Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Minggu, 13 Maret 2022

BPK Perwakilan NTB Terima LKPD Bupati Bima



Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (BPK NTB) menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Bima Tahun Anggaran (TA) 2021 (unaudited) yang diserahkan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE  Senin (14/03) di Ruang Auditorium BPK Perwakilan Provinsi NTB.

 

LKPD TA 2021 Kabupaten Bima tersebut terutama digunakan untuk membandingkan realisasi pendapatan, belanja, transfer dan pembiayaan dengan anggaran yang ditetapkan, menilai kondisi keuangan, menilai efektivitas dan efisiensi suatu entitas pelaporan serta membantu menentukan ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan. 

 

LKPD tersebut langsung diterima oleh Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi NTB Ade Iwan Ruswana, S.E., M.M., Ak., CA, CSFA. Ade Iwan dalam sambutannya mengatakan, "Audit atas laporan keuangan perintah daerah merupakan amanat konstitusi yang bersifat mandatory. artinya harus memberikan opini atas laporan keuangan pemerintah daerah dan memastikan apakah laporan tersebut telah disusun berdasarkan secara wajar dan sesuai dengan regulasi yang ada". Jelasnya.

 

Bupati Bima di sela penyerahan LKPD tersebut memaparkan, "Pemerintah Kabupaten Bima selaku entitas pelaporan mempunyai kewajiban untuk melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan serta hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan secara sistematis dan terstruktur pada suatu periode pelaporan.


 

Langkah ini lanjut Bupati antara lain untuk memenuhi  beberapa asas antara lain asas akuntabilitas, mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada entitas pelaporan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara periodik.

 

"Demikian halnya asas manajemen, membantu para pengguna untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sehingga memudahkan fungsi perencanaan, pengelolaan dan pengendalian atas seluruh aset, kewajiban dan ekuitas dana pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Asas lainnya adalah transparansi, memberikan informasi keuangan yang terbuka dan jujur kepada masyarakat berdasarkan pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya yang dipercayakan kepadanya dan ketaatannya pada peraturan perundang-undangan".  Terang Bupati.

 

Pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan merupakan amanat Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. 

Kamis, 10 Maret 2022

Bupati Bima Lepas Tim Persebi U-17 Bertanding Soeratin Cup



Setelah beberapa waktu lalu berhasil menjuarai Turnamen Soeratin Cup U-17 Zona NTB,  37 orang Tim Persebi U-17  yang terdiri dari 25 pemain dan 12 orang tim pelatih akan kembali bertanding pada Soeratin Cup tingkat Nasional  di Surabaya pada tanggal 15-18 Maret 2022, mewakili Provinsi NTB secara resmi dilepas oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Jum’at (11/3) di Pendopo Bupati Bima.

 

Bupati Bima yang didampingi  Ketua DPRD Kabupaten Bima yang juga Ketua Persebi Muhammad Putera Ferryandi, S.IP, Kadis Dikbudpora Zunaidin S.Sos, MM dan Ketua ASKAB Kabupaten Bima Khaeruddin, mengatakan persiapan seluruh pemain harus dipastikan sudah matang, karena bukan hanya mewakili kabupaten Bima, tetapi mewakili Nusa Tenggara Barat.

“Oleh karena itu dari sekarang persiapkan diri, menjaga sikap, jaga fisik, memastikan semua bermain sebagai tim. Tidak ada yang paling hebat, tetapi permainan bola adalah permainan seni dan teknik yang tentunya semua harus memiliki kekompakan, menerapkan apa yang menjadi arahan dari pelatih.” Ujar Bupati Bima.


 

Kepada squad yang akan bertanding di Grup D bersama Jambi dan Bali dan melakoni pertandingan pertama Bali (17/3) dan Jambi (19/3) di Jala Krida Mandala, Surabaya ini Bupati Indah juga berharap mempersembahkan prestasi. “ Saya yakin tim Persebi U-17 ini akan membawa kebanggaan NTB, lebih-lebih masyarakat Kabupaten Bima.

 

Do’a seluruh masyarakat NTB, khususnya kabupaten Bima akan mengiringi keberangkatan seluruh pemain dan tim pelatih. Insya Allah seluruh pemain berangkat sebagai pejuang, pulang sebagai pemenang. Selain seluruh pemain yang berlaga, Tim pelatih dan yang mendampingi juga harus menjaga kondisi karena tujuan utama kita adalah bertanding dan raih kemenangan. Semoga semuanya berangkat dengan selamat dan kembali juga dengan selamat, serta bisa mengalahkan semua lawan-lawannya.” Tutup Bupati Bima

 

Usai memberikan arahan, Bupati IDP memberikan bantuan pribadi dana pembinaan tim senilai Rp 40 juta kepada Tim Persebi U-17 yang dilanjutkan dengans sesi foto bersama dengan Pemaindan ofisial tim.

Diklat Social Media Marketing Angkatan V Untuk IKM Bima



Balai Diklat Industri Denpasar bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima mengadakan Diklat Social Media Marketing Angkatan V yang berlangsung selama lima hari  mulai tanggal 7 Maret sampai dengan 11 Maret 2022 di Hotel La Ila   kota Bima

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima Amrin Munawar SE dalam sambutannya pada penutupan Diklat tersebut Jumat (11/03) menjelaskan, Pendidikan dan latihan (Diklat) Social Media Marketing yang dilaksanakan di Kabupaten Bima mengikut sertakan  24 peserta para pelaku IKM.

 

Dikatakan Amrin, sedianya Diklat  tahun 2021, tapi karena adanya refocusing anggaran maka ditunda pelaksanaannya Tahun Anggaran 2022.  "Alhamdullillah kita patut bersyukur karena dari  10 kabupaten/kota di NTB,  baru Kabupaten Bima yang mendapatkan kepercayaan dari BDI Denpasar untuk melaksanakan   kegiatan ini di Tahun 2022.

