Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Senin, 24 Januari 2022

Pemkab Bima - Pengadilan Agama Tanda Tangani MoU Adminduk

 


Untuk meningkatkan akses pelayanan dokumen kependudukan bagi  masyarakat miskin dan rentan di  Kabupaten Bima, Pengadilan Agama Kelas IB Bima bersama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Kementerian Agama Kabupaten Bima Senin (24/01/2022)  menanda tangani  Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU)  tentang istbat nikah, akta nikah,  akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya di Ruang Sidang Pengadilan Agama Bima.

         

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti  Putri SE yang didampingi Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima Salahudin SH dalam sambutannya mengatakan, banyak masyarakat yang merasa membutuhkan dokumen kependudukan pada saat pengurusan persyaratan untuk berbagai keperluan mendapatkan bantuan. Terkait dengan pandangan masyarakat berkaitan dengan dokumen perkawinan, masyarakat cenderung berpikiran yang penting sah secara agama tetapi keabsahan melalui dokumen pemerintah juga dibutuhkan agar bisa dicatat oleh negara. Hal ini bisa menyebabkan kerugian bagi anak yang berkaitan dengan kepemilikan dokumen untuk keperluan studi  dan keperluan lainnya.

 

Kedepan rumusan kerjasama ini akan bisa didukung oleh pemerintah di tingkat desa dengan alokasi dana desa sehingga tidak melulu bertumpu pada penganggaran oleh Pengadilan Agama.  Berkaitan pentingnya tindak lanjut kerjasama ini,  Dinas Dukcapil harus benar-benar menerapkan dengan baik  pengambilan dan pengolahan data yang diperlukan bagi percepatan akses kepemilikan masyarakat terhadap dokumen kependudukan ini.

 

“Kita berharap sinergitas antara pemerintah Kabupaten Bima  dengan Kementerian Agama dan Pengadilan Agama tidak hanya terbatas pada percepatan akses kepemilikan dokumen kependudukan, tetapi banyak sekali kegiatan yang diselesaikan  bersama". Jelas Bupati.

 

Sebelumnya, Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Bima H. Ridwan Fauzi, S Ag. MH dalam sambutannya mengatakan, penanda tanganan Nota kesepahaman tiga pihak ini ditujukan bagi penguatan kembali komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Terutama daerah terpencil yang menghadapi berbagai kendala dalam memberikan pelayanan untuk mendapatkan pengakuan status hukum dari negara, baik terhadap orang tua, suami-istri maupun terhadap anak-anaknya. ini yang terpenting karena efeknya sangat banyak".  Ungkap Ridwan.

 

 

Terkait pelayanan istbath, pada tahun anggaran 2022, kantor Pengadilan Agama Bima mendapatkan alokasi 200 perkara prodeo dari negara dengan rincian 126 perkara akan disidangkan di kecamatan Langgudu dan 74 perkara di Kecamatan Monta, sementara yang akan disidangkan jauh dari kuota. Karena itu ke depan diharapkan kepada Kades untuk menyisihkan dana desa untuk membiayai keluarga berperkara di persidangan itsbat nikah, bagi warga miskin dan rentan lainnya di desa tersebut". Urainya.

 

Acara penanda tanaganan MoU tersebut juga dihadiri kepala urusan agama dan para hakim Pengadilan Agama Bima

Bupati IDP: Kopwan Dewi Sartika Harus Menjadi "Warisan”



Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU),  tapi terbuka peluang untuk mengetahui sejauh mana sehat atau tidak sebuah lembaga koperasi dan kinerja pengurus untuk mampu menjadi pengayom bagi seluruh anggota yang ada. Forum  RAT juga penting untuk menilai sejauh mana tingkat pengawasan oleh dewan pengawas dan keseluruhan tata kelola koperasi". Demikian Ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE saat memberikan sambutan pada pembukaan RAT Koperasi Wanita Dewi Sartika Tahun Buku 2021 Senin (24/01) di Aula SMKN 3 Kota Bima.

