Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Jumat, 29 Mei 2020

Pemkab Bima Kembali Pertahankan Predikat WTP



Pemerintah Kabupaten Bima berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2019. Penyerahan LHP tersebut dilakukan secara bersamaan dengan Kabupaten Dompu dan kabupaten Lombok Tengah.
          
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat Hery Purwanto, S.E., M.M., Ak., CSFA, CA pada Acara serah terima secara virtual laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 Jumat (29/5) di ruang Rapat Bupati Bima.

  
Acara dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE,  Wakil Bupati Drs.H.Dahlan M. Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, Sekda Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si, Inspektur Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman, SH, M.Si dan  Kepala BPPKAD Adel Linggi Ardi, SE.
              
Bupati Bima dalam sambutannya setelah prosesi penyerahan LHP tersebut mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi atas kerja keras Kepala BPK dan tim pemeriksa yang telah melakukan pemeriksaan selama 30 hari tahap I yang kemudian dilanjutkan lagi 30 hari pada tahap II meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.

               
"Atas semua catatan dan temuan pemeriksaan, nantinya akan ditindaklanjuti oleh jajaran terkait. Ke depan Pemerintah Kabupaten Bima akan terus berusaha meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan sehingga kesalahan akan dapat dikurangi dan tidak terulang kembali". Ungkap Bupati dalam sambutannya.
       
Sebelumnya, Kepala BPK Perwakilan NTB Heri Purwanto dalam sambutannya mengharapkan agar hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi perbaikan manajemen keuangan masing-masing pemerintah daerah.  (KIM WAWO)

Kamis, 28 Mei 2020

Menteri Pertanian Paparkan Insentif Bagi Petani dan Nelayan



Pada rangkaian Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M. Si., MH untuk melakukan Panen Raya Bawang Merah di Desa Risa Kecamatan Woha Kamis (28/5), juga melakukan Rapat Terbatas (Ratas) Virtual dengan Presiden Joko Widodo dan Para Menteri Kabinet Indonesia Kerja.
          
Mentan Syahrul yang mengikuti Ratas dari Ruang Kerja Bupati Bima sebelum melakukan kunjungan ke lokasi panen bawang merah memaparkan sejumlah insentif bagi petani dan nelayan dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pokok.
               
"Kementerian Pertanian menggalakkan Gerakan percepatan tanam padi 5,6 juta hektar kawasan pada 33 provinsi dalam rentang waktu bulan Juli hingga Desember 2020 yang diharapkan mampu menghasilkan 12,5-15 juta ton beras". Jelas Mentan kepada Presiden.

                
Disamping itu jelas Syahrul dalam upaya menjamin ketersediaan pangan, pemerintah juga mengembangkan pemanfaatan rawa seluas 400.019 ha di Kalimantan dan Sumatera.
            
Sementara itu, juga dilakukan diversifikasi pangan lokal. "Diversifikasi pangan agar  masyarakat  mengkonsumsi bahan pangan lainnya sebagai pengganti makanan pokok, pemanfaatan pangan lokal secara masif serta pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga'.
           
Kementerian Pertanian menggenjot cadangan beras pemerintah dan lumbung pangan masyarakat (LPM). "Cadangan Beras Pemerintah Provinsi (CBPP) berada di 29 provinsi  dan Cadangan Beras Pemerintah Kabupaten/Kota (CBPK) berada di 239 Kabupaten/Kota, sertaTerdapat 300 Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) yang tersebar di 28 provinsi -120 Kab/Kota.

                
"Kementerian Pertanian juga memberikan stimulus kepada petani miskin agar petani miskin bisa bertahan dan tetap semangat, menjaga ketahanan pangan nasional dan menjaga keberlanjutan pertanian". Terang mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini. (KIM WAWO)

Gubernur bersama Forkopimda Sinergi Maksimalkan Penanganan Covid-19 di NTB


KM LENGGE.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah menggelar rapat terbatas membahas kebijakan yang akan diambil terkait kelanjutan penanganan Virus Corona atau Covid-19 di NTB. 

Pencairan BLT-DD Tahap I Lancar, Kades Desa Maria Apresiasi Warganya


KM LENGGE.- Pemerintah Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima-NTB, menyelesaikan pencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama, di aula kantor desa setempat, hari Kamis (28/5/20) kemarin.

Curah Hujan Kembali Tinggi & Tidak Menentu, Petani Jagung Resah


KM LENGGE,- Curah hujan yang kembali tinggi beberapa hari terakhir menyulitkan sebagian petani jagung di Kecamatan Wawo dan masyarakat di wilayah Dodu Kota Bima, Petani kerepotan saat memanen & menjemur jagung mereka. 

