Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Minggu, 26 September 2021

Bupati Bima Terima Penghargaan Juara II Nasional Pelayanan KB



Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menerima secara langsung penghargaan sebagai Juara II  Kabupaten/Kota Terbaik Tingkat Nasional Kelompok   Target Pelayanan KB 500-1.500 Akseptor pelayanan KB serentak pada Pencanangan Kegiatan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Bersama Mitra Kerja Tahun 202.

 

Bupati Bima juga berkesempatan memberikan sambutan mewakili Provinsi dan kabupaten/Kota penerima penghargaan, Senin (27/9/2021) di auditorium Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Jakarta.

       

Bupati Bima merasa bangga atas Raihan tersebut, jelasnya dihadapan para pejabat pimpinan tinggi madya, pratama Kementerian, Gubernur, Bupati/walikota Penerima penghargaan, Kepala BKKBN Provinsi,  Kabupaten/kota  sert Kepala BKKBN RI Kepala BKKBN RI : dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K) yang hadir secara virtual   mengungkapkan apresiasi atas capaian tersebut.

          

“Suatu kebanggaan dan kehormatan,  khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Bima  yang pada hari ini menerima penghargaan  akseptor KB pada tahun 2021.  Apresiasi dan rasa bangga  khususnya kepada BKKBN Pusat tentunya karena keluarga berencana adalah salah satu program yang sukses di Indonesia dan pernah menjadi contoh bagi negara-negara lain khususnya di Asia.

 

Keberhasilan yang diraih oleh provinsi, kabupaten/kota  hari ini tidak terlepas dari dukungan dan pendanaan yang diberikan oleh BKKBN. Tetapi tentunya, seiring  berjalannya waktu,  masing-masing daerah memiliki hambatan dan kendala. Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh daerah untuk memenuhi capaian akseptor KB.

 

“Kami lebih memacu kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia untuk terus mengejar target capaian akseptor di masing-masing daerah. Karena  meskipun setiap daerah memiliki hambatan dan permasalahan tersendiri dan untuk menyelesaikan masalah tersebut diperlukan tekad dan kerjasama yang baik.

 

Pada kesempatan kali ini  kami apresiasi dan ucapan terima kasih untuk para pejuang kami yang sudah bekerja menjadi ujung tombak suksesnya program KB di Kabupaten Bima”.  Ungkap Bupati yang disambut tepuk tangan undangan.

 

Sebelumnya Deputy Keluarga Berencana  dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI   dr.Eni Gustina MPH dalam pengantarnya mengatakan, Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi bersama Mitra tahun 2021 ini memiliki tema “Kegiatan Pencanangan ini Momentum Kita Optimalkan Peran Mitra Kerja dalam Mendukung Program Banggakencana untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pelayanan KB”.


 

Dikatakan Eni Gustina, “pembangunan kependudukan dan keluarga berencana sangat penting maknanya ketika didukung dengan keberhasilan pelayanan keluarga berencana dalam penggunaan kontrasepsi. Untuk itu perlu dilakukan pembinaan terhadap peserta aktif KB agar tidak putus pakai’.  

 

Terkait pencanangan, “rangkaian kegiatan ini bertujuan  untuk meningkatkan kepesertaan KB khususnya Metode Kontrasepsi jangka panjang (MKJP), meningkatkan pengetahuan dan wawasan stakeholder dan mitra kerja dalam meningkatkan kemitraan dan kepesertaan pasangan usia subur dan program KB.

 

Dengan demikian, upaya ini dapat  meningkatkan komitmen dan dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan realisasi pencapaian akseptor  KB”. Imbuhnya.

 

Keberhasilan kabupaten Bima meraih juara II  tingkat nasional ini berdasarkan Keputusan Kepala BKKBN  RI nomor 102/KEP/E1/2021 tentang Pemenang Pelayanan KB Serentak Satu Juta Akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun 2021 pada kategori Target Pelayanan 500 hingga 1.500 akseptor. Sementara Juara I  diraih Kabupaten Balongan Kalimantan Selatan dan Juara III  disabet Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. (KIM WAWO)

Jumat, 24 September 2021

Bupati Bima Terima 15 Unit Konsentrator Oksigen



Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE didampingi  Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Safriatna Ach MM, Kabid Kedaruratan BPBD Gunawan S.ST dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Afiafuddin MM menerima penyerahan 15 unit konsentrator oksigen untuk dipergunakan pada seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bima.