 

Dikatakan Bupati, "Kopwan Dewi Sartika harus menjadi warisan berharga dan kebanggaan bagi anggotanya. Oleh karena itu anggota tidak harus langsung melunasi pinjaman, tetapi melakukan cicilan dengan niat baik yang didasari keiklasan untuk membayar angsuran pinjaman". Harap Bupati

 

Setiap RAT selalu penting untuk mengingatkan bahwa koperasi ini dibangun dari kebersamaan dan perjuangan segenap pengurus Dharma Wanita terdahulu,  masih berjalan sampai hari ini karena kebersamaan seluruh anggota yang ada beserta pengurus.

 

“Oleh karena itu, ketepatan waktu dan ketaatan membayar pinjaman sangat menentukan sehat tidaknya koperasi untuk hari ini dan ke depan”, Tandas Bupati yang didampingi Asisten I Setda H. Puratman SE, Asisten III Setda Drs. H.Arifudin HMY, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima Drs.Dahlan, Ketua Dekopinda, Ketua Kopwan Dewi Sartika Hj. Maesyarah SE dan para dewan pengawas.

 

Bupati juga menyinggung pergantian kepengurusan Kopwan Dewi Sartika. "Hari ini akan dilaksanakan pemilihan kepengurusan, para anggota dan pengurus agar menikmati pesta demokrasi dengan sebaik.  Perlu memilih pengurus yang dianggap mampu bekerjasama membawa koperasi ke arah yang lebih baik

 

Ketua koperasi Wanita "Dewi Sartika: Hj. Siti Maesyarah SE dalam laporannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi tersebut memaparkan berdasarkan data yang ada, sebanyak 1.161 anggota. Dari 1.161 anggota,  terdapat  500 anggota yang aktif, karena itu kehadiran dan  partisipasi  anggota dalam menopang kegiatan koperasi sangat diperlukan karena kinerja koperasi ditentukan oleh kehadiran para anggota.

 

Alhamdulillah perkembangan permodalan Kopwan Dewi Sartika pada tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp 137 juta dari simpanan  dan penambahan  modal koperasi. Meski demikian kata Hj. Maesyarah,  tantangan koperasi yang dipimpinnya adalah masih adanya tunggakan kredit macet. "Mohon bantuan Bupati Bima selaku pembina, mendorong penyelesaian kredit macet yang dihadapi anggota, antara lain terkait status hukumnya,”ungkapnya.

 

Kinerja keuangan Kopwan Dewi Sartika juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari Sisa Hasil Usaha (SHU) yang mengalami kenaikan 6 persen  dari Rp. 673,5 juta pada tahun 2020  menjadi Rp.727,2  juta pada tahun 2021. Demikian halnya aset perusahaan senilai Rp  9,5 Milyar pada tahun 2021 menjadi Rp. 9,6 milyar pada tahun 2022". Terang Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima ini.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan beasiswa kepada enam orang pelajar SMA dan enam orang pelajar SMP.

Bupati Bima: Budidaya Azolla, Inovasi DKP Kabupaten Bima



Silaturahmi dan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan  (DKP) Kabupaten Bima, selain diisi dengan arahan kepada para karyawan dan karyawati yang mengabdi pada perangkat daerah tersebut, juga dimanfaatkan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang hadir dengan Asisten I Setda H. Putarman SE dan Asisten III Setda Drs. H. Arifudin HMY untuk melakukan launching budidaya tanaman Azolla dan launching gerai (outlet)  Toko Tani Indonesia (TTI) atau Toko Mitra Tani ( TMT) yang dibangun di instansi tersebut.

 

Dihadapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. H. Muhammad Natsir, Sekretaris DKP  Zaharudin ST, M.Si beserta jajaran, Bupati yang menyampaikan arahan setelah melakukan peninjauan budidaya tanaman azolla, tanaman sayuran  pola hidroponik dan toko tani  di areal kantor DKP mengatakan, panen azolla yang dibudayakan di  halaman belakang kantor DKP merupakan inovasi yang dapat memberikan stimulan kepada masyarakat agar tidak hanya terpaku pada jenis yang selama ini biasa ditanam dan budidayakan di pekarangan masing-masing.