 

"Seiring  perkembangan digital marketing yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, pengguna sosial media di Indonesia juga turut mengalami peningkatan dan hal ini  menunjukan kesadaran masyarakat terhadap digital marketing dalam kehidupan mereka karena adanya kemudahan komunikasi dua arah dan sistem yang real time". Terang Amrin.


 

Menutup sambutannya, Amrin menyampaikan  ucapan terima kasih kepada Balai Diklat Industri Denpasar atas fasilitasi dan kerjasama  membantu pelaku IKM di Kabupaten Bima dan berharap agar Diklat  lainnya dapat diadakan lagi dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bima.

 

Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar, Zya Labiba mengatakan Diklat Social Media marketing yang dilaksanakan di Kabupaten Bima menggunakan pola 3 in 1 yaitu pelatihan, sertifikat dan Penempatan Kerja. Kepala BDI Denpasar  ini berharap pasca pelatihan, peserta mampu menguasai keahlian sebagai social media marketing, mampu memahami seberapa jauh digital marketing menjawab kebutuhan pasar, dan bagaimana menyusun strategi yang tepat sehingga meningkatkan penjualan produk, dan membangun digital branding dengan biaya yang lebih efesien.

 

Instruktur pada diklat adalah dosen dari  Institut Desain Bisnis Denpasar. Selama diklat, para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengoperasikan perangkat lunak (software) desain, menciptakan karya desain, menggunakan aplikasi media sosial, membuat perencanaan periklanan, mengelola hubungan dengan klien, merancang strategi dan pembelian media, serta menyusun rencana aktifitas penjualan.

Dukung Program Bima RAMAH, DPD Pengajian Al- Hidayah Gelar Peringatan Isra' Mi'Raj

 


Ikhtiar mendukung visi religius dalam menciptakan Kabupaten Bima RAMAH  tidak hanya oleh jajaran pemerintah daerah tetapi juga oleh elemen masyarakat lain. Jumat (11/3) Dewan Pimpinan Daerah Pengajian Al - Hidayah Kabupaten Bima  menggelar  Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2022 M di Masjid Al - Amin Desa Tonggondoa Kecamatan Palibelo.

 

Acara diawali  dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Hj. Siti Rahmawati, S.PdI yang dilanjutkan dengan pengantar Camat Palibelo Drs. Darwis yang mengawalinya dengan ucapan terima kasih atas pelaksanaan peringatan Is'ra Mi'raj DPD Pengajian Al-Hidayah. "Seyogyanya acara ini pada tanggal 28 Februari 2022 lalu namun karena masih dalam penanganan   Covid dan vaksinasi maka acara ini kami undur, dan Alhamdulillah bisa terlaksana hari ini". terangnya.

 

Lebih lanjut Camat Palibelo memaparkan, peringatan hari-hari bear Islam selaras dengan implementasi visi Bima RAMAH  dan Alhamdulillah saat ini masing-masing desa Se - Kecamatan Palibelo sudah lama terbentuk majelis taklimnya". Jelas Camat.

Pada  kesempatan tersebut, Ketua DPD Pengajian Al - Hidayah Kabupaten Bima Hj. Sri Ida Indrawati H.M. Ja'far dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat dan elemen masyarakat  yang sudah memfasilitasi kegiatan  Isra' Mi'raj  di Desa Tonggondoa.

 

Hj.Sri Ida yang mengawali sambutannya dengan menyerahkan  10 buah Al-Qur'an da 30 buku Iqro menjelaskan Pengajian Al Hidayah  didirikan dengan motto "Dari Perempuan untuk Perempuan Dan Untuk Semua, dan seluruh Indonesia" dan memiliki visi terbentuknya perempuan Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT, Berahlakul Karimah, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera dalam membangun Keluarga, Masyarakat, Bangsa guna mewujudkan ajaran Islam yang Rahmatan Lil Al-Amin". Terangnya.

 

Melalui misi meningkatkan nilai keagamaan bagi perempuan Indonesia sesuai dengan Syariat  lanjut Hj. Sri Ida dirinya selalu mengingatkan anak cucu dan keluarga dengan sholat bisa menjaga diri dari pengaruh buruk kehidupan, juga menjaga rumah dan lingkungan untuk selalu bersih dan sehat, karena itu adalah sebagian dari Iman". Tandasnya.

 

Sementara itu, Al Ustadz H. Arifin H. Abubakar yang menyampaikan Hikmah Isra' Mi'raj  menekankan pentingnya memuliakan masjid. dirinya menukilkan perjalanan Nabi Muhammad SAW melewati setiap langit bertemu dengan para Nabi sampai 7 langit menuju Sidratul Muntaha untuk menerima wahyu.

 

"Perjuangan Rasulullah menjalankan Isra'Mi'raj tidak mudah, karena menghadapi banyak tantangan termasuk pamannya sendiri. Karena itu mari kita menjaga hati, menjaga sholat dan memperbanyak shalawat  tanda orang" yang mencintai Rasul". Jelasnya.

 

Acara diakhiri dengan memberikan pertanyaan, sekaligus memberikan hadiah kepada 5 orang anak yg sudah menyimak hikmah ceramah.

Rabu, 09 Maret 2022

Silaturahmi dan Pembinaan Dinda - Dahlan Kepada Karyawan RSUD Sondosia



Silaturahmi dan Pembinaan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil bupati Drs. H.Dahlan M. Noer kepada 70 karyawan yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Penunjang Utama (TPU) dan tenaga honorer Rumah Sakit Umum Daerah Sondosia Kecamata  Bolo berlangsung Kamis (10/03) di RS setempat

 

Acara diawali pembinaan oleh Kepala BKD dan Diklat Drs. Agus Salim M.Si yang didampingi Sekretaris BKD Laily Ramadhani S.STP MM, Camat Bolo Dra.Hj. Arabiah  dan  Kepala Bidang Yankes Dikes Supratman S.Sos dan Direktur RSUD Sondosia dr. Yulyan Averoes . Bupati dan Wabup memanfaatkan pertemuan silaturahmi tersebut untuk menyampaikan arahan berkaitan dengan pelayanan RSUD tersebut.