           

Sejumlah konsetrator tersebut selanjutnya diserahkan masing-masing 5 unit untuk RSUD Bima, 3 Unit RS Sondosia, 2 Unit PKM Bolo, 2 Unit PKM Sape, 1 unit PKM Belo, 1 Unit PKM Woha dan 1 unit cadangan stok Pemkab Bima.

          

Bupati Bima saat menerima peralatan kesehatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). "Bantuan tersebut sangat bermanfaat mengatasi  kelangkaan peralatan medis".kata Bupati saat menerima alat tersebut, Sabtu (25/9/20210 di Pendepo Bupati.

                

Pada kesempatan tersebut, pihak PT. Amman Mineral yang diwakili Manager External Relation Ahmad Salam dan Kepala Perwakilan PT Amman Mineral NT Kabupaten Sumbawa M.Zainul Ervan mengungkapkan, penyaluran bantuan peralatan medis tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan  untuk membantu meringankan beban warga terdampak korban bencana, seperti pada saat terjadinya banjir di Kabupaten dan Kota Bima. Ungkapnya.

            

PT. Amman Mineral Nusa Tenggara adalah perusahaan pertambangan dengan produk utama konsentrat tembaga  yang saat ini telah dimiliki sepenuhnya oleh Nasional. Sebelumnya bernama PT Newmont Nusa Tenggara. (KIM WAWO)

Kamis, 23 September 2021

Bupati Bima: Jangan Percaya Calo CPNS



Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri  SE meninjau langsung pembukaan tes online penerimaan CPNS lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tahun 2021, Jumat (24/9/2021) yang dipusatkan di kampus Vokasi  Unram PPD Bima di Sondosia.

            

Bupati  didampingi Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Drs. Paulus Dwi Laksono, Kepala BKD Drs. Agussalim,M.Si, Sekretaris BKD Laily Ramdani S.STP, M.M dan Kepala Bagian TU Fuardin, SE. M.Si dalam arahannya mengatakan bahwa tes CPNS merupakan langkah awal menuju keberhasilan.

            

"Terima kasih telah memilih Kabupaten Bima sebagai lokasi ujian dan melatih kompetensi, pikiran dan mental semoga bisa fokus mengisi semua lembar jawaban. Saya juga perlu mengingatkan para peserta tes CPNS untuk tidak mudah mempercayai janji pihak-pihak yang ingin membantu. Yang terpenting adalah yakini kemampuan diri. Kata Bupati.

              

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan agar peserta ujian mematuhi Protokol kesehatan dan membatasi interaksi selama ujian berlangsung.

           

Sementara itu Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar Drs. Paulus  dalam pengantarnya dihadapan para peserta mengungkapkan bahwa kelulusan bergantung dari diri peserta sendiri, bukan orang lain karena hal tersebut sudah diatur oleh sistem secara transparan.

      

Silahkan berkompetisi secara sehat dan tes ini merupakan wahana untuk menjaring aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi.

         

Artinya, siapapun yang lolos tes murni karena kemampuannya, bukan karena campur tangan siapapun". Tandasnya. 


Tes Online Penerimaan CPNS tersebut berlangsung  mulai tanggal 24 September 2021 sampai dengan 2 Oktober 2021.(KIM WAWO)

Selasa, 21 September 2021

Gerbong Mutasi Bergerak Kembali, Bupati Bima Rotasi Sejumlah Pejabat

 



Gerbong mutasi Pemerintah Kabupaten Bima bergerak. Sejumlah pejabat struktural dan fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Bima digeser.

 

Bupati Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE, Rabu (22/9/2021), melantik  198 orang. Ada juga 43 orang di non-jobkan. Jadi jumlah keseluruhan sebanyak 201 orang pejabat.

 

Lingkup dunia pendidikan, pejabat struktural beberapa kepala sekolah dirotasi dan dimutasi. Pejabat struktural seperti, Iwan Purnamawan, SP, dari Sekertaris UPPP Kecamatan Wawo diangkat menjadi Kepala UPT Wawo. Begitupun sejumlah pejabat lain.