 

"Inovasi seperti inilah yang diharapkan untuk dapat terus ditumbuh kembangkan melalui beragam program yang ada di DKP. Upaya ini penting karena secara gerografis kita berada di wilayah tengah menuju timur  Indonesia yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia dan menjadi tantangan utama. Tantangan dan keterbatasan ini yang harus memberikan motivasi kepada kita untuk memiliki inovasi yang dapat dimanfaatkan di lingkungan sekitar secara maksimal". Ungkap Bupati.

 

Ditambahkan Bupati, melihat sejumlah terobosan program dan kegiatan DKP, saya  mengapresiasi penataan kantor Dinas Ketahanan Pangan dan berharap semoga semua perangkat daerah  yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima bisa memiliki pekarangan yang asri,  tidak hanya ditanami pepohonan dan  tumbuhan agar semakin hijau tetapi juga beragam sayuran yang sehat dan memiliki nilai jual tinggi.

 

Tidak hanya di lingkungan kantor, DKP juga melalui Kelompok Kerja (POKJA) TP. PKK dapat mendorong dan mengajarkan Ibu-ibu memanfaatkan pekarangan untuk melakukan budidaya sayuran dan tanaman buah agar dapat membantu ekonomi keluarga dan meningkatan gizi keluarga. Imbuh Bupati.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. H. Muhammad Natsir memaparkan kegiatan budidaya tanaman Azolla. "Pada tahun 2022, DKP untuk pertama kalinya mengadopsi konsep pertanian keluarga melalui budidaya Azolla Mikrophilla dan Talas.

 

"Azolla bermanfaat sebagai pupuk organik, pakan ternak dan ikan dengan tingkat pertumbuhan hingga 30 persen per hari. Sedangkan talas merupakan salah satu bahan pangan lokal yang perlu ditingkatkan produksinya sebagai bahan pangan pengganti nasi. Selain umbinya, daun talas juga bernilai ekonomis dan menjadi salah satu komoditi ekspor yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat". Jelas mantan Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bima ini.

 

Pada pertemuan dengan Bupati tersebut, Natsir juga menjelaskan tata niaga komoditi pangan. Dalam tata niaga pangan saat ini,  DKP Kabupaten Bima mendorong pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) melalui kegiatan Toko Tani Indonesia (TTI) untuk menjaga harga wajar ditingkat produsen serta mempermudah aksebelitas pasokan harga ditingkat konsumen. 

 

"Upaya ini dapat memberikan kontribusi dalam kelancaran distribusi pangan, pemasaran komoditas pangan ke masyarakat dengan harga yang terjangkau, ketersediaan pasokan dan kemudahan akses dalam mendapatkan pangan yang murah. Keberadaan TTI diharapkan mampu memperpendek mata rantai distribusi komoditas pangan yang dipasarkan sehingga harga dapat selalu dikendalikan lebih rendah daripada harga pasar pada umumnya". Jelas Natsir.

 

Disamping itu, perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat menuntut kemampuan menyesuaikan perkembangan tersebut dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.  Karena  itu DKP menyediakan sistem informasi perdagangan elektronik pangan pokok dan strategis berbasis Teknologi Informasi.  Sistem ini akan memudahkan transaksi antara kelompok tani dan TTI. Untuk itu, awal tahun 2022 inidibentuk TTI  yang berpusat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima". Pungkasnya.

DKP Kabupaten Bima Kembangkan Pertanian Keluarga



Belakangan ini seringkali terjadi fluktuasi harga bahan pangan yang berakibat ketidakpastian harga pangan, baik ditingkat produsen maupun konsumen yang bisa berakibat pada stabilitas nasional. Sesuai amanat Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang pangan, pemerintah berkewajiban mengelola stabilisasi pasokan, harga pangan dan sistem distribusi pangan. Oleh karena itu, stabilitas harga bahan pangan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh pemerintah.

 

Kegiatan Pertanian Keluarga (Family Farming) merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan  Dinas Ketahanan Pangan dalam upaya penanganan daerah rentan dan rawan pangan sekaligus mempertahankan  wilayah yang statusnya yang sudah tahan pangan dengan mengoptimalkan dan memberdayakan keluarga petani agar terlibat dalam pemantapan ketahanan pangan.

