Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Jumat, 17 Desember 2021

Bupati Serahkan Bantuan Masjid di Ambalawi


Bupati Bima  Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE penyerahan bantuan senilai Rp. 30 juta untuk pembangunan Masjid At Taqwa dan Masjid Uswatun Hasanah Desa Nipa  di Jalan lintas Bima-Wera di Dusun Nanga Raba Desa Nipa Kecamatan Ambalawi.

 

"Upaya mewujudkan penguatan karakter masyarakat Bima melalui peningkatan kegiatan keagamaan dimana masjid menjadi sentral peningkatan syiar Islam akan dilakukan secara berkelanjutan,” kata Ummi Dinda sapaan Bupati saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Ambalawi, selaigus menghadiri  Senam bersama dan donor darah menyambut hari Ibu Ke-93 Tingkat Kabupaten Bima yang dipusatkan di Taman Panda Palibelo, Sabtu (18/12).

 

Bupati kembali menekankan komitmen untuk memprioritaskan pembangunan bidang keagamaan. Karena selaras dengan visi membangun Kabupaten Bima RAMAH secara berkelanjutan. Pencapaian visi dilakukan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan serta nilai-nilai Luhur kebudayaan Bima.

                

Karena itu,  prioritas pembangunan bidang keagamaan dalam kepemimpinan Dinda - Dahlan periode dua ini diarahkan melalui ikhtiar membentuk masyarakat yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia.

                

Dalam  kunjungan yang juga turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, Camat Ambalawi Abdul Muis, S.Sos, para pejabat terkait lingkup Kecamatan Ambalawi dan para pengurus Masjid setempat. (KIM WAWO)

Kamis, 16 Desember 2021

POSYANDU Delima 1 Desa Boke Juara I Tingkat NTB

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kesehatan Delima I  Desa Boke Kecamatan Sape yang menjadi duta Kabupaten Bima, berhasil meraih Juara I pada lomba Posyandu tingkat Provinsi NTB.

            

Keberhasilan tersebut  juga mengantar Posyandu  tersebut meraih hadiah uang pembinaan Senilai Rp 50 juta, piala dan piagam penghargaan yang langsung diserahkan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah kepada Pemerintah Kabupaten Bima yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Bima Afifuddin, SE, MM pada puncak peringatan HUT ke-63 Provinsi NTB Jumat 17 Desember 2021 di Halaman Kantor Gubernur NTB.

            

Kepala Desa Boke Kecamatan Sape Rosmansyir, ST usai penerimaan hadiah dan penghargaan mengungkapkan, "salah satu kelebihan Posyandu Delima 1 Desa Boke adalah adanya tiga layanan terintegrasi  sekaligus yaitu layanan Posyandu Keluarga, PAUD dan Bina Keluarga Balita (BKB), disamping adanya layanan daur ulang sampah plastik". Terang Kades.

            

Capaian lainnya Posyandu Delima I adalah  Inovasi Dana Sehat dan Kartu Sehat saat pelayanan di Posyandu tersebut, selain itu, yang tidak kalah penting adalah dukungan komponen Dana Desa dalam kegiatan Posyandu. Selain itu keterlibatan dan peran aktif mulai dari kader Posyandu Keluarga sampai dengan Pokja Posyandu yang terdiri dari Sekdes, KPM dan PKK desa menjadi modal penting Posyandu Delima meraih Juara I". Jelas Kades.

            

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bima Tajudin SH, M.Si berharap, keberhasilan Posyandu Keluarga Delima I meraih prestasi  ini dapat menjadi contoh bagi Posyandu lain di Kabupaten Bima khususnya dan Propinsi NTB umumnya dalam memberikan pelayanan kesehatan secara paripurna dan menjadikan Posyandu sebagai ujung tombak bagi peningkatan selamat kesehatan serta peran serta masyarakat dalam pembangunan desa. (KIM WAWO)

Industrialisasi, Prioritas Menuju NTB Gemilang


"Program industrialisasi menjadi salah satu program prioritas dalam mendorong kemajuan pembangunan suatu daerah. Hadirnya STIPARK  Banyumulek dan Sumbawa Technopark serta tumbuhnya sektor IKM dan UMKM adalah wujud nyata dari keinginan masyarakat untuk mengembangkan ekosistem industrialisasi di NTB".