 

Ke 43 pejabat yang Dinonjobkan adalah, Akhyar Anis, S. PT menjadi staf biasa di UPT Peternakan Wera dari Kepala UPT Permakan Madapangga, Drs. Nasaruddin, menjadi staf biasa di Kantor Camat Lambitu dari Kasi Trantib di Kantor Camat Madapangga dan sederet nama lainya.

“Prose mutasi dan rotasi pejabat adalah merupakan kebutuhan organisasi yang lumrah terjadi. Diharapkan pejabat fungsional dan struktural termasuk yang Dinonjobkan, menjalankan Amanah dan tetap bekerja sesuai aturan,” tegas Ummi Dinda.

 

Bupati meminta agar pejabat structural dan fungsional tetap tekun dan menjalankan Amanah dan perintah organisasi sesuai amanat undang-undang.

 

“Sesegera mungkin bapak dan ibu sekalian cepat beradaptasi dengan suasana dan lingkungan yang baru,”terang istri almarhum Bupati Bima Ferry Zulkarnain.

 

Sementara itu, Wabup Bima, Drs. Dahlan, mengatakan, selamat pada para pejabat yang dilantik. Pelantikan ini merupakan kehendak dari Ridha Allah SWT.

 

“Saya berharap pada pejabat yang dilantik, bekerjalah secara profesional dan penuh loyalitas,”pungkasnya. (KIM WAWO)

Senin, 20 September 2021

Guru Penggerak Berperan Membangun Kemandirian Anak Didik

 


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi melalui Pusat Pengembangan,  Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kewarganegaraan serta Ilmu Pengetahuan Sosial Selasa (21/9) menggelar Simposium Guru Penggerak bagi Wilayah Kabupaten Bima, dengan tema “Sinergitas Guru Penggerak Dengan Pemerintah Daerah Dalam Proses Transformasi Pendidikan” di Ballroom Hotel Camelia Kota Bima.


 

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE didampingi kepala Dinas Dikbudpora kabupaten Bima Zainudin S.Sos, MM dan Koordinator Guru Penggerak Mujiono Haryanto menghadiri dan memberikan arahan kepada 64 peserta yang terdiri dari 48 guru penggerak, 10 pendamping dan 6 Peserta Dikbudpora Provinsi dan Kabupaten Bima. Sesaat tiba di tempat simposium, Bupati Bima disambut tarian tradisional Bima dari para guru peserta pelatihan guru penggerak.



Bupati dalam arahannya mengatakan, Indeks Pembangunan  Manusia (IPM) yang masih  tergolong rendah menjadi salah satu tantangan Kabupaten Bima dalam peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM). Karena itu kata Bupati, kehadiran guru penggerak memiliki arti penting dalam membangun kemandirian anak didik.

       

“Saya bangga karena guru penggerak bukan diangkat, tetapi dipilih dan diseleksi dengan baik. Artinya, para peserta memiliki kompetensi sumber daya manusia yang bisa diandalkan. Untuk terpilih mengikuti pelatihan agar bisa menjadi penggerak tentu  tidak mudah,  dan memerlukan kerja keras”. 

       

Pemerintah kabupaten Bima memberikan apresiasi kegiatan Kementerian Kebudayaan dan Ristek ini sebagai sentuhan langsung  dalam meningkatkan kompetensi SDM tenaga pendidik mengingat  cakupan  wilayah yang cukup luas dengan  191 desa masih sangat kekurangan guru ASN. 

 

“Mudah-mudahan, kehadiran guru penggerak akan mampu memotivasi guru yang lain dan menunjukkan kemandirian bagi anak didik sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah”. Imbuh Bupati.

       

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga kabupaten Bima Zunaidin , S.Sos, M.M dalam pengantarnya mengemukakan, guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid.

 

Guru Penggerak menggerakkan komunitas belajar bagi guru di sekolah dan di wilayahnya serta mengembangkan program kepemimpinan murid untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

       

Program ini merupakan upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

 


“Dalam prakteknya, kegiatan ini  berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi  serta karakter yang diawali dengan SDM kepala sekolah dan guru yang unggul”. Terang Zunaidin.