 

"Bupati dan Wakil Bupati hadir untuk melihat secara langsung  kondisi RSUD Sondosia yang mudah-mudahan di akhir masa jabatan  Dinda-Dahlan dapat menjadi pusat pelayanan medis yang representatif sebagai rujukan bagi Puskesmas yang ada di sekitarnya.  Kita berharap sarana dan prasarana RS Sondosia dikembangkan tidak hanya melalui anggaran APBD tetapi juga melalui dana yang dialokasikan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

 


"Berkaitan dengan kondisi pelayanan, Bupati selalu memantau dinamika yang terjadi, namun berharap para karyawan tetap bekerja secara maksimal dan memang tantangan utama bagi pelayanan rumah sakit adalah memastikan kapan RSUD bisa dilakukan visite/kunjungan oleh dokter spesialis.  Untuk mengelola Rumah Sakit membutuhkan komitmen, pengorbanan dan kebersamaan  menghadapi permasalahan bersama-sama, demikian halnya  jika ada prestasi itu merupakan kebanggaan bersama jajaran pegawai rumah sakit".    Ungkap Bupati.

 

Alhamdulillah sudah ada banyak kemajuan RSUD Sondosia dan sesuai pembahasan dengan kepala BKD, RS Sondosia akan menjadi prioritas diperhatikan. Akan ada  visite empat orang dokter spesialis yang akan dimulai pada bulan April mendatang. Sehingga RS Sondosia benar-benar bisa menjadi memberikan pelayanan terbaik  dan menjadi rumah sakit rujukan serta kebanggaan bagi semua". Tandas Bupati.

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati H.Dahlan M. Noer juga memberikan arahan. Pada tahun pertama Periode II  Dinda - Dahlan ingin melakukan percepatan pelayanan sektor kesehatan. Hal ini sejalan dengan aspirasi masyarakat agar pelayanan  di RSUD Sondosia harus ditingkatkan. Oleh karena itu perlu ada upaya perbaikan pelayanan medis bagi masyarakat.

 

"Jika memberikan pelayanan, maka yang pertama: harus mulai dari hati, kedua: memperbaiki sarana dan prasarana yang ada dan berkomitmen untuk melakukan perombakan menyuruh agar lebih representatif. Sehingga bisa mengakomodasi kehadiran dokter spesialis dan  pada saat yang sama masyarakat tidak langsung meminta pelayanan medis di RSUD Bima. Profesi sebagai tenaga kesehatan harus dilaksanakan sepenuh hati dan ini menjadi prasyarat agar masyarakat berbondong-bondong meminta pelayanan medis kepada RS". Ungkap Wabup.

Bupati Bima : Anggota BPD Perempuan Harus Mampu Berkontribusi



Dihadapan 70 orang dari 215  anggota BPD perempuan se kabupaten Bima,  Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri SE memaparkan, hari ini muncul beragam dinamika yang terjadi di masing-masing desa, masih dijumpai adanya  perbedaan pendapat dan pandangan antara anggota BPD dengan Kepala Desa.

 

"Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dipilih sebagai keterwakilan di masing-masing desa bahkan ada dibeberapa desa  yang lebih dari satu orang. Mereka dipilih bukan hanya sekedar disukai tetapi bagaimana diharapkan selama menjabat sebagai wakil masyarakat desa  mampu memberikan kontribusi besar di desa. Terutama sekali mengawal bersama selama pelaksanaan Dana Desa  mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasan dan pertanggungjawaban”. Ungkap Bupati perempuan pertama di NTB ini , Kamis (10/03) saat membuka Pelatihan Penguatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kabupaten Bima di Ruang Rapat Utama kantor Bupati Bima.

 

Sebagai sebuah wujud demokrasi,  ini merupakan sesuatu yang lumrah karena eksekutif dan legislatif memiliki kepentingan masing-masing. Tetapi keduanya  memiliki tujuan  bersama. Yang terpenting adalah bagaimana tujuan yang sama itu bisa searah dan sejalan untuk kemaslahatan   masyarakat, membangun baik itu dari sisi infrastruktur maupun peningkatan sumber daya manusia.” Terangnya.

 

Bupati juga memberikan motivasi kepada para anggota BPD perempuan tersebut untuk terus mengasah kemampuan diri. "Kemauan kita untuk belajar harus terus diasah, karena setiap orang hadir tidak langsung menjadi bisa tapi melewati proses.  Keistimewaan seorang perempuan adalah dia bisa menyesuaikan diri dengan sekitarnya dan mau mendengarkan aspirasi orang lain dan dipastikan bisa bekerja sama dengan orang lain. Untuk itu perlu ada  peran aktif anggota BPD perempuandalam menjembatani, fasilitasi    dan mengkomunikasikan setiap permasalahan yang muncul   lebih mandiri dan maju”. Terang Bupati.


 

Dalam kegiatan  yang turut dihadiri kepala DP3AP2KB Drs. Syahrul, Kabid Perencanan Sosbud Bappeda Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc, Kabid Pemdes Safriatna dan  Kabid Pemberdayaan Perempuan Dra. Hj. Siti Romlah tersebut, Bupati mengatakan, harus ada evaluasi menyeluruh oleh anggota BPD tentang kemajuan kegiatan pembangunan di desa.

 

Anggota BPD memiliki tugas tanggung jawab dan ruang lingkup kerja yang luas dan perlu memastikan dengan adanya keterwakilan perempuan dalam parlemen di desa  mampu memberikan warna tersendiri bagi proses pembangunan  dan kemajuan desa.

 

Sebelumnya, Kepala DP3AP2KB Drs. Syahrul menyampaikan bahwa seluruh daerah membentuk  wadah Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dalam upaya menurunkan angka kekerasan perempuan dan anak. Anggota BPD Perempuan diharapkan dapat  mendorong langkah tersebut sebagai salah satu wujud kepedulian untuk menyelamatkan anak-anak dan perempuan dari tindak kekerasan.