                

Demikian salah satu poin penting sambutan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah yang dibacakan Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE selaku inspektur upacara pada Peringatan HUT ke-63 provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung tanggal 17 Desember 2021 tingkat kabupaten Bima yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.

              

Pada upacara yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Pimpinan DPRD Kabupaten Bima, Para pejabat eselon II, Eselon III, Eselon IV dan Staf perangkat daerah lingkup Kabupaten Bima tersebut,  Bupati yang merilis sambutan Gubernur NTB mengatakan, "Melalui program industrialisasi, pemerintah Provinsi NTB akan terus mendorong lahirnya sepeda motor listrik, mesin-mesin industri dan berbagai inovasi teknologi yang tidak hanya melibatkan kalangan komunitas tetapi juga dari kalangan pelajar SMK dan universitas". Imbuhnya.

                

Dikatakan juga, dalam 3 tahun berakhir Matan berbagai kinerja positif dan kesuksesan yang telah diraih selama ini mampu dipertahankan, seperti prestasi mempertahankan WTP 10 kali berturut-turut sejak Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2011.

                

Prestasi-prestasi baru pun Alhamdulillah mampu ditorehkan, antara lain:  NTB mendapatkan peringkat ketiga nasional dalam kategori pemerintah provinsi sebagai Badan Publik Informatif, Indeks Kebebasan Pers (IKP) meningkat signifikan dari posisi 28 tahun 2020 menjadi peringkat 12 di tahun 2021.  Di tahun 2021 ini juga masuk nominasi terbaik daerah Innovative Government Award (IGA) yang hasilnya segera diumumkan". Ungkap Bupati. (KIM WAWO)

Selasa, 14 Desember 2021

Tampil di Forum Inspirasi NTB, Bupati Bima Paparkan DINDA


Forum Inspirasi NTB yang merupakan kerjasama Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK), Pemerintah Provinsi NTB, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian  Pembangunan Desa Tertinggal dan Pemerintah Australia berlangsung Rabu (15/12/2021) di Ballroom Prime Hotel Mataram.

             

Event ini mengusung tema "Sinergi Multipihak dalam Penurunan Kemiskinan Mewujudkan NTB Gemilang", dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.

               

Narasumber lain yang tampil pada sesi Talkshow yaitu Bupati KLU H. Djohan Syamsu SH, Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany S.Pd, M.Pd dan Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Drs. Pungky Sumadi, MCP, Ph.D.

             

Forum tersebut menampilkan beberapa sesi antara lain  Sesi Belanja Program berupa presentasi secara singkat tentang inovasi yang telah dihasilkan. Sesi ini menampilkan empat narasumber yaitu Dana Insentif Desa dari Kabupaten Bima,   Sistem Informasi Desa dari Desa Rarang Selatan-Lombok Timur, Layanan Adminduk Berbasis Kewenangan Desa dari Desa Muer Sumbawa, Desa Wisata dan  Keperantaraan Pasar Desa Bayan-Lombok Utara.

             

Kemudian dilanjutkan dengan sesi Talkshow untuk menggali informasi terkait kebijakan yang telah dibuat oleh Kepala Daerah untuk mendukung pelaksanaan model dan visi keberlanjutan serta replikasi.

           

Kepada Bupati Bima,  moderator menggali informasi yang mendasari penetapan kebijakan pemberian dana insentif kepada desa, efektivitas dan dampak serta isu kinerja desa yang sudah diadopsi dan di replikasi ke berbagai wilayah bahkan menjadi instrumen kebijakan nasional.

           

"Ke depan apa yang akan dilakukan Kabupaten Bima agar tetap terbangun sinergi yang kuat antara kabupaten dan desa. Tanya Putri yang menjadi moderator talkshow tersebut.

            

"Program Dinda ini sebagian kecil dari upaya kami untuk memberikan semangat kepada pemerintah desa. Disamping itu keterbukaan informasi publik sangat diperlukan oleh pemerintah desa mengingat masih adanya kendala yang dihadapi yaitu masih adanya keengganan untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat apa yang direncanakan, dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan bersama".  Terang Bupati.

               

Tentunya ini semua dalam rangka mengedukasi pemerintah desa bahwa mereka tidak berdiri sendiri tanpa adanya koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten. "Itulah sebabnya dalam pemberian reward dana insentif desa ini,  pemerintah kecamatan dilibatkan untuk menilai dan mengevaluasi penilaian inovasi Dinda.