       

Sementara itu, Koordinator Guru Penggerak Mujiono Haryanto mengemukakan, dengan berakhirnya penyelenggaraan Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan selama 9 bulan ini,  diharapkan mampu berkontribusi dalam transformasi pendidikan di sekolah dan di daerah yang perlu dijembatani oleh para stakeholder pendidikan di daerah terutama Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan.

 

Para guru penggerak diharapkan dapat berkiprah dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila sebagaimana tertuang dalam tujuan dari program PGP. Guru Penggerak juga perlu melakukan konsolidasi dalam menyusun  rencana strategis dalam rangka mewujudkan profil Pelajar Pancasila. Terangnya. (KIM WAWO)

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bima Hingga 3 Persen



Di tengah kondisi Pandemi covid-19, kontraksi ekonomi nasional dan rendahnya kapasitas anggaran yang ada, pemerintah daerah terus berupaya mendorong tetap tumbuhnya ekonomi masyarakat, baik melalui bantuan progran kegiatan dalam APBD kabupaten, program kegiatan APBD provinsi maupun program kegiatan dari APBN, sehingga dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi kabupaten Bima secara positif dalam kisaran 2,5% - 3% sampai akhir tahun ini.

 

Demikian salah satu poin penting penyampaian Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE saat menyampaikan pidato Pengantar Nota Keuangan Tentang Rancangan PERDA APBD Perubahan Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2021 Selasa (21/9) dalam Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bima  M. Putera Ferryandi, S.Ip dan wakil Ketua  Aminurlah SH dan dihadiri para anggota   DPRD ,   Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur BUMN/BUMD dan Para Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima di Ruang Sidang Utama DPRD setempat.

 

Dikatakan Bupati, terkait komponen pendapatan dalam Rancangan Perda APBD-Perubahan tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp.1.787 Triliun. Angka ini  mengalami penurunan sebesar Rp.38,01 Miliar atau 2% dari target pendapatan dalam APBD murni tahun 2021 sebesar Rp.1.826 Triliun.     

              

Sedangkan dalam komponen belanja daerah,  direncanakan sebesar Rp. 1.827 triliun, jumlah ini mengalami penurunan sebesar  Rp. 22,31 milyar atau turun 1 % dari APBD murni tahun 2021 sebesar  Rp. 1.850 triliun.


 

Demikian halnya pada komponen penerimaan pembiayaan, direncanakan sebesar Rp. 39,85 milyar, mengalami kenaikan sekitar 65% atau sebesar Rp. 15,7 milyar dari APBD murni tahun 2021 sebesar Rp. 24,1 milyar.

 

Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari  sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun anggaran sebelumnya  sebesar Rp. 39,1  milyar dan jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp. 8,1 milyar atau naik 26% dari APBD murni tahun 2021 sebesar Rp. 31  milyar   dan penerimaan kembali pemberian pinjaman direncanakan tahun 2021 ini sebesar Rp. 750 juta sama dengan penerimaan pada APBD murni tahun 2021. Jelas Bupati.

                       

Raperda APBD-Perubahan tahun 2021 selanjutnya dijadikan bahan pembahasan lebih lanjut oleh DPRD  untuk menjadi peraturan daerah yang definitif. (KIM WAWO)

Minggu, 19 September 2021

BPD Desa Keli Dan Desa Bontokape Gelar Pekan Aspirasi



Badan Permusyawartan Desa (BPD) Desa Keli Kecamatan Woha dan dan Desa Bontokape – Bolo menggelar Pekan Aspirasi yang merupakan hasil pendampingan Pemkab Bima bersama mitra NGO Solud-Seknas Fitra dan KOMPAK selama sepekan yang dimulai  Senin (20/9).  

 

Pekan Aspirasi  dan Pengaduan Masyarakat Desa Keli Kecamatan Woha dan Desa Bontokape Kecamatan Bolo ini ditandai dengan serah terima mandat dari Kepala Desa kepada Ketua BPD. Ketua BPD beserta anggota bergerak menyebar ke dusun masing-masing untuk mulai menyerap aspirasi dan Pengaduan Masyarakat.

 

Sebagian besar aspirasi dan pengaduan masyarakat diserap melalui mekanisme BPD, dengan mendatangi langsung masyarakat. Selain itu masyarakat juga bisa langsung mendatangi Posko Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat yang ada di tiap dusun.