 

Demikian pemaparan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bima Ir. H. Muhammad Natsir  dihadapan  Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang hadir dengan Asisten I Setda H. Putarman SE dan Asisten III Setda Drs. H. Arifudin HMY pada  Silaturahmi dan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN)  Senin (24/1) di halaman kantor perangkat daerah tersebut

 

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang memberikan arahan kepada para pejabat struktural, fungsional dan staf lingkup Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima mengungkapkan pentingnya tata kelola pangan daerah. "Alhamdulillah, Kabupaten Bima menjadi lumbung pangan di tingkat provinsi dan tingkat nasional. Namun demikian kita juga harus berpikir bagaimana ketersediaan lahan ke depan  mampu mendukung ketahanan pangan.

 

Untuk itu saya minta harus ada pemetaan lahan yang jelas supaya kita mengetahui ke depan bisa mengantisipasi kendala yang ada. Paling tidak, perlu ada koordinasi yang intensif antara DKP dengan instansi terkait seperti Bappeda, Dinas PUPR  dan Dinas Pertanian yang menyelaraskan dengan rencana tata ruang wilayah agar masyarakat mengetaui pemanfaatan lahan yang ada". Terang Bupati.

 

Selain memberikan arahan bagi optimalisasi fungsi DKP,   Bupati Bima juga memberikan motivasi kepada para ASN yang mengabdi, "tunjukkan kinerja dengan dengan baik agar bisa dipromosi pada jenjang yang lebih tinggi". Ungkapnya.

Pilkades Serentak Kabupaten Bima Dimulai



Launching  tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Serentak Bergelombang Se-kabupaten Bima tahun 2022 secara tatapmuka (offline) dan tatapmaya (virtual) Senin (24/1/2022) diikuti 57 desa yang diikuti Camat Se-kabupaten Bima, Kepala Desa Pelaksana Pilkades 2022  dan Ketua BPD menandai dimulainya 59 tahapan Pilkades.

 

Pada jajaran pemerintah daerah, launching dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE,Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, Kodim 1608/Bima, Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala Perangkat daerah terkait dan Kabag  Lingkup Setda di Lobby Kantor Bupati Bima.

 

Bupati Bima  dalam arahannya mengungkapkan,  Pilkades yang akan dilaksanakan merupakan yang ketiga dilaksanakan, dimana berbagai rintangan dan hambatan bisa kita lalui bersama dan berharap agar Pilkades serentak 2022 berlangsung aman dan sukses.

 

“Setelah melaksanakan launching, panitia di tingkat kabupaten akan turun untuk melaksanakan sosialisasi di masing-masing desa tempat pelaksanaan Pilkades ataupun di ibukota kecamatan. Upaya ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh masyarakat, perangkat desa yang ada siap untuk mensukseskan Pilkades di tahun 2022 ini". Kata Bupati.

 

Selain elemen masyarakat, Bupati juga berharap kepada TNI/Pori dan perangkat daerah terkait khususnya Diskominfotik dan Sat Pol PP serta awak media juga harus membantu DPMD  untuk mensusukseskan serta menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkades serentak ini berlangsung.

 

Kepada para Camat yang hadir, Bupati Bima meminta untuk menyesuaikan waktu Bupati dan Wakil Bupati sehingga kedepannya untuk langsung turun ke tiap kecamatan, dan mempersiapkan diri melakukan pendampingan terkait Pilkades Serentak 2022.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Drs. Tajuddin dalam laporannya, pada pelaksanaan Pilkades serentak dan bergelombang 2022 diikuti 57 desa yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Bima. "Pelaksanaan pemilihan, pemungutan suara dan perhitungan suara akan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2022 dan pelantikan kepala desa dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2022". Terangnya.

 

Dalam upaya menyukseskan kegiatan Pilkades serentak bergelombang di Kabupaten Bima Tahun 2022 telah ditetapkan tim, antara lain Tim Pengawas dan Monitor yang terdiri dari Tim Pengawas Tingkat Kabupaten yang terdiri dari Bupati dan Forkompimda.