              

Oleh karena itu kami terus menggelorakan Dinda ini agar tidak melihat jauh dekatnya desa yang ada tetapi melihat kesempatan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan desa.  Alhamdulillah selain peran dari OPD,  yang terutama dalam pendampingan yang dilakukan oleh KOMPAK. Dengan kebersamaan apapun masalah akan bisa ditangani bersama". Tutup Bupati.

Minggu, 12 Desember 2021

Lantik Pengurus GOW, Ini Harapan Bupati Bima


Pelantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Masa Bhakti 2021-2026 Senin (13/12) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima dimanfaatkan Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri SE untuk menyampaikan sejumlah harapan berkaitan dengan peran dan eksistensi organisasi tersebut.

         

"GOW diharapkan turut membantu pemerintah daerah dalam akselerasi penuntasan berbagai program pembangunan seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu dan anak maupun upaya peningkatan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

                 

Demikian salah satu poin penyampaian Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE, saat memberikan arahan saat melantik dan mengukuhkan mengurus GOW Kabupaten Bima.

                

Bupati yang didampingi Wabup Drs.H. Dahlan M. Noer mengungkapkan,  Pemerintah daerah juga berharap agar GOW Kabupaten Bima mengambil peran penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendorong peran wanita dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. Harapan ini tentu saja beralasan mengingat GOW memiliki kapasitas sebagai organisasi wanita yang menjadi representasi  perempuan dalam pembangunan dan sosial kemasyarakatan.

                     

Oleh karena itu, kepada seluruh jajaran pengurus, Saya berpesan agar bersedia menjadikan organisasi ini sebagai institusi yang memahami dan menjalankan perannya bagi kepentingan masyarakat secara paripurna dan berkelanjutan. Sehingga upaya bersama membangun Kabupaten Bima yang RAMAH secara berkelanjutan dapat diwujudkan ". Imbuh Bupati.

                       

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus  sebelumnya yang telah kontribusi nyata bagi upaya peningkatan peran perempuan pembangunan di Kabupaten Bima.

          

Sebelumnya,  Bupati Bima melalui keputusan nomor 188.45/192/06.17 tahun 2021 menetapkan Pengurus Daerah GOW Kabupaten Bima yang dipimpin ketua umum Ny. Hj. Rostiati Dahlan S.Pd didampingi lima unsur ketua.

             

Struktur Kepengurusan juga diperkuat oleh Sekretaris Umum Ny. Hj. Lisna Humaidah S.Kep dan Bendahara  Ny. Dra. Faridah Muslim dan dilengkapi struktur teknis yaitu Bidang Organisasi, Bidang Pendidikan, Mental dan Budaya serta Bidang Lingkungan Hidup, Kependudukan, Sosial dan Kesejahteraan Keluarga. Disamping, itu kepengurusan juga dilengkapi Bidang Ekonomi, Koperasi, Ketenagakerjaan, Usaha, dan Dana serta Bidang Hukum, Penerangan dan Humas. (KIM WAWO)

Bupati Apresiasi Dukungan Tata kelola Informasi KOMPAK


Bupati Bima menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan dukungan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB  yang telah memfasilitasi peningkatan kapasitas para operator Sistem Informasi Desa (SID) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Bima Satu Data (SIBISA).

                    

"Terima kasih atas pendampingan KOMPAK yang luar biasa".  Kata Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE saat memberikan sambutan dihadapkan 50 peserta  tatap muka (offline) yang merupakan Kepala Perangkat Daerah,  BPS,  Tim Inovasi Kabupaten Bima dan 200 peserta Tatapmaya (virtual) yaitu para Camat,  Kades dan  Operator SID Se-Kabupaten Bima pada Launching Integrasi SID dengan SIBISA yang merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Bima dengan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB Senin (13/12) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

                   

Berkaitan dengan dukungan mitra tersebut Bupati mengatakan bahwa fase beroperasinya program KOMPAK di Kabupaten Bima akan segera berakhir,  tapi pemerintah daerah berharap akan ada pendampingan lain yang bisa berkolaborasi untuk terus mendukung optimalisasi  tatakelola informasi di tingkat desa,  kecamatan hingga kabupaten". Harap Bupati Bima.