       

Melalui kegiatan ini BPD diharapkan dapat melaksanakan tugasnya menyerap, menampung dan menyalurkan aspirasi dan pengaduan masyarakat. Kemhdian ditindak lanjuti  menjadi input bagi perencanaan dan penganggaran yang inklusif dan responsif gender.

 

“Hasil dari aspirasi ini  akan diselaraskan dengan Visi Misi Kepala Desa (RPJMDes) dan menjadi materi penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (RKPDes) tahun  2022 dan APBDes 2022," ujar Koordinator Program Muamer Qadafi  yang juga didampingi DC KOMPAK Asrullah Lukman, ST.

       

Pekan aspirasi yang dihelat di dua desa ini memiliki arti khusus dengan hadirnya Manajer Pemberdayaan Masyarakat dan Akuntabilitas Sosial KOMPAK - Jakarta Lilis Suryani dan  Sekretaris Jenderal Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Seknas Fitra Jakarta Misbah Hasan. 

 

"Ini berarti bahwa inisiasi dan kerja-kerja kecil kita di tingkat lokal, mendapat atensi dan apresiasi dari tingkat nasional,". Ujar Kepala Bidang Perencanaan Sosial dan Budaya Bappeda Raani Wahyuni, ST, MT, MSc yang turut mendampingi tim.

       

Ke depan, dirinya  berharap kegiatan yang sama dapat  diihelat pada desa-desa lain di Kabupaten Bima, sehinga dapat mendorong peningkatan kinerja BPD sebagai wakil dari masyarakat desa. Tandas Raani. (KIM WAWO)

Jumat, 17 September 2021

Wabup Dahlan, Budaya Dialog Penting Dalam Mengurai Konflik

 


Keteladanan Haji Muhammad Adnan Arsai sebagai figur sentral masyarakat sangat dibutuhkan dalam konteks menjaga dan mengawal Indonesia dan juga Bima yang damai dan rukun. Diharapkan bisa diikuti oleh generasi-generasi yang sekarang untuk menjadi sosok yang gigih, berani, dan teladan dalam menjaga kondisi rukun dan damai dengan mengedepankan prinsip-prinsip dialog.

 

Demikian ungkapan Wakil Bupati  Bima, Drs H. Dahlan M Noer Sabtu (18/9/2021) saat menjadi Keynote Speaker Bedah Buku  Muhammad Adnan Arsal; Panglima Damai Poso di Ponpes Al Madinah Bima, Desa Kananga, Kecamatan Bolo.



Bedah buku juga dihadiri Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Heru Sasongko, SIK, Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, SIK, MH, Dandim 1608 Bima, Letkol Teuku  Mustafa Kemal.

         

Wabup mengatakan, pelajaran yang diambil dari buku tersebut, bagaimana terus mendorong budaya dialog dalam menyelesaikan persoalan. Dialog tidak boleh putus, karena menjadi jembatan dalam mengurai konflik. Termasuk, kata dia, terkait dengan terorisme. Mereka yang dianggap masuk dalam jaringan tersebut, harus diajak dialog.

 

Wakil Bupati  juga mengingatkan, agar kasus konflik Poso menjadi pelajaran penting bagi daerah, termasuk Dana Mbojo. Jangan sampai konflik  muncul dan berdampak buruk.

 

“Harus ada upaya  untuk terus membangun perdamaian di Bima. Meskipun, kata Wabup, konflik Poso berbeda dengan Bima. Jika di Poso konflik agama, di Bima konflik antarkampung.  “Jika di Poso ada Panglima Perdamaiannya, maka di Bima juga harus ada Panglima Perdamaiannya,” ujarnya.

       

Pada acara bedah buku tersebut, Ketua MUI Kabupaten Bima, H Abdurrahim Haris MA mengatakan,  Buku H Muhammad Adnan Arsal, Panglima Perang Damai Poso sangat inspiratif, alur  ceritanya sangat indah.


 

“Kemudian ketika membaca awal  cerita konflik Poso, ternyata persoalan sepele, yakni minuman keras, kemudian terjadi perkelahian.   H Muhammad Adnan Arsal adalah sosok yang memahami dirinya sebagai warga negara. Para pemimpin negara juga tidak boleh diam dengan kondisi yang ada. Untuk itu, Ketua MUI menaruh apresiasi pada sosok H Adnan yang mendorong upaya perdamaian atas konflik di Poso. 