            

Oleh karena itu lanjut Syahrul, nantinya secara bertahap peserta pelatihan adalah 215 anggota BPD Perempuan se-Kabupaten Bima dan pada tahap I ini ikuti 70 orang". Tandasnya.

Senin, 07 Maret 2022

Bupati IDP: Perempuan Berkipah, Bukan Untuk Bersaing Dengan Laki-laki



Peringatan Hari Perempuan Internasional (International Woman Day) tanggal 8 Maret sebagai sebuah momentum peringatan untuk perjuangan wanita dalam memperjuangkan keseteraan dan hak-hak perempuan tahun  ini diisi dengan beragam kegiatan salah satunya adalah Webinar Nasional yang  digagas oleh program INOVASI NTB, Pemerintah Provinsi NTB dan Universitas Hamzanwadi (UNHAM) menampilkan keynote speaker Wakil Gubernur NTB Dr.Ir.Hj Sitti Rohmi Djalilah M.Pd dengan tiga orang pembicara.

 

Sebanyak 800 peserta yang terdiri dari berbagai daerah di NTB terdiri dari mahasiswa, pendidik, dan umum mengikuti secara virtual pemaparan tiga orang narasumber yaitu Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dengan materi “Kontribusi Kepemimpinan Perempuan Pada Ranah Publik, Ketua II Pimpinan Pusat NWDI Hj, Baiq Rohmayani, M.Pd dengan judul materi “Kontribusi Kepemimpinan Muslimat NWDI Dalam Pemberdayaan Perempuan” dan Manager of Management, Evaluation, Research & Learning (MERL)  INOVASI Rasita Purba Ph.D dengan materi “Hasil Kajian Kepemimpinan Perempuan di Sekolah”  yang dipandu Moderator Dr. Marzoan

 

Wakil Gubernur NTB  Dr. Ir. Hj Sitti Rohmi Djalilah M.Pd  sebagai Keynote Speaker menjelaskan bahwa perempuan tidak perlu bersaing dengan laki-laki karena setiap perempuan diberikan keistimewaan masing-masing. Hj. Rohmi juga memaparkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam berkontribusi  lebih besar dalam membangun negara. Juga pada saaat yang sama harus menjadi pionir dalam pembangunan bangsa pada berbagai sektor.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang menjadi Narasumber I memaparkan peran perempuan dalam ranah publik mengungkapkan, "pejabat perempuan di Kabupaten Bima mampu menempati posisi strategis bukan hanya karena dia perempuan tetapi karena memiliki kemampuan bekerjasama dalam tim.  Untuk berkiprah secara nyata, tidak cukup dengan gelar yang tinggi, tetapi diperlukan kompetensi agar mampu berkinerja dengan baik dan kehadiran perempuan dalam ranah publik bukan untuk bersaing dengan laki-laki".  Tegas Bupati

 

Bupati perempuan pertama di NTB ini menjelaskan, dibawah kepemimpinannya  visi membangun kabupaten Bima yang  Religius, Aman, Makmur, Amanah dan Handal (RAMAH) secara berkelanjutan  telah dijabarkan dalam misi  Membangun sumber daya manusia (SDM) yang maju, mandiri, berdaya saing dan inovatif dengan pengarusutamaan gender yang menitik beratkan pada pemberdayaan perempuan dan pengarus utamaan gender.

 

"Program daerah di bidang pelayanan publik, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak memfokuskan pada Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Aspek lainnya terang Bupati IDP yaitu  Peningkatan kapasitas BPD perempuan melalui Sekolah Anggaran Desa (SEKAR Desa) dan  Pemberdayaan perempuan melalui Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perubahan (La-RIMPU)".

 

Progam lainnya yang dijabarkan adalah "Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Perencanaan pembangunan inklusif melalui Musrenbang khusus kelompok perempuan, anak, berkebutuhan khusus dan Lansia, Memberikan Kesempatan Kepada Perempuan untuk menduduki jabatan struktural dan Jabatan Fungsional Strategis serta memberikan dukungan kepada organisasi perempuan baik PKK, GOW, IPEMI dan organisasi lainnya". Jelas Bupati.

 

Diakhir paparan, Bupati mengucapkan selamat hari perempuan internasional kepada seluruh perempuan indonesia, "Mari Bergandengan Tangan Untuk Indonesia Lebih Maju". Tutupnya.

Minggu, 06 Maret 2022

Hadiri RAKOR DRPPA, Bupati Bima Bacakan Komitmen Bersama



Kunjungan Kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si ke NTB Senin (7/3) selain melakukan Rapat Koordinasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA)  di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB juga menghadiri Launching kabupaten/kota Ramah Perempuan dan Layak Anak Se-NTB dan Penanda tanganan Komitmen Bersama Provinsi dan Kabupaten/Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak (KRPLA) antara Pemerintah Provinsi NTB dengan para Bupati dan Walikota.

 

Dalam Rakor yang dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE dan beberapa pimpinan daerah seluruh NTB tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE didaulat untuk membacakan komitmen bersama di hadapan seluruh pemangku kepentingan di NTB untuk mewujudkan Provinsi dan Kabupaten Ramah Perempuan dan Layak Anak (KRPLA).

 

Menteri PPPA I.G.A.Bintang Darmawati dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya semua level pemerintahan berkomitmen mewujudkan daerah ramah perempuan dan anak. "Upaya ini tentu saja dimulai dari level paling bawah. Tidak akan ada provinsi ramah perempuan dan layak anak tanpa kabupaten/kota ramah perempuan layak anak. Demikian pula tidak akan ada kabupaten/kota ramah perempuan dan layak anak tanpa desa/kelurahan ramah perempuan layak anak". Tandasnya.

 

Sementara itu, Bupati Bima memaparkan, Pemerintah kabupaten Bima menindak lanjuti komitmen bersama tersebutdengan  menerbitkan Surat Keputusan (SK) nomor 03/III/2022 Tentang Penetapan 16 Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di kabupaten Bima.