                

Hadirnya dukungan KOMPAK setidaknya telah mendorong semangat menciptakan inovasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Bima. "Beberapa inovasi telah diraih, antara lain Inovasi Dana Insentif Desa (DINDA) yang tidak lahir dengan sendirinya, tetapi perlu ada keberanian seluruh stakeholder yang ada termasuk OPD.

                    

Hal ini penting untuk mendorong pemerintah pusat memperhatikan berbagai inovasi yang dicanangkan agar diperhatikan. Juga menegaskan bahwa walaupun daerah kita memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih rendah, tetapi memiliki inovasi cerdas dalam memberikan pelayanan.  Terang Bupati yang didampingi Pelaksana Tugas Kadis Kominfo dan Statistik Kabupaten Bima Kamaludin S.Sos, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima Muhadi dan District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman.

                  

Masih menyangkut inovasi,  kata Bupati "beberapa tahun ke depan di masing-masing unit kerja harus memiliki keberanian menciptakan inovasi yang  memang disiapkan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan birokrasi pemerintahan daerah di era digital. Kita berharap SIBISA bisa menjadi inovasi yang membanggakan". Pungkas Bupati. (KIM WAWO)

Pemkab Bima Luncurkan Integrasi SID dengan SIBISA


Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik bermitra dengan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB Senin (13/12/2021) melakukan Launching (Peluncuran) Integrasi Sistem Informasi Desa (SID) dengan Sistem Informasi Bima Satu Data (SIBISA) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

                   

Launching yang dihelat secara hybrid tersebut mengundang 50 peserta  tatap muka (offline) yang merupakan Kepala Perangkat Daerah,  BPS,  Tim Inovasi Kabupaten Bima dan peserta Tatapmaya (virtual) yaitu para Camat,  Kades dan  Operator SID Se-Kabupaten Bima.

              

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE yang didampingi Pelaksana Tugas Kadis Kominfo dan Statistik Kabupaten Bima Kamaludin S.Sos, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima Muhadi dan District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman dalam memberikan sambutan dan melakukan launching aplikasi menegaskan pentingnya data yang akurat dalam pembangunan daerah.

                

"Upaya integrasi SIBISA dan SID sebagai basis data yang menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan pemerintah Kabupaten Bima, diharapkan bisa mengurai kesenjangan data yang ada. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kecepatan akses dan ketepatan data yang sangat diperlukan bagi pemerintah daerah karena menentukan sempurna atau tidaknya program yang dilaksanakan baik melalui anggaran pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten". Ungkap Bupati.

                 

Sibisa  akan mengintegrasikan beragam data yang ada di perangkat daerah sehingga kabupaten Bima memiliki satu basis data yang akan dipergunakan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan. Ini juga merupakan implementasi dari amanat RPJMD kabupaten Bima Tahun 2021-2026.

              

"Agar aplikasi ini dapat diterapkan dan  berhasil perlu didukung oleh perangkat yang memadai. Dinas Kominfo dan Statistik diharapkan secara berkelanjutan melakukan pemutakhiran aplikasi dan peningkatan kompetensi yang ada dan keberfungsian perangkat dan jaringan di seluruh area." Terang Bupati.

             

Launching ditandai dengan pengoperasian koneksi aplikasi dengan operator SID di tingkat desa oleh Bupati Bima didampingi Kadis Kominfostik, Kepala BPS Kabupaten Bima dan DC KOMPAK Bima. (KIM WAWO)

Sabtu, 11 Desember 2021

Bupati Bima Beri Semangat Squad Persebi


Laga ketiga Grup B  Liga 3 Pulau Sumbawa antara Kesebelasan Persatuan Sepak Bola Bima (Persebi) dengan Persatuan Sepak Bola Kota Bima (Persekobi) Minggu 12 Desember di Stadion Lalu Magaparang Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. berakhir dengan skor 3 - 2 untuk kemenangan Persekobi.

     

Meskipun mengalami kekalahan pada laga ketiga tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE usai pertandingan tersebut melakukan briefing para pemain dan ofisial di Restoran ex ex Taliwang.  Bupati yang didampingi Ketua Persebi Muhammad Putera Ferryandi,  S.IP, Ketua ASKAB PSSI Bima Haerudin beserta jajaran pengurus, pelatih dan ofisial dalam arahannya mengemukakan bahwa kekalahan pada laga ketiga tersebut harus menjadi evaluasi bagi seluruh pemain dan ofisial untuk kembali berhadapan dengan tim pada tiga pertandingan berikutnya.