Mentan SYL : Panen Bawang Merah di Bima, Produksi Melimpah


KM LENGGE,- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan panen raya bawang merah di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) guna memastikan produksi atau ketersediaan dalam negeri cukup sehingga kebutuhan dalam negeri bisa dipenuhi sendiri.

Sabtu, 23 Mei 2020

Selasa, 19 Mei 2020

Dislutkan Gelar Sosialisasi PUGAR



Sosialisasi Daerah (Sosda) Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) Kabupaten Bima berlangsung Kamis (14/5) di aula Kantor Bupati Bima yang yang mengundang 30 peserta dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
             
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir.Hj. Nurma M.Si yang didampingi Ir. H. Ali Mahdi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pemaparan secara virtual dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan  (KKP) memaparkan tata kelola garam di Kabupaten Bima.

                 
"Pemerintah Kabupaten Bima telah melakukan upaya terobosan dengan memasukkan 0,5 Kg garam kedalam bantuan paket sembako melalui program PMS Bima Ramah bagi masyarakat terdampak virus corona (Covid 19) yang pengolahan dan packingnya dilakukan oleh IKM garam". Jelasnya.
        
Terkait tata kelola garam rakyat, komponen biaya transportasi pemasaran masih menjadi kendala dalam persaingan pemasaran garam". Untuk itu, Hj. Nurma mengharapkan adanya solusi berapa kuota bagi pembelian garam oleh offtaker yang menyerap produk. Terang Hj. Nurma.

                      
Sebelumnya, Dr. Miftahul Huda, M.Si, Direktur Jasa Kelautan, Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pemaparannya mengungkapkan  pada tahun anggaran 2020 Lokasi PUGaR mencakup 23 Kabupaten  pada 4 Provinsi sentra garam rakyat, termasuk Kabupaten Bima.
             
Dari sisi anggaran, Pandemi COVID -19 telah berdampak pada pemangkasan yang cukup signifikan hingga tersisa alokasi Rp. 100 miliar lebih untuk daerah.

                  
"Pagu anggaran PUGAR mengalami penurunan sebagai bentuk ikut serta dan berkontribusi dalam penanganan pandemi virus corona (Covid 19). Kabupaten Bima mendapatkan alokasi kegiatan untuk kegiatan integrasi dan diharapkan kedepannya dapat di usulkan pada tahun berikutnya". Terang Miftahul Huda.
       
Sosialisasi juga diisi tanya jawab antara petani garam yang diwakili Arif (Desa Talabiu) dan Ardiansyah (Desa Sanolo) dengan Direktur Jasa Kelautan, Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL). (KIM WAWO)

Tujuh Inovasi ASN Kabupaten Bima Berlaga di Tingkat Nasional



Tahun ini, sebanyak tujuh Proposal Inovasi  yang merupakan buah karya ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima berhasil lolos pada Kompetisi inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Nasional Tahun 2020.
             
Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.IP, M.Si  Rabu (13/5) mengatakan, sebelumnya Kabupaten Bima mengajukan  11  proposal inovasi yang diajukan secara daring  melalui Sistem Inovasi Pelayanan Publik (sinovik.menpan.go.id) dan wajib disertai dokumen pendukung yang relevan ke KemenPAN RB.
           
Selanjutnya Kementerian PAN RB RI  nomor b/111/pp.00.05/2020 menyampaikan pengumuman hasil seleksi administrasi kompetisi inovasi pelayanan publik di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD tahun 2020.
           
"Tujuh proposal inovasi yang dinyatakan berhak mengikuti KIPP yaitu Inovasi Dana Insentif Desa (DINDA) Kabupaten Bima, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Khusus (Perempuan, Anak, Lansia, Warga Kebutuhan Khusus), Integrasi Gerakan dan Sistem Informasi Pasar Tradisional (SIGESIT) dan GEBRAK BIMANTIKA (Gerakan Bersama Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi dan Anemia).
            
Sejumlah proposal lainnya yang dipastikan berlaga di tingkat nasional yaitu Kios Untuk Produk Kelompok Usaha Perempuan Bima (KUPU KUPU BIMA), Menembak Simiskin Dalam Satu Bidikan Melalui MADABIMA dan Gerakan Ecobrick untuk Sehatkan Gigi, Tingkatkan Gizi Anak dan Eliminasi Sampah (Go Segitiga Emas).
           
Dijelaskan Syamsul, Proposal inovasi yang lolos Seleksi Administrasi selanjutnya masuk ke tahap penilaian proposal yang akan dilakukan oleh Tim evaluasi KIPP 2020 KemenPAN RB RI.
                  
Dirinya berharap ketujuh proposal yang lolos dapat mengikuti jejak inovasi sentuh perempuan dengan SIMAWAR yang berhasil menembus 45 tingkat nasional pada kompetisi yang sama tahun 2019.
             