 

"16 desa tersebut akan menjadi 1 desa model dan 15 desa rintisan integrasi  program   dan   kegiatan   untuk mendukung   pelaksanaan   pencapaian   indikator dan mendorong partisipasi masyarakat untuk mendukung pelaksanaan DRPPA. Langkah ini juga penting dalam melakukan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi atas pelaksanaan model, melakukan pembinaan dan pengawasan kepada pemerintahan desa/kelurahan untuk memastikan implementasi DRPPA". Jelas Bupati 



 "Hal terpenting adalah sinergitas program dan kegiatan yang mencakup fasilitasi pengorganisasian perempuan dan anak, pelibatan  perempuan   dan   anak  dalam  proses pembangunan di desa/kelurahan. Upaya ini mensyaratkan penyediaan  data yang  memuat  data  pilah tentang perempuan dan anak.

 

Aspek lainnya adalah fasilitasi   pendampingan   penyusunan    Perdes, advokasi dan memastikan adanya pembiayaan dari keuangan  desa  dan  pendayagunaan  aset  desa untuk mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di desa/kelurahan.

 

Ada banyak tantangan yang harus diselesaikan antara lain peningkatan   pemberdayaan   perempuan   dalam kewirausahaan berprespektif gender, penyediaan sistem pengasuhan berbasis hak anak, pencegahan  kekerasan terhadap perempuan dan anak, penghapusan pekerja anak dan pencegahan perkawinan usia anak  di tingkat desa/kelurahan. Juga layanan     komprehensif   di tingkat kabupaten dan  provinsi bagi perempuan dan anak korban kekerasan". Jelas Bupati

 

Pada Rakor tersebut Bupati Bima didampingi Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bima Drs. Syahrul, Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda  Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc   dan Kabid Sosbud DPMD Iman N.Sulaiman S.Sos 

Pimpin Rakor Virtual, Bupati IDP Minta Camat Pantau Tahapan PILKADES



Usai mengikuti Rapat Koordinasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB Senin (7/3) 2021 Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE memimpin Rapat Koordinasi secara Tatapmaya (virtual) dengan  18 Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima  menggunakan aplikasi zoom meeting

 

Dua agenda penting yang dibahas oleh Bupati dan para Camat pada kesempatan tersebut adalah mendengarkan pemaparan progres tahapan pemilihan kepala desa yang sedang berlangsung di sejumlah kecamatan dan menerima laporan cakupan vaksinasi.

 

Pada Rakor tersebut, Bupati Bima secara khusus menginstruksikan para Camat terus memantau perkembangan yang muncul dalam tahapan Pilkades. Hari ini adalah batas pendaftaran para  bakal calon. Oleh karena itu Camat diminta melakukan pengecekan persiapan Pilkades di tingkat desa untuk memastikan kesiapan desa tersebut mengikuti pesta demokrasi.

 

Dalam Rakor yang dipandu oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan tersebut Bupati memaparkan,

"Kepada para camat  yang desanya melaksanakan Pilkades pada tahun ini agar setiap dinamika yang muncul di lapangan dengan tingkat kerawanan tinggi dicermati dengan baik untuk diantisipasi sehingga tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas". Terang Bupati.

 

Selain mengharapkan kewaspadaan, para camat dan jajaran harus memastikan partisipasi masyarakat pada Pilkades karena keberhasilan Pilkades juga ditentukan oleh tingginya tingkat partisipasi masyarakat pada setiap tahapan termasuk saat pencoblosan". Harapnya.

 

Hal lainnya yang muncul dalam Rakor tersebut, Bupati  mengingatkan para camat untuk mewaspadai perubahan cuaca. "Saya minta kepada para camat untuk tetap meningkatkan kesiap siagaan menghadapi perubahan musim karena seperti yang kita lihat, intensitas curah hujan masih tinggi dan kita belum melewati puncak musim hujan. Oleh karena itu agar mewaspadai timbulnya bencana di masing-masing kecamatan". Kata Bupati.

 

Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja keras para Camat, Muspika, para kepala desa dan tenaga vaksinator dalam mengejar capaian target vaksinasi yang telah ditetapkan untuk masing-masing kecamatan. Namun demikian saya berharap capaian vaksinasi khususnya dosis II dan Dosis lanjutan terus dimaksimalkan.

Kabupaten Bima Catat Cakupan Vaksinasi 73,74 Persen Dosis II



Kerja keras dan kekompakan tiga pilar yaitu Pemerintah daerah, aparat TNI dan POLRI di kabupaten Bima yang secara massif bergerak bersama tenaga vaksinator baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa berhasil meningkatkan secara signifikan capaian vaksinasi Dosis I, Dosis II dan Dosis lanjutan.

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Bima M.Chandra Kusuma AP selaku Sekretaris Tim Gugus Tugas COVID-19 menyampaikan laporan terkini cakupan vaksinasi di seluruh Kecamatan lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. "Mengacu pada data manual capaian vaksinasi Kabupaten Bima per 7 Maret 2022 dari target 386 854  target, sudah dicapai dosis I sebanyak 341.836 target atau 88,36 persen sedangkan Dosis II sudah mencapai 285.270  target atau 73,74 persen dan dosis III sebanyak 10.058 target atau 2,60 persen". Terangnya.

 

"Ditilik berdasarkan capaian berbasis fasilitas kesehatan (Puskesmas) Kecamatan Soromandi mencapai 94,97 persen disusul Kecamatan Donggo 94, 43 persen, Kecamatan Lambitu 89,94 persen, Puskesmas Langgudu Timur 88,53 persen dan Kecamatan Bolo 85,77 persen.  Di sisi lain, posisi lima besar kecamatan yang belum memenuhi target 70 persen yaitu  PKM Pai-Wera 50,24 persen, Kecamatan Wera 50,18 persen, Kecamatan Sanggar 51,44 persen, Lambu  54,78 persen dan Langgudu 46,78 persen.