"Masih ada tiga pertandingan yang akan dijalani oleh kalian, karena itu saya minta siapkan diri kalian berhadapan dengan siapapun juara liga". Tegas Bupati.

           

Jika mengevaluasi pertandingan ketiga tadi, sebenarnya kedua kesebelasan memiliki kemampuan yang seimbang. Yang terpenting adalah menguasai emosi dan meningkatkan teknik bermain.  Kata Bupati.

          

Untuk tetap bisa melaju ke babak berikutnya,  Kesebelasan Persebi harus memenangi 3 pertandingan yang tersisa dan dan menunggu hasil  pertandingan selanjutnya  antara Persekobi  vs Persidom.

         

Pada pertandingan ketiga yang berlangsung di Stadion Lalu Magaparang, Persebi membuka kemenangan pada menit ke 10 dan menit 56 melalui Irfan (15) asal  Cenggu Belo san Akbar (21) asal Sape. Sebelum akhirnya dikalahkan Persekobi dengan skor 3-2. Untuk memastikan lolos atau tidak ke babak selanjutnya,  Persebi masih harus bertanding melawan Persidom Dompu, PSKT Kabupaten Sumbawa Barat  dan PS Galaxy Kota Bima.

              

Usai memberikan arahan kepada para pemain, Bupati Bima  dan Ketua Persebi memberikan bonus kepada para pemain dan coach. (KIM WAWO)

Rabu, 08 Desember 2021

ADRA Fasilitasi Workshop Kaji Cepat dan Bantuan Non Tunai


Sebanyak 50 orang peserta mengikuti Workshop Penilaian Cepat Awal Multi cluster dan Penilaian Pasca Bencana  Adventist Development & Relief Agency (ADRA) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima memfasilitasi peningkatan kapasitas para Pegiat kebencanaan selama 4 hari dari tanggal 7 hingga 10 Desember 2021 di di Aula Hotel Mutmainnah Kota Bima. Workshop tersebut dibagi dalam dua sesi yang masing-masing-masing berlangsung selama 2 hari dengan 25 orang peserta per sesi.

           

Pelaksana tugas Kepala BPBD Kabupaten Bima M.Chandra Kusuma AP Kamis (9/12/2021) menjelaskan, Bima memiliki wilayah yang rawan terhadap berbagai bencana dan apabila terjadi bencana, masyarakat yang terkena bencana berhak atas pelayanan dan perlindungan berdasarkan standar pelayanan minimal. Pelayanan tersebut mulai dari pencarian, penyelamatan, evakuasi, pertolongan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana termasuk makanan, pakaian, air bersih dan sanitasi, pelayanan kesehatan, dan penampungan/perumahan sementara.

         

"Untuk itu perlu dilakukan penilaian cepat terhadap korban meninggal dunia, luka-luka, pengungsi, kerusakan rumah/kantor/fasilitas ibadah/fasilitas pendidikan, sarana dan prasarana vital lainnya". Jelasnya.

             

Sementara itu, Boycke Andreas Ginting Suka, Coordinator ADRA Regency Bima memaparkan,   lokakarya ini dimaksudkan untuk mendukung pemangku kepentingan dalam mencapai pemahaman bersama tentang situasi kemanusiaan dan kemungkinan evolusinya pada tahap paling awal untuk mendukung keputusan respons strategis awal.

            

Pasca Workshop peserta memahami apa itu kaji cepat kebutuhan dan  memahami tentang bagaimana mengumpulkan sumber data yang ada untuk menginformasikan penilaian kebutuhan. Melalui Workshop, peserta memahami tentang pertanyaan penilaian kebutuhan cepat untuk pertimbangan dalam keadaan darurat. Juga memahami dampak bencana, termasuk skala dan keparahan, kebutuhan prioritas, risiko/kerentanan serta mensimulasikan penilaian kebutuhan cepat multicluster. Tandasnya.