 

Tim Tingkat Kabupaten bertugas memberikan pencerahan, pembinaan terhadap kegiatan Pilkades kepada panitia dengan melibatkan beberapa instansi terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Disamping itu terdapat Tim Pengawas Kecamatan yang terdiri dari Camat, Kapolsek dan Danramil serta Tim Pengawas Desa yang terdiri dari kepala desa dan BPD.


Sabtu, 22 Januari 2022

Bupati Bima Roadshow ke Sejumlah Satker Kementerian PUPR

  


Untuk mendorong percepatan penanganan sejumlah infrastruktur, baik jalan, jembatan, DAM dan  daerah aliran sungai (DAS) yang berada di wilayah Kabupaten Bima, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs.H.M.Taufik HAK M.Si, Kepala Bappeda kabupaten Bima Suwandi ST., MT dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Taufik ST,. MT,  Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Penelitian dan Pengembangan (Bidang P4).

 

Bappeda, Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda dan Kabid Pengairan Dinas PUPR Senin (17/01/2022)  melakukan Safari (roadshow) ke sejumlah Satuan Kerja (Satker)  terkait lingkup Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah kerja Provinsi NTB dan Bappeda NTB

              

Pada kunjungan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara Dr. Ir. Hendra Ahyadi. ST,. MT, Bupati dan jajaran melakukan pembahasan dengan Kepala BWS Nusa Tenggara Hendra Ahyadi. Pemkab Bima dan BWS sepakat melakukan percepatan penanganan Pascabencana Banjir dimana kegiatan normalisasi dan perkuatan tebing-tebing alur sungai DAS Parado akan menjadi prioritas". Terang Bupati.

               

Kegiatan prioritas lainnya yang dibahas kata Bupati IDP adalah pembangunan Jembatan Lewamori dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTB Anton Soekamto. ST, MT. Pembangunan Jembatan ini memiliki arti penting dalam mendukung percepatan dan denyut nadi ekonomi, karena pembangunan Jembatan Lewamori dan fungsinya tidak saja memperpendek jarak namun bisa pengembangan kawasan baru dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya". Terang Bupati.          

                

Bupati IDP pada kesempatan tersebut diterima oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang RI, Sri Rejeki, S.P.,M.T. Pada pertemuan tersebut kata Bupati, BPPW NTB  akan segera melakukan perbaikan ulang bentuk atap Mushola Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU) Rumah Relokasi Tambe, segera merencanakan model/Manajemen pengelolaan PSU rumah Relokasi.  Di sisi lain, Pemerintah Daerah melengkapi dokumen pendukung terhadap usulan yang sudah ada dalam Sistem Informasi Pemrograman dan Penganggaran (SIPPa) seperti usulan  Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Drainase Perkotaan dan penanganan area kumuh". Kata Bupati.

          

Demikian Juga dalam rangka koordinasi  dan sinkroinsasi Program dengan Sekretaris Bappeda Provinsi NTB (Dr. Mahjulan, SP, MP) yang bersumber Pendanaan APBD Provinsi, APBN dan Sumber Lainnya dalam percepatan Pembangunan di Wilayah Kabupaten Bima, Bupati Bima yang diwakili oleh Setda Kabupaten Bima

           

Senada dengan Bupati, Sekda H.M Taufik HAK juga menambahkan  sesuai kesepakatan dengan pihak BPPW, pembangunan  atap mushola menggunakan desain  model kubah pada bagian tengah bangunan dan penyelesaian pekerjaan tersebut paling lambat diselesaikan pada bulan Februari 2022". 

