerah terisolir dengan visi masyarakat sehat dan tangguh di daerah terpencil dan misi untuk meningkatkan kesehatan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, Selasa (22/2) menyerahkan 120 paket untuk pasien untuk pasien COVID-19 yang menjalani perawatan baik Isolasi mandiri (Isoman) maupun isolasi terpusat (isoter) di Kabupaten Bima.

 

Logistic Coordinator Program Nusatani SurfAid Yedi Aprisa mengungkapkan, sejumlah paket yang diserahkan langsung kepada Sekretarais Daerah kabupaten Bima Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si pada acara Apel Siaga vaksinasi di kantor Bupati Bima berupa 30 paket isoman laki-laki, 30 paket isoman perempuan, 30 paket isoter laki-laki dan 30 paket isoter perempuan.

 

"SurfAid berharap bantuan tersebut dapat mendukung upaya penanganan COVID-19 oleh Pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten Bima.  terang Yedi yang hadir bersama Project Coordinator SufrAID Bima Rifaid Hasnun, Monitoring & Evaluation Nusatani  Erbin Marthalena Nahak  dan Logistic Officer Bima Mustafa Hafni.

 

Terkait keberadaan lembaga tersebut di Kabupaten Bima, Yedi Aprisa menjelaskan, Surfaid Bima bekerja pada Program Nusatani yang berlangsung mulai Juli 2019 sampai Desember 2025 pada lima desa di Kecamatan Parado melalui pendampingan pada 800 petani dan 817 rumah tangga. "Program Nusatani  memfasilitasi dua Kabupaten yaitu Kecamatan laboya Barat Kabupaten Sumba Barat NTTdan Kecamatan Parado  Kabupaten Bima yang berfokus pada peningkatan status gizi balita dan keluarga serta peningkatan ketahanan pangan melalui praktek pertanian yang baik". Tandasnya.