            

Selama dua hari Fasilitator Wahyu Agung Kuncoro dan Susilo Budhi Sulistiyo membekali para peserta dengan materi pengantar kedaruratan bencana mencakup karakter tantangan dan masalah, Konsep dasar kaji cepat, beberapa kesalahan umum dalam kaji cepat. Peserta juga dibekali pengetahuan tahapan kaji cepat yang mencukup identifikasi masalah, penentuan rancangan dan analisa kebutuhan, pengumpulan dan analisa data serta umpan balik.

          

Untuk kemudahan penanganan kebencanaan di tingkat lapangan, peserta dibekali pengetahuan pengisian form kaji cepat, pendekatan pengkajian pasca bencana, kita wawancara, Persiapan kaji cepat dan praktek lapangan.

Selasa, 07 Desember 2021

DWP Kabupaten Bima Rayakan HUT XXII

 


Bima,- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima Rabu (8/12/2021) memperingati Hari Ulang Tahun ke-22 yang mengusung Tema Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UKM yang dipusatkan di Gedung PKK Kabupaten Bima.

              

Peringatan HUT DWP kabupaten Bima dihadiri oleh Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer, Sekretaris Daerah Drs. H. Taufik Hak, M.Si, Staf Ahli, Asisten Setda Bima, Pimpinan OPD, Kabag, Camat dan seluruh jajaran Pengurus DWP kabupaten Bima, DWP OPD dan pengurus kecamatan.

            

Wakil Bupati Bima dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas capaian DWP  yang telah menginjak usia ke-22. Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina para istri ASN, di usia yang ke 22 ini telah menjadi sebuah organisasi perempuan yang besar yang telah diberi petunjuk dan kemudahan dalam menjalankan setiap program secara terstruktur, sehingga mencapai kinerja yang baik seperti saat ini. Semoga DWP semakin menunjukkan dedikasi  untuk mendukung program pemerintah daerah". Harap Dahlan.

              

Terkait peran organisasi ini, "Dharma Wanita merupakan wadah berhimpunnya istri para ASN yang juga memiliki program-program sangat diharapkan dapat mendukung kegiatan suami dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan." Ungkap Wabup Dahlan.

              

"Saya berharap dan berpesan kepada seluruh anggota DWP kabupaten Bima untuk terus berbakti dan berkiprah dalam setiap langkah pembangunan sehingga bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat." Tutup Wabup Dahlan.

                   

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Bima Drs. Taufik HAK, M.Si yang juga hadir, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima yang kekompakannya sangat luar biasa, dalam proses perubahan, gerakan dan  kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.

           

Sekda H. Taufik mengajak seluruh anggota untuk bersatu dan bersama-sama dalam menyongsong pembangunan, karena pembangunan bukan hanya dari kaum laki-laki saja tapi juga dibangun oleh seluruh insan, khususnya para wanita.

             

"Saya berharap Ibu-ibu ASN untuk selalu mensupport dan mendoakan setiap langkah suami dalam mengabdi kepada bangsa dan negara." Ujar Sekda H. Taufik.

              

Sebelumnya, Ketua Panitia Salmah Tajudin dalam laporannya mengemukakan, sepanjang tahun 2021 telah terealisasi program dan kegiatan tiap bidang dalam DWP  baik bidang pendidikan, sosial, agama, dan bergerak di bidang kemanusiaan. Jelas Salmah.

            

Terakhir, penyerahan buket bunga dan buket makanan dari Ketua PAW DWP kabupaten Bima kepada Wakil Bupati Bima, Sekda Bima, Staf Ahli dan Para Asisten.

Antisipasi Timbulnya Konflik, Bupati Gelar Rakor Dengan TNI/Polri

Bima,- Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kemasyarakatan Kabupaten Bima tahun 2021 berlangsung Rabu (8 /12/2021) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati diikuti oleh para Camat, Danramil dan para Kapolsek Se-Kabupaten Bima.

               

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang memimpin rapat didampingi Dandim 1608/Bima Letkol. Inf. Mustafa Kemal, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bima Drs. H. Arifudin, Wakapolres Bima Kota Kompol. Mujahidin dan Polres Kabupaten Bima. Bupati dalam arahannya mengemukakan pentingnya pelaksanaan rapat.

                 

"Rakor penting untuk memastikan kesiap siagaan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menghadapi setiap potensi terjadinya  konflik. Pada saat yang sama juga menjadi wahana untuk melakukan evaluasi masalah yang muncul di masing-masing wilayah untuk diselesaikan.