 

Untuk meningkatkan secara signifikan cakupan vaksinasi pada kecamatan yang masih di bawah target tersebut Dinas Kesehatan, BPBD beserta perangkat daerah pembina akan melakukan berbagai upaya. Di kecamatan Wera misalnya sebagai salah satu kecamatan dengan cakupan vaksinasi dosis II  yang yang belum mencapai angka   80 persen,  Rabu 9 Maret 2022, OPD Pembina Kecamatan Wera dalam hal ini Dinas Kesehatan dan  Dinas Pertanian akan dilakukan Gebyar vaksinasi yang dipusatkan di Lapangan desa Tawali.

 

 Pada Gebyar vaksinasi di kecamatan  Wera telah disediakan  doorprize berupa 3  unit sepeda, kipas angin, setrika, drink set dan peralatan dapur.   2. 000 paket sembako  juga akan dibagikan kepada ada warga yang mengikuti vaksinasi dosis 2 dan dosis 3 dan berhak membeli paket minyak goreng kemasan 2 liter seharga 28 ribu rupiah dari   Operasi Pasar Dinas Perindag kabupaten Bima  yang mengikuti vaksinasi tersebut.

 

Beragam langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan secara signifikan cakupan vaksinasi di kecamatan Wera. Upaya yang sama juga akan dilakukan di kecamatan lain yang cakupan vaksinasinya masih di bawah target.

Jumat, 04 Maret 2022

Launching Pengiriman Perdana Jagung Bima ke Surabaya



Launching pengiriman perdana jagung asal Bima ke Surabaya oleh PT. Charoen  Pokphand Indonesia (CPI) TBK Bima  Sabtu (5/03) yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi pada truk pengangkut dihadiri oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Ir. Bambang Pamudji M.Si berlangsung di lokasi perusahaan PT CPI Bima Desa Monggo Kecamatan Madapangga.

 

Bupati Bima  dalam sambutannya mengatakan,  ada  banyak dukungan berkaitan dengan keberadaan PT CPI sebagai salah satu  menopang komoditas jagung yang ditanam oleh para petani di sekitar wilayah Madapangga, Bolo, Donggo, Soromandi hingga Sanggar bahkan juga menyokong panen jagung di wilayah kecamatan lainnya. Terkait komoditi jagung ini, "stabilitas harga sangat diharapkan oleh para petani, sehingga hasil panen akan memberikan dampak yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat". Terang Bupati.

 

Sesditjen Bambang Pamuji mengawali sambutannya menyampaikan rasa bangga dengan kiprah petani di Kabupaten Bima. Menurutnya, mengacu pada data potensi jagung di Kabupaten Bima, yang dipalukan panen seluas 5.000  hektar dari  52 ribu hektar lahan yang ada. Ini sesuatu yang  signifikan namun yang menjadi persoalan kata Bambang, tidak semua hasil panen yang mencakup volume dan luas lahan dilaporkan kepada BPS dan Kementerian Pertanian dan ini yang perlu didorong agar semua tercatat supaya kinerja sektor pertanian di Kabupaten Bima dan NTB tercatat di BPS.

 

"Kehadiran PT. CPI diharapkan dapat menjaga stabilitas harga jagung, sekaligus memberikan kesejahteraan kepada petani jagung. Melalui kehadiran penampung (obstacer) dan melengkapinya dengan kesepakatan antara pihak perusahaan dengan petani untuk bisa menjamin secara berkelanjutan  produk dan memastikan  kestabilan harganya.

 

Disamping itu, kata Bambang, perlu dilakukan  evaluasi harga jagung secara berkala, baik bulanan, triwulan maupun tahunan dengan prinsip PT. CPI harus memberikan kepastian sebagai penampung hasil panen dengan harga yang disepakati.   Terima kasih atas dukungan Bupati dalam upaya meningkatkan kinerja Kementerian Pertanian dan mudah-mudahan keberadaan PT. CPI akan memberikan berkah bagi petani di Kabupaten Bima". Pungkas Bambang.

 

Sebelumnya, Direktur PT CPI Bima Syamsul H. dalam laporannya mengatakan, sebanyak 45 ton jagung dilakukan pengiriman perdana  dari 2.600 ton jagung yang ada. Dari jumlah tersebut kata Syamsul sebanyak 300 ton dilakukan pengiriman melalui jalur darat dan 2.300 ton melalui pengiriman tol laut. Secara teknis, perusahaan yang dipimpinnya memiliki kapasitas produksi  jagung 1.000 ton per hari, pengiriman jagung curah 1.000 ton per hari dengan kapasitas mesin pengering berkapasitas 900 ton per hari   dan penyimpanan  4 X5.000 ton silo.

 

"Pembangunan pabrik pengolahan jagung di desa Monggo tersebut ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan produksi jagung petani Bima dan Dompu yang sangat berkualitas sebagai jagung premium  dan sangat bagus untuk pakan ternak".

 

Pada kesempatan tersebut hadir pula Wakil ketua DPRD Kabupaten Bima Hj Nurhayati MM dan Azhar S.Sos (Anggota DPRD Dapil II), Kadis Pertanian Provinsi NTB Muh. Riadi SP, Mec.Dev,  Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bima Ir.Hj. Nurma M.Si, Kadis Ketahanan Pangan Ir. H. Natsir, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir. Rendra Farid dan Kadis Peternakan dan Keswan Ir. Syaifudin.

Bupati Bima dan Kementan Panen Raya Varietas Padi IP-400



Setelah sebelumnya Launching pengiriman perdana jagung asal Bima ke Surabaya oleh PT. Charoen  Pokphand Indonesia (CPI) TBK Bima  Sabtu (5/03), Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Ir. Bambang Pamudji M.Si beserta pejabat teras pemerintah kabupaten Bima melakukan Panen Raya padi kegiatan optimalisasi peningkatan  IP-400 Musim Tanam I di Kelompok Tani Bolo Utama  Desa Bolo Madapangga dan pencanangan gerakan tanam Padi Impari  32 varietas IP-400  di So Bolo Utama desa Bolo dengan  sistem jajar legowo.