Jumat, 21 Januari 2022

Kapolda Gelar Silaturahmi Perdana di Kabupaten Bima



Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, Jum’at (21/01) melakukan silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, tokoh agama dan tokoh masyarakat se- Kabupaten Bima di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

                  

Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto beserta ketua Bhayangkari NTB Ny Irna Djoko  didampingi para pejabat utama (PJU) Polda NTB yaitu Kombes Pol. Sutrisno (Dirintelkam), Kombes Pol. I.G.P. Ekawana (Dirreskrimsus), Kombes Pol. Kobul Ritongga S.I.K (Dirpolairud), Kombes Pol Awaj Hariono (Kabid Propam), dan AKBP. Bagus Nyoman Gedeb Junaedi (Koorspripim) dan para pengurus Bhayangkari NTB.            

             

Rombongan POLDA NTB disambut Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE bersama Ketua DPRD Kabupaten Bima dan Unsur Forkopimda. pada silaturahmi tersebut hadir pula Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Kabag Lingkup Setda.     

             

Bupati  dalam sambutan penerimaannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda dan rombongan di “dana Mbojo” Kabupaten Bima yang merupakan daerah paling timur di Provinsi Nusa Tenggara Barat. "Mungkin Kapolda tidak banyak mendengar tentang Kabupaten Bima. tetapi Kami yakin dengan beliau sudah berada di tengah-tengah kita semua maka berbagai kabar yang mungkin dianggap masih kurang baik tentang daerah Bima akan terhapus dengan sendirinya,”Kata Bupati.

                                   

Pada kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan di hadapan Kapolda bahwa masyarakat Bima sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan antara satu dengan yang lain. "Karena itu kami meyakini  dan optimis, beragam dinamika yang dihadapi oleh masyarakat hari ini dan ke depannya akan mampu memberikan solusi terbaik.             

            

Kami juga meyakini, dibawah kepemimpinan Bapak Kapolda, NTB akan lebih mampu menciptakan Kamtibmas yang lebih baik dan banyak menorehkan prestasi membanggakan". Imbuh Bupati.

                      

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto dalam arahannyan  mengungkapkan, dengan dipilih menjadi Kapolda NTB semoga menjadi amanah dan bisa  melaksanakan tanggung jawab yang diamanahkan. "saya bertekad dan berjanji, ini merupakan niat sebagai ladang ibadah dengan menjadikan situasi NTB secara keseluruhan aman dan kondusif".

                      

Terkait koordinasi dengan pemerintah daerah, Kapolda menyampaikan, "Kepala daerah adalah panglima tertinggi yang menjaga  sepenuh daerahnya, sedangkan  TNI/Polri mendukung dan membantu panglima agar suatu daerah itu tetap baik. Kita harus rawat dengan baik dengan cara saling berkomunikasi agar pembangunan suatu daerah itu berjalan dengan baik". Ungkap Irjen. Djoko.

Rabu, 19 Januari 2022

Bupati Bima: Vaksinasi Penting Agar Kekebalan Anak Terjaga



Pencanangan  Vaksinasi COVID -19 bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11  Tahun yang dirangkaikan dengan Vaksinasi Covid-19 Ke-3 (booster) bagi warga lanjut usia (lansia) dan rentan tingkat Kabupaten Bima resmi dimulai  Rabu (19/1/2022) di SDN 1 Tente Kecamatan Woha oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE    

                

"Dengan mulai aktifnya kegiatan belajar- mengajar (KBM) di sekolah secara tatap muka, maka  peran guru dan orang tua akan pentingnya vaksinasi untuk para  murid penting untuk digalakkan agar imunitas anak terjaga dan terhindar dari rantai  penularan Virus Covid 19 di lingkungan sekolah". Kata Bupati mengawali sambutannya saat melakukan peninjauan vaksinasi perdana di SDN 1 Tente-Woha tersebut.    

                

"Tugas kita semua memastikan kesiapan untuk melaksanakan vaksin,  kemudian tugas orang tua dan para guru selain tugas utama dari tenaga kesehatan, agar mensosialisasikan dan memberikan informasi kepada anak-anak, dan masyarakat secara umum, melawan berita hoax terkait vaksin yang  bisa mengakibatkan kurangnya keberanian masyarakat untuk melaksanakan vaksin. Ujar Bupati  yang hadir bersama Sekretaris Daerah kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si,  Staf Ahli, Asisten I, Inspektur, Kepala Dinas Kesehatan, KAlak BPBD dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait.