             

Perlu dipahami bersama bahwa penanganan konflik adalah tanggung jawab bersama, karena itu tidak boleh saling menyalahkan, tetapi  memastikan kesiapan agar  masing-masing wilayah dalam situasi yang kondusif. Karena itu, peran  TNI dan POLRI amat penting dalam ikut membantu  memberikan pencerahan dan pemahaman  dalam setiap munculnya aksi yang dilakukan elemen masyarakat". Terang Bupati.

             

Pada kesempatan tersebut,  Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Mustafa Kemal dalam pemaparannya menekankan pentingnya kesamaan persepsi sebagai sebuah tim, tidak boleh saling menyalahkan,  tapi harus bekerjasama dalam penanganan masalah yang terjadi dalam masyarakat. "Camat, Kapolsek dan Danramil harus kompak, demikian halnya  Kepala desa, Bhabinkabtibmas dan Babinsa, ini penting agar tujuan menciptakan Kamtibmas tercapai".  Jelas Putra Aceh ini.

            

Dijelaskan Dandim, konflik sosial di Bima umumnya perkelahian  antar kampung yang sebagaian besar dipicu oleh minuman keras dan selanjutnya bertindak anarkis. Jadi, miras ini yang harus lebih dahulu diberantas dan semua memiliki  peran untuk mencegah sehingga tidak ada tindakan lanjutan yang terjadi serta akan mengurangi konflik.

                 

Jika ditemukan Miras, tangkap, ambil dan musnahkan agar tidak menimbulkan keresahan. Disamping itu, peran tokoh masyarakat,  alim ulama dan  orang tua sangat penting dalam mengingatkan dan menjaga keluarga masing-masing". Tegas Dandim.

                 

Senada dengan Dandim, Wakapolres Bima Kota Kompol. Mujahidin mengatakan, ujung tombak penyelesaian konflik sosial  adalah aparat yang bertugas di tingkat desa.  Sebagai anggota Polri, Bhabinkamtibmas jangan menunggu munculnya masalah, peran aparat penting memberikan pemahaman dan mencairkan suasana, agar tidak berkembang dan menimbulkan konflik yang menganggu stabilitas. Artinya, sinergitas tiga pilar (Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) mutlak diperlukan dalam memberikan pembinaan kepada seluruh elemen masyarakat". Pungkas Mujahidin.

Senin, 06 Desember 2021

Bupati Bima Kunjungi OPD Terdampak Banjir

 


Bima,- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE peninjauan beberapa kantor perangkat daerah yang terdampak banjir, Selasa (7/12/2021).

              

"Pastikan pelayanan  di kantor instansi Pemerintah Kabupaten Bima yang berlokasi di Kota Bima agar tetap berjalan sebagai sebagaimana mestinya, sambil membersihkan material sisa banjir". Kata Bupati.

             

Disamping untuk melihat dari dekat kondisi kerusakan pasca banjir dan pelayanan administrasi, Bupati juga membagikan nasi bungkus kepada para pegawai yang bertugas di masing-masing unit kerja.   

             

"Saya minta ASN yang bertugas untuk tetap semangat bekerja meskipun dengan keterbatasan yang ada akibat banjir dan pastikan dokumen-dokumen penting tetap dalam kondisi yang aman". Imbuh Bupati.

           

Tercatat beberapa Perangkat daerah yang dikunjungi Bupati yaitu DPMDes, Dinas Perindag, Dinas Peternakan, Badan KESBANGPOL dan Kantor PDAM.

         

Untuk mempercepat proses pembersihan,   Bupati IDP menginstruksikan kepada Kepala Pelaksana BPBD untuk memberikan bantuan tangki air untuk membersihkan sisa lumpur pada masing-masing OPD membutuhkan.

             

Sebelumnya pada sore hingga malam hari pasca banjir Senin (5/12) Bupati membagikan 500 nasi bungkus kepada warga terdampak di seputar Kelurahan Jatibaru dan beberapa kelurahan lainnya. Kemudian pada pagi hari Selasa (7/12) Bupati kembali membagikan 500 nasi bungkus kepada warga terdampak. (KIM WAWO)

Minggu, 05 Desember 2021

Kabupaten Bima Raih Juara II Konvergensi Stunting NTB


Bima,- Pemkab Bima melalui Tim Aksi Konvergensi Stunting Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi meraih predikat terbaik II dalam Penilaian Kinerja Aksi Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi Tingkat Propinsi NTB tahun 2021. Juara I diraih Kabupaten Lombok Barat,  dan Juara III  diraih Kabupaten Sumbawa.