       

Sementara itu, Khoirul Anam, Penulis Buku Muhammad Adnan Arsal, Panglima Damai Poso   mengingatkan, bahwa konflik poso diawali dengan hal-hal kecil, yakni minuman keras. Sekelompok pemuda yang mebuk-mabukan, namun berujung pada perkelahian.

 

“Konflik Poso yang menyababkan ribuan nyawa melayang dimulai dari hal-hal sederhana, mungkin kita anggap sepela. Untuk itu saya mengingatkan agar pemerintah daerah, dan aparat, Kapolres, Dandim, Bupati untuk mengatensi ini,” ujarnya.

       

Meski konflik Poso sudah selesai, kata dia, namun proses  penyelesaiannya lama. Baru 25 tahun baru selesai. “H Adanan menginginkan kita yang di Bima tidak usah kesana lagi. Tetaplah di Bima, bangunlah Bima, jadikan Bima sebagai daerah yang damai, aman, dan asri. Karena itu juga yang diinginkan warga Poso saat ini,” Kata Khairul. (KIM WAWO)

Selasa, 14 September 2021

Bupati IDP Siap Dukung Agenda Strategis HMI



Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen mendukung penuh agenda strategis organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bima yang ingin  berpartisipasi dan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah.

             

Hal tersebut salah satu poin penting yang dibahas  pada Silaturahmi Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dengan jajaran pengurus HMI Cabang Bima yang dipimpin oleh Ketua Umum Muaidin Rabu (15/9) di Pendopo Bupati Bima.

            

Ketua Umum HMI  hadir bersama Sekretaris Umum  Firdaus, Ketua Korps HMI Putri (KOHATI) Cabang/Kabid PP  Marweli, Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD)  Zulfikat Ali Butto, Bendahara Umum Mulyani Sabri Ana dan Kabid Pembinaan Anggota PA (PA)  Muhsinin.

             

Bupati Bima saat bertukar pendapat dengan jajaran pengurus HMI Cabang Bima mengungkapkan, ada banyak kegiatan pemerintah daerah yang bisa didukung oleh organisasi kemahasiswaan seperti HMI.

              

"Jika selama ini orientasi kegiatan kader HMI dalam bentuk pelatihan, ada baiknya juga terjun ke lapangan dengan instansi terkait yang juga peduli terhadap pemberdayaan perempuan serta kekerasan perempuan dan anak". Ungkap Bupati.

       

KOHATI bisa mendukung penanganan stunting yang dikoordinasikan dengan Bidang terkait pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bima. Juga  mendukung pendampingan usaha tenun bagi para perempuan.


          

 Demikian halnya penanganan  kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang saat ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan. Upaya ini seyogyanya dilakukan karena kadang korban tidak berani bicara dan menyuarakan sementara kasusnya masih mengalami peningkatan ". Kata Bupati.

             

Sebelumnya,  Ketua Umum HMI Cabang Bima mengharapkan agar bagaimana dilibatkan dalam mendukung kegiatan kewirausahaan. Disamping pada saat yang sama mendorong  partisipasi dalam pembangunan daerah, termasuk penguatan wawasan kebangsaan untuk menetralisir isu radikalisme.

        

Muaidin, menambahkan isu lingkungan hidup juga menjadi perhatian HMI,  apalagi mengingat intensitas curah hujan yang cukup tinggi kader merasa bertanggung jawab terhadap upaya perbaikan lingkungan.

        

Senada dengan Muaidin, Ketua KOHATI juga mengemukakan harapan untuk turun langsung ke lapangan melakukan pendampingan pada masyarakat.

          

Karena itu dirinya meminta dukungan pemerintah daerah memfasilitasi koordinasi dengan Perangkat Daerah terkait. (KIM WAWO)

 

Senin, 13 September 2021

Wabup Dahlan Canangkan Vaksinasi Ibu Hamil



Upaya untuk terus mendorong percepatan Vaksinisasi hingga mencapai lebih dari 50% pada bulan Desember mendatang terus di digalakkan oleh pemerintah Kabupaten Bima.