Selain Kabupaten Bima, Kota Bima ada berhasil meloloskan 5 proposal dan Kota Mataram 1 proposal yang lolos seleksi dan Tahun ini  sebanyak 2.245 proposal dinyatakan lolos, terdiri dari 2.121 Kelompok Umum, 33 Kelompok Replika dan 91 Kelompok Khusus. (KIM WAWO)

Selasa, 12 Mei 2020

Pemkab Bima Dapat Bantuan APD


KM LENGGE.- Pemerintah Kabupaten Bima menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari dr Yasmin Dermawan, Sp.OG,  sebagai bentuk dedikasinya untuk tenaga kesehatan dan masyarakat Kabupaten Bima dalam menanggulangi Covid -19. 

7 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, dan Dipulangkan


KM LENGGE,- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, didampingi Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima, melepas 7 pasien Kabuapten Bima positif Covid - 19 yang dinyatakan sembuh di RSUD Bima, Senin (11/05/2020).

Jumat, 08 Mei 2020

Penanganan, Satgas Covid 19 Desa Maria Sasar Beberapa Titik


KM LENGGE,- Pagi tadi (08/05/20) Satgas Covid Desa Maria Kecamatan Wawo kembali melakukan kegiatan lanjutan penanganan penyebaran Covid 19.

Logistik JPS Bima Ramah Kecamatan Wawo Mulai Disalurkan


KM LENGGE,- Penyaluran Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Bima Ramah mulai disalurkan, setelah diterima langsung sesuai jumlah yg ditentukan yaitu masing2 100 kk per desa oleh Camat Wawo Syafruddin, S,Sos kemarin (07/05), bahan Sembako paketan langsung di distribusikan ke 9 Desa se kecamatan Wawo. 

BPD Maria Utara Musdes khusus Terkait Dana Bantuan Covid 19


KM LENGGE,- Senin kemarin (04/05/20) BPD Desa maria Utara melaksanakan musdesus terkait bantuan covid 19 dan bantuan sosial lainnya. Musyawarah terbatas ini menghadirkan pendamping sosial , kepala dusun, ketua rw, ketua Rt serta perangkat desa Maria Utara. 

Kamis, 07 Mei 2020

TP PKK Kabupaten Bima Jabarkan Program Perangi COVID



Sebagai wujud peran serta dalam menghadapi wabah Corona, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima menggelar beberapa kegiatan. Hal tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlqn S.Pd saat Rapat Koordinasi Virtual (Video Conference) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, M.Sc dengan para Ketua TP PKK kabupaten/Kota Se-NTB.
             
Rakor yang mengambil Tema "Gerakan PKK lawan Corona yang berlangsung Rabu (6/5) di Ruang Rapat Bupati Bima tersebut mendengarkan laporan masing-masing Ketua TP PKK dan memaparkan langkah-langkah yang diambil dalam penanganan wabah.

             
Hj. Rostiati  yang didampingi Sekretaris dan para Ketua Pokja melaporkan kondisi Covid di Kabupaten Bima. Terkait peran tim penggerak PKK Kabupaten Bima rostiati memaparkan sejumlah langkah yang telah diambil.
           
"Jajaran TP PKK. Kabupaten Bima menyediakan masker bekerjasama dengan Pemkab Bima dan Dekranasda dengan melibatkan Industri Kecil Mikro (IKM) yang ada di Kabupaten Bima. Upaya ini dilakukan agar meskipun dalam suasana wabah Covid, diharapkan secara ekonomi bisa membantu ekonomi masyarakat". Jelasnya.
                
Kegiatan lainnya, bekerja sama dengan Dinas terkait membagikan masker dan sembako, pengiriman logistik berupa makanan dan minuman untuk Tim Gugus Tugas COVID dan Puskesmas terdampak wabah, Sosialisasi dan edukasi dampak Covid dan beragam kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing Pokja.
            
Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini M.Sc dalam arahannya menekankan pentingnya peran TP PKK dalam penanganan pandemi ini

              
"Saat ini sudah terjadi transmisi lokal COVID-19 di tengah masyarakat dan yang menjadi catatan adalah dari 275 orang yang terjangkit tersebut ada 24 orang anak-anak. Jumlah ini tergolong besar hal ini memerlukan perhatian khusus TP. PKK karena anak-anak merupakan bagian dari keluarga". Jelas Niken.
               
Dikatakannya, penanganan COVID oleh TP. PKK Provinsi NTB telah ditindak lanjuti dengan menggelar sejumlah kegiatan melalui Pokja yang ada dalam kepengurusan.
          
TP.PKK Provinsi NTB memantau perkembangan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang ada untuk diberdayakan dalam pembuatan masker.
              
Kegiatan lainnya adalah kampanye edukasi masyarakat melalui media sosial secara dini memberikan informasi dan edukasi mengenai Covid. Terang Ny. Niken. (KIM WAWO)