                   

Penghargaan  diterima oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap pada Rapat Koordinasi Percepatan Konvergensi Program dan Kegiatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Provinsi NTB tanggal 6 Desember 202 di Hotel Grand Legi Mataram.

              

Selain Sekretaris Bappeda,  Tim Konvergensi stunting Kabupaten Bima dihadiri Kasi Sosbud PA Dinas PMD dan Seksi Gizi Masyarakat Dikes Kab Bima.

                

Sesuai amanat dokumen RPJM Nasional dimana target capaian penanganan stunting nasional sampai tahun 2024 harus turun sebesar 14 %. Di tingkat kabupaten Bima, penurunan angka stunting pada tahun 2021 sesuai data ePPBGM berada di angka 18,42%

            

Dalam sambutannya, Gubernur yang diwakili Kepala Bappeda Provinsi NTB  Dr. Ir.H. Iswandi, M.Si mengatakan bahwa  penilaian kinerja merupakan salah satu tolak ukur kinerja kabupaten/kota lokus stunting di Indonesia terhadap penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia. (KIM WAWO)

Bupati Bima: "Jangan Ada Lagi Penjarahan Pupuk"


Bima,- Jangan ada lagi penjarahan pupuk oleh elemen masyarakat karena hal tersebut akan sangat merugikan petani di desa lain yang seharusnya mendapatkan jatah pupuk tersebut untuk keperluan bercocok tanam".

 

Demikian salah satu poin arahan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE   Senin (6/12/2021) saat memimpin Rapat Koordinasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Ruang Rapat Utama Bupati Bima.

              

Rakor juga dihadiri Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer, Pimpinan Komisi II DPRD Kabupaten Bima M.Natsir S.Sos , Dandim 1608/Bima Letkol Inf.Teuku Mustafa Kemal,  Kejaksaan Negeri Bima, Kapolres Bima Kota, Polres Kabupaten Bima, Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK M.Si, Asisten II Setda Ir Indra Jaya, Kepala Perangkat Daerah terkait dan Perwakilan Camat.

             

Disamping itu, hadir pula Perwakilan PT Pusri Palembang Wilayah NTB,  Petrokimia Gresik Wilayah NTB dan para distributor pupuk Se- Kabupaten Bima.

            

Saya minta komitmen Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dan para distributor pupuk untuk memastikan agar insiden penjarahan pokok bersubsidi yang terjadi di Desa  Bolo-Madapangga beberapa waktu lalu dan di desa manapun tidak terulang.

         

Keberadaan data sangat penting untuk acuan evaluasi dan intervensi beragam permasalahan yang dihadapi. Mengingat semua permasalahan yang terkait dengan pupuk akan bermuara pada pemerintah daerah,  data dan informasi dari dinas teknis terkait mencakup kecamatan dan wilayah kerja distributor harus ada koordinasi yang jelas dalam setiap distribusi pupuk.

              

KP3  juga harus mengeluarkan catatan dan rekomendasi atas apa yang dilakukan oleh distributor,  agar jelas pihak yang bertanggung jawab dan tidak saling menyalahkan antara satu dengan yang lain. Untuk ini, saya minta komitmen semua pihak untuk menyelesaikan secara tuntas persoalan di lapangan". Tegas Bupati.

             

Rapat koordinasi tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan antara lain  realokasi pupuk subsidi bisa dilakukan di tiap kecamatan yang membutuhkan dengan persetujuan Forkompinda terhadap sisa alokasi sebesar 5.905 ton.

              

Rakor juga menekankan pentingnya perbaikan sistem administrasi di tingkat distributor dan pengecer serta harus mentaati Surat Edaran Bupati nomor 521.33/075/062/2021 tentang penyaluran pupuk bersubsidi. Simpulan yang tidak kalah pentingnya ketepatan waktu distribusi sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian nomor 49 tahun 2020 dimana distributor harus ada stok dua minggu sebelum tanam dan di tingkat pengecer harus ada stok satu  minggu sebelum tanam. (KIM WAWO)