                

Salah satu langkah kongkrit dilakukan oleh Wakil Bupati Bima  Drs. H. Dahlan H.M.Noer Selasa (14/9) melalui pencanangan vaksinasi ibu hamil di 15 desa Se-kecamatan  Woha Bima  yang dipusatkan di  Puskesmas (PKM)  Woha. Kegiatan yang sama dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan lainnya.

                    

Kegiatan yang mengusung Tema" AYO VAKSINASI", Tak Kenal Maka Tak Kebal" Vaksin melatih tubuh kita untuk kenal, lawan dan kebal penyebab penyakit, seperti Virus atau bakteri tersebut dihadiri 100 orang peserta. Pada kesempatan tersebut, Wabup didampingi  Asisten I Setda H.Putarman SE,  Kadis Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman SE, M.Si, Camat Woha Irfan H.M. Noer S.Sos beserta para Muspika, Kepala Puskesmas Woha, Dr. Dewi Puspaningsih dan para Tenaga medis.

         

Wabup Dahlan mengungkapkan, sesuai dengan pandangan  para dokter yang melakukan sosialisasi, fungsi vaksin  bukanlah obat akan tetapi berguna untuk menjaga kekebalan tubuh. Jika ada penyakit yang berpotensi bersarang, tentu tubuh kita sudah kebal sehingga virus  tidak membahayakan kesehatan atau tubuh kita. 

 

Ditambahkan Wabup, sebagian besar negara  seperti di Eropa  telah bebas dan sudah tidak lagi memakai masker karena sekitar 70%  penduduknya telah di lakukan vaksin. Jadi harapan saya di kecamatan Woha ini agar semuanya mau melakukan vaksinasi”. Harapnya.


                 

Dikatakan Dahlan, “saat ini vaksinasi dibatasi untuk ibu hamil yang memiliki penyakit bawaan dan tentu ini akan di lakukan pemeriksaan awal secara oleh dokter atau tenaga kesehatan yang ada  dan semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan aman”.  Imbuh Wabup.

                   

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bima yang diwakili   oleh Kabid Kesmas  Tita Masita M.Si memaparkan vaksinasi ibu hamil ditujukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan masyarakat menjadi sehat. Kewajiban  Dinas Kesehatan melakukan proses vaksinasi 1.524 ibu hamil yang tanpa ada kendala demam  dan penyakit lainnya. Dijelaskan Tita, pelayanan vaksinasi dilaksanakan secara di seluruh kecamatan  dan pencanangannya  dipusatkan di PKM Woha.

                   

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh para petugas kesehatan untuk melakukan sosialisasi  terkait fungsi vaksin kepada Ibu-ibu hamil.  Dr.khairil SPOG  ( Spesialis obstetri dan ginekologi/Spesialis kandungan) mengungkapkan dihadapan para peserta bahwa saat ini angka kejadian Covid-19 masih belum hilang di negara kita.

                 

Dijelaskannya, vaksin tidak ada pengaruhnya terhadap kehamilan dan telah di buktikan melalui uji medis, juga terhadap bayi para ibu hamil. 

Vaksinasi dilakukan pada ibu hamil usia kandungan di mulai 13 - 34 minggu  dan selama ini tidak ada keluhan terhadap vaksin yang diberikan di wilayah Jawa  pada Dosis Sinovak.  Terang  dr. Khairil.

      

Pemberian dosis vaksinasi  terhadap ibu hamil dilakukan oleh Wakil Bupati Bima didampingi  jajaran terkait dan diawali  pemeriksaan kesehatan. (KIM WAWO)

Bupati dan DPRD Tanda Tangani Nota Kesepakatan KUPA PPAS-P



Rapat  Paripurna ke-4 DPRD Kabipaten Bima Masa Sidang III tahun Sidang 2021 Selasa (14/9) yang berlangsung di Sidang Utama DPRD dengan agenda  Laporan Banggar terhadap rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2021  ditindak lanjuti dengan Penanda Tanganan Nota Kesepatakan antara Eksekutif dan Legislatif di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Bima

 

Rapat Paripurna  dipimpin oleh Aminurlah SH tersebut turut dihadiri pula Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi. S.IP  dan didampingi  tiga orang unsur Pimpinan.