 

Bupati Bima  dalam sambutannya sesaat setelah panen padi mengungkapkan, kecamatan Bolo dan Madapangga memiliki lahan pertanian produktif yang memberikan kontribusi sebagai lumbung pangan daerah. Namun  di sisi lain, dengan makin bertambahnya jumlah penduduk maka diperlukan perlu penataan lahan untuk keberlanjutan program lumbung hijau dengan tetap mempertahankan keberadaan lahan pertanian secara lestari.

 

Terkait penanaman padi varietas unggulan, "kendala terbesar bagi petani di Kabupaten Bima untuk bisa memproduksi komoditi pertanian sepanjang tahun adalah persoalan irigasi. Oleh karena itu dukungan pemerintah pusat akan sangat membantu upaya peningkatan produktivitas lahan pertanian yang ada.  Khusus di kawasan Kelompok Tani Bola Utama Desa Bolo dan sekitarnya kami menginisiasi kawasan ini untuk dapat mengimplementasikan program padi IP-400 yang pada dasarnya ditanami 3 kali setahun. Saat ini pendekatan pertanian terpadu melalui pemanfaatan bahan organik dari kotoran sapi yang ada di kandang-kandang masyarakat di depan masyarakat diharapkan dapat menanam dan dengan sepanjang tahun, bukan hanya pada musim hujan tetapi juga memasuki musim kemarau". Terang Bupati.

 

Bupati yang hadir bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Hj Nurhayati MM dan Azhar S.Sos (Anggota DPRD Dapil II), Kadis Pertanian Provinsi NTB Muh. Riadi SP, Mec.Dev,  Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bima Ir.Hj. Nurma M.Si, Kadis  dan sejumlah Kepala Perangkat daerah terkait memaparkan, "masyarakat diharapkan  memperhatikan kebijakan yang ada sehingga komoditas padi diharapkan tetap menjadi warisan sebagai komoditas utama.

 

Pada kesempatan tersebut,  Sesditjen Bambang Pamuji yang memaparkan arahan Menteri Pertanian mengungkapkan bahwa Kecamatan Madapangga merupakan salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Bima selain Kecamatan Monta, Madapangga, Lambu dan Sape. Program IP-400 merupakan inovasi dalam berusaha tani untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sehingga bisa dilakukan penanaman dan panen 4 kali dalam setahun dan hal ini mengharuskan petani untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru.

 

"Kebiasaan tersebut antara lain persemaian dilakukan 15 hari sebelum panen di luar areal dengan sistem culik, semai darat, dan menggunakan dapog/tray dan menggunakan percepatan pengolahan lahan 1 hingga 7 hari setelah panen. Menggunakan varietas umur yang lekas berbuah (genjah) dan melakukan mobilisasi alat produksi dan mesin pertanian untuk percepatan olah lahan, tanam dan panen.

 

Penting juga bagi para petani melakukan mitigasi hama dan penyakit serta pengendalian hama terpadu dan jika serangan hama meluas dan penyakit dapat dilakukan rotasi tanaman untuk memutus mata rantai hama dan penyakit. Program IP-400 akan berjalan dengan baik jika dilakukan sinergi kegiatan dan anggaran dengan semua pemangku kepentingan yang dikoordinasikan oleh pimpinan daerah setempat". Jelas Bambang.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma M.Si dalam laporannya mengatakan,  dalam upaya  mendorong implementasi  IP 400, kunci utamanya adalah ketersediaan air, sehingga diperlukan dukungan infrastruktur irigasi teknis. Oleh karena itu, pembangunan embung-embung berskala besar sebagai penampung air sangat dibutuhkan  disamping DAM parit, irigasi perpipaan dan sumur bor dangkal perlu diupayakan agar dapat berdampak signifikan dalam mengingkatkan produksi pangan. Sehingga dapat menjadi penyangga yang kuat bagi penyediaan pangan pokok secara nasional maupun tujuan ekspor. Kata Hj. Nurma.

 

Aspek lainnya kata Hj. Nurma kebutuhan alat mesin pertanian pra panen dan pasca panen sebagai ujung tombak dalam menyukseskan program IP-400 penting untuk memaksimalkan potensi lahan dengan 4 kali tanam dan panen. Oleh karena itu, ketersediaan handtraktor dan combine harvester sangat penting bagi petani dalam implementasi IP-400 yang didorong untuk tetap menjaga stabilitas produksi beras mengingat banyak lahan beralih ke pertanian jagung  karena harga jual komoditi ini yang bagus".  Kata Kadis Pertanian.

Kapolda NTB: "Capaian Vaksinasi Kabupaten Bima Membanggakan"



 "Luar biasa, capaian vaksinasi di Kabupaten Bima selama dua minggu sejak dilaksanakan Apel Siaga Vaksinasi dua minggu lalu cukup membanggakan. Hal ini dapat dicapai karena antusias masyarakat dan rasa peduli yang membuat  capaian vaksin di seluruh kecamatan meningkat secara signifikan". Kata Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto saat memberikan sambutan pada acara Gebyar Percepatan Vaksinasi Tingkat Kabupaten Bima Sabtu (5/3) saat menggelar konferensi pers yang didampingi oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, PJU Polda NTB, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq S.Sos dan Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, yang bertempat di Lobby Kantor Bupati Bima.

 

Kapolda NTB yang hadir dengan Dir Polairud, Kabid Propam, Kabid Humas dan Kabid Dokkes Polda NTB  dalam konferensi pers tersebut mengatakan percepatan vaksinasi adalah salah satu dari amanah yang diberikan Presiden Republik Indonesia saat pemberian arahan tentang menghadapi situasi pandemi yang terjadi. "Kegiatan vaksinasi di Kabupaten Bima sangat luar biasa, jika dibandingkan situasi dua minggu lalu, hari ini kita melakukan kerjasama dengan angka yang berubah cukup baik. Dua minggu lalu dosis pertama mencapai angka 75,3%, sekarang sudah mencapai 87,23%. Sedangkan untuk dosis kedua dua minggu lalu hanya mencapai angka 30,06%, dan sekarang sudah mencapai 70,70%, pencapaian yang sangat luar biasa.” Ujar Kapolda NTB.