                                    

Dihadapan para Camat, Kepala Puskesmas dan Kepala UPT Dikbudpora Kecamatan Woha, Belo dan Palibelo, Muspika Kecamatan Woha, tim vaksinantor dan tenaga kesehatan tersebut, Hj. Indah Dhamayanti Putri menekankan, untuk para camat yang lain juga harus mengadakan kegiatan yang sama seperti hari ini dan insya Allah Bupati akan hadir  langsung sekaligus memberikan pembinaan kepada jajaran ASN di tiap kecamatan.

                            

Bupati berharap desa lain juga melaksanakan kegiatan  yang sama. "Hari ini diawali di desa Tente, selanjutnya saya berharap desa-desa yang lain agar terpantau oleh para Camat, Muspika kepala Puskesmas sehingga kita pastikan pemberian vaksin anak ini dapat berjalan merata di seluruh desa."

                            

Pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk  lanjutan (booster) Lansia menggunakan vaksin Pfizer, Astrazaneca dan Moderna, sedangkan anak Usia 6 - 11 tahun tersebut menggunakan  vaksin Coronavac yang dilakukan secara serentak yang diikuti 3 kecamatan  itu menyediakan  500 dosis vaksin untuk anak-anak dan juga diprioritaskan bagi lansia dan masyarakat yang akan mengikuti Ibadah Haji.

Jumat, 14 Januari 2022

Bupati Minta Pejabat Tunjukkan Kinerja

 


Pengambilan sumpah jabatan menandai pelantikan 68 pejabat struktural dan fungsional lingkup pemerintah Kabupaten Bima  berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bima nomor: 821.2/35/07.2/2022, Jumat pagi (14/01/2022) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima. Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang hadir bersama Sekda Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, Para Staf Ahli,  Asisten, Inspektur Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman, SH, M.Si dan Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima  Drs. Agussalim M.Si

         

Bupati mengawali arahannya dengan menghimbau agar para pejabat yang baru saja dilantik bekerja dengan sepenuh hati dan mensyukuri amanah yang diberikan.  Amanah yg diemban hari ini harus dijaga sepenuh hati, dan diterima sebagai takdir yang terbaik dari Allah SWT. Kepada para pejabat eselon III yang dilantik, saya perlu sampaikan bahwa  tidak mudah mencari figur terbaik untuk menduduki jabatan yang saat ini ada dipundak saudara-saudara, karena itu tunjukkan kinerja sebaik mungkin dan prestasi sehingga pantas membanggakan diri dengan jabatan yang diamanahkan. Pastikan diri kita menjadi bagian yang terdepan dalam menyukseskan visi Bima RAMAH".

                    

Pada kesempatan tersebut Bupati kembali menegaskan bahwa prosesi pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kinerja. "Pelantikan dan pengukuhan pejabat jajaran Pemerintah Kabupaten Bima tersebut  untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan kelembagaan pemerintah Kabupaten Bima. Untuk itu, setelah pelantikan agar segera melakukan rapat koordinasi dan memastikan tempat bekerja dapat menunjang kegiatan kedinasan. Pejabat yang dilantik  pada dua OPD yang baru dibentuk juga  diminta melakukan pembatasan tugas dan pembagian staf dari dinas induk.

         

Bupati Bima juga secara khusus memberikan arahan kepada empat orang camat dan enam orang Sekretaris yang dilantik. keempat camat tersebut Fadillah, SS. (Camat Tambora), Tajudin Noor, S.Sos. (Camat Madapangga), Drs. M. Sidik (Camat Lambu) dan Hafid, S.Sos. (Camat Lambitu) dan enam orang Sekretaris Camat (Sekcam).