 

Sementara jajaran  eksekutif langsung dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer, Unsur FORKOMPIMDA  beserta Kepala Perangkat daerah dan Kepala Bagian Setda.

            

Pada laporan Badan Anggaran (Banggar) yang dibacakan oleh Ardiwin, SH disebutkan, “berdasarkan hasil pembahasan di tingkat Banggar, pendapatan daerah disepakati sebesar Rp. 1,787,990,148,764.00 mengalami kenaikan  sebesar Rp 100.000.000 dari proyeksi APBD-P (KUPA) yang diajukan sebesar Rp 1,787,890,148,764.00 atau mengalami kenaikan sebesar 0,01%. Urainya.


          

Sedangkan berkaitan dengan perubahan kebijakan belanja daerah, berdasarkan hasil pembahasan di tingkat banggar disepakati menjadi Rp. 1,827 triliun mengalami kenaikan Rp. 5,7 triliun dari proyeksi APBD-Perubahan yang direncanakan sebesar Rp 1,822 triliun. 

 

Terkait perubahan kebijakan pembiayaan daerah, komponen penerimaan dan pembiayaan yang disepakati tidak mengalami perubahan yaitu sebesar Rp 39,85 miliar. Jelas  Ardiwin.

       

Banggar juga memberikan beberapa saran yang ditindak lanjuti eksekutif, antara lain perlunya dilakukan re-inventarisasi terhadap semua potensi daerah yang memiliki peluang menjadi sumber pendapatan daerah.


 

Banggar juga merekomendasikan agar eksekutif mengoptimalisasi pemanfaatan sumber-sumber PAD yang berpotensi dalam mempengaruhi kenaikan pendapatan dan melakukan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, agar kepala daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya tetap berpedoman sesuai peraturan yang berlaku.

 

Pandangan lain dari Banggar adalah perlu penambahan sasaran di bidang pengembangan destinasi wisata kabupaten Bima yang belum terakspos keluar dan masih dibutuhkan sentuhan-sentuhan pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan di kawasan wisata.

             

Pada kesempatan tersebut  Banggar menerima rancangan KUPA dan PPAS- Perubahan Tahun Anggaran 2021 untuk selanjutnya menjadi dasar penandatanganan nota kesepakatan antara kepala daerah dengan DPRD. (KIM WAWO)

Minggu, 12 September 2021

Pemkab Bima Gencarkan Vaksinasi di Seluruh Wilayah



Komitmen Pemerintah Kabupaten Bima untuk mendorong percepatan b1 vaksinasi Di Seluruh Kecamatan ditunjukkan dengan menggencarkan kegiatan vaksinasi di tingkat kecamatan dan desa.

         

Upaya tersebut digalakkan Bupati Bima dengan menerbitkan surat nomor: 360/019/06.23/2021 tanggal 10 September 2021 yang ditujukan kepada Pimpinan Perangkat Daerah untuk memberikan dukungan bagi percepatan capaian pelaksanaan vaksinasi.

           

Secara khusus Bupati Bima menekankan pentingnya dukungan bagi vaksinasi melalui surat nomor: 360/020/06.23/2021 tentang percepatan capaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para Camat dan kades Se- Kabupaten Bima.

             

Berdasarkan data  Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bima, jumlah sasaran vaksin Covid-19 pada 18 kecamatan di Kabupaten Bima terdiri dari 386.115  orang.

      

Data capaian per tanggal 13 September dosis I mencapai 47.395 orang, dosis II mencapai 16.406 orang, sementara dosis III  mencapai 589 orang. Dengan demikian, cakupan presentasi cakupan vaksinasi Kabupaten Bima mencapai 12,3%.

              

Sebelumnya, saat peninjauan vaksin di desa Tambe kecamatan Bolo, Senin (13/9), Bupati IDP mendapatkan penjelasan dari tenaga  medis, sebanyak 110 orang yang divaksin dari 280 vaksin yang disediakan. Sementara itu sebanyak 13 orang ditunda dengan berbagai alasan seperti penyakit yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

             

Kepada para tenaga medis yang bertugas, Bupati memberikan motivasi agar terus bekerja memenuhi capaian target. Kepada masyarakat juga  dihimbau agar melakukan vaksin karena hal tersebut penting dari untuk meningkatkan kekebalan komunitas. (KIM WAWO)