 

Saat ditanyakan ada isu bahwa vaksinasi ada unsur pemaksaan, Kapolda menjawab “Dalam beberapa minggu terakhir kita (Polda NTB) sudah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah kabupaten Bima, Kapolres Bima, Dandim 1608/Bima, Dinas Kesehatan Provinsi untuk mengidentifikasi masalah terkait percepatan vaksinasi,  dan berkat kerja sama yang baik juga dari camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibnas dalam sosialisasi pentingnya vaksinasi vaksinasi.”

 

Irjen Pol Djoko Poerwanto berharap, “akselarasi dalam dua minggu ini menjadi motivasi kita bersama untuk menjaga akselarasi itu menjadi angka yang stabil dalam pencapaian harian. Hadirnya PJU Polda NTB beberapa waktu lalu, karena memang TNI/Polri hadir ditengah masyarakat untuk mengetahui apa yang terjadi dan memberikan solusi terkait langkah-langkah  yang dilakukan dalam rangka perecepatan vaksinasi.” Tutup Kapolda.

 

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dalam konferensi pers, yang juga menanggapi pertanyaan media terkait isu pemaksaan dalam vaksinasi. dirinya menyampaikan  ucapan terima kasih atas dukungan Kapolda beserta seluruh jajaran, dan juga TNI  yang telah berperan  dengan pola pendekatan, mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah, sehingga percepatan vaksinasi di kabupaten Bima dalam dua minggu ini meningkat secara siginifikan.

 

Tidak hanya Kabupaten Bima yang mendapatkan perhatian langsung dari Presiden, melalui Zoom yang dilaksanakan setiap minggu untuk mengevaluasi sejauh mana peran serta daerah bersama TNI/Polri dalam meningkatkan capaian vaksinasi. “Alhamdulillah dengan sudah tercapainya angka 70% pada hari ini, insya Allah kabupaten Bima tidak lagi menjadi perhatian tetepi perlu tetap melakukan peningkatan untuk capaian vaksinasi.” Tutup Bupati Bima.

Gebyar Vaksinasi Kabupaten Bima, Dua Peserta Raih Hadiah Sepeda Motor




Gebyar percepatannya vaksinasi yang digelar oleh Kepolisian Daerah (POLDA) Nusa Tenggara Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bima dan Kodim 1608/Bima Sabtu 5 Maret 2022 yang langsung dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto berlangsung meriah di lapangan upacara Kantor Bupati Bima.

 

Untuk meningkatkan keikut sertaan elemen warga dan pelajar mengikuti event Gebyar Vaksinasi tersebut, Kapolda secara khusus menyiapkan dua sepeda motor sebagai hadiah utama doorprize yang langsung diundi oleh Kapolda.

 

Kedua orang peserta vaksinasi dosis II dan Dosis lanjutan yang beruntung mendapatkan hadiah tersebut yaitu Syahru Ramadhan, seorang pelajar warga RT. 09/RW 04 desa Tonggorisa Kecamatan Palibelo.

 

Pemenang lainnya hadiah utama doorprize sepeda motor yaitu Qalbiatun Mutmainnah seorang mahasiswi STIE Bima, warga RT 07/RW 04 Desa Baralau Kecamatan Monta dan keduanya sama-sama sudah melakukan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Dosis 3)

 

Selain 2 unit sepeda motor, hadiah lainnya berupa 6 unit  sepeda sejumlah hadiah lainnya diundi oleh Bupati Bima, Kapolres Bima, Dandim 1608/Bima, Ketua DPRD KAB. BIMA, Danyon C Pelopor Brimobda NTB, dan Anggota DPR RI H. Syafrudin ST.

 

Kapolda NTB  mengungkapkan,  antusias dan kepedulian masyarakat Kabupaten Bima cukup cukup tinggi menjadikan capaian vaksinasi meningkat secara signifikan dan kita optimis kekebalan kelompok akan tercipta setelah dosis II dan Dosis III  mencapai 80 persen lebih.

 

Hal yang luar biasa dari keberhasilan ini adalah kekompakan, dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, Aparat TNI-POLRI  dan masyarakat sehingga kita meyakini angka 80 persen dapat dilampaui  dalam bulan Maret ini. Namun demikian yang paling penting adalah rasa nyaman setelah kekebalan kelompok terbentuk karena masyarakat dapat kembali bersosialisasi dan  kehidupan sehari-hari akan normal". Tandas Irjen Pol Djoko Poerwanto.

 

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas dukungan penuh Polda NTB.  Terima kasih masyarakat Bima kepada Bapak Kapolda NTB  yang sudah menugaskan para Pejabat Utama (PJU)  untuk "berkantor" di Kabupaten Bima. Hal ini menandakan begitu besar kecintaan TNI dan Polri kepada masyarakat daerah ini". Ungkap Bupati.

 

Keberhasilan mencapai 70 lebih cakupan vaksinasi tidak lepas dari perjuangan para Babinsa, Bhabinkamtibmas dan vaksinator yang tersebar di seluruh kecamatan yang didukung oleh para Camat dan Muspika serta kepala desa di bawah koordinasi OPD yang sudah dibagi di 18 Kecamatan". Jelas Bupati.

 

Gebyar Vaksinasi yang berlangsung Sabtu (5/3) tersebut  menghadirkan camat dan Muspika beserta masing-masing 10 calon peserta vaksinasi dan para pelajar SMP dan SMA dari Kecamatan Palibelo, Belo, Woha, Monta, Bolo dan Madapangga dimulai jam 11.00 Wita hingga 16.00 WITA.