 

"Para camat adalah sosok pejabat yang perlu mendapatkan apresiasi karena menjadi pamong, orangtua ayah bagi seluruh masyarakat di wilayahnya.  Ada banyak tantangan yang dihadapi tetapi dengan membangun komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh elemen di kecamatan serta bekerja dengan ikhlas agar menjadi ladang pahala dan amal. Demikian pula bagi para Sekcam agar semaksimal mungkin membantu Camat karena ada banyak masalah yang membutuhkan  peran Sekcam memfasilitasi penyelesaian dinamika dan masalah yang dihadapi di masing-masing wilayah". Imbuh Bupati

         

Pelantikan para camat ditandai dengan penyamatan pangkat dan jabatan oleh Bupati Bima yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Kamis, 13 Januari 2022

Kunjungi Muhammad, Bupati Harap Hak Anak Dipenuhi



Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE didampingi Dandim 1608/Bima Letkol (Inf) Mustafa Kemal dan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra mengunjungi kediaman  Muhammad asal Dusun Oi Ncinggi RT.13 RW.06 desa Soro kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Kamis (13/1/2022).

 

Seorang anak usia sekolah yang dimuat berita detik.com dengan judul “ Kisah Pilu Bocah 7 Tahun Di NTB Dibayar Rp.2000 Bersihkan Kandang Bebek “ Edisi 11 Januari 2022 .

Bupati Bima pada kesempatan tersebut mengemukakan, dirinya bersama Dandim dan Kapolres hadir untuk melihat secara langsung  kondisi Ananda Muhammad setelah beberapa hari terakhir ini muncul di media sosial.  "Dimanapun anak-anak kita berada, seperti apapun kondisi kehidupannya, tanggung jawab kita bersama saudara, keluarga dan kerabat untuk mengasuhnya.  

 

Dihadapan Camat dan Muspika Kecamatan Lambu, Kepala Puskesmas, Kepala UPT Dikbudpora dan Kades Soro Bupati mengungkapkan pentingnya memperhatikan kondisi anak-anak usia sekolah. Kita tidak menutup mata bahwa bisa saja apa yang apapun yang dialami Muhammad juga oleh anak-anak lain di Kabupaten Bima. Pastikan hak belajar anak dipenuhi, tumbuhkan kepercayaan diri anak agar berkembang sewajarnya.

 

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya sengaja meminta kepada UPT Dikbudpora, kepala sekolah dan unit kerja terkait agar  Muhammad harus digratiskan biaya sekolah, mendapatkan dana BPJS dan tidak boleh ada biaya yang dibebankan.  Mohon menjadi perhatian bersama agar Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibagikan gratis kepada masyarakat betul-betul diperuntukkan bagi yang  memerlukan, termasuk untuk anakda Muhammad".

 

Bupati kembali menegaskan agar semua pihak memerangi eksploitasi anak untuk bekerja. ''Fokus kita hari ini adalah anak sampai usia 17 tahun tidak boleh menjadi pekerja dan tugas utama anak-anak adalah menyelesaikan pendidikan.

 

Kita semua harus peduli pada lingkungan sekitar, dengan rezeki yang dimiliki bisa berbagi kepada yang membutuhkan. Karena itu, Bupati hadir bersama Dandim dan Kapolres untuk mengingatkan semua pihak agar memberikan ruang kebahagiaan, memastikan hak belajar anak,  bermain dan  tidak dipekerjakan bisa dipenuhi sehingga mereka bisa bertahan untuk meraih cita-citanya serta mampu menyelesaikan sekolah". Kata Bupati.

 

Senada dengan Bupati, Dandim sangat mendukung apapun cita-cita Muhammad. Demikian halnya  Kapolres juga mengungkapkan pentingnya membantu anak-anak yang kurang beruntung, "Kita tidak inginkan ada anak yang tertimpa musibah. Tentu dengan semangat gotong royong, menjadi tonggak dan momentum berbagi dan saling membantu". Ungkap Kapolres.

 

Pada pertemuan tersebut, Bupati menyerahkan biaya sekolah dan paket peralatan sekolah dan memprioritaskan rencana renovasi rumah bagi  murid tersebut. Kapolres Bima Kota juga memberikan bantuan berupa tabungan anak sekolah, paket peralatan sekolah dan tempat tidur. Demikian halnya Dandim 1608/Bima menyerahkan paket peralatan  sekolah kepada anak tersebut.

Kabupaten Bima Siap berpartisipasi pada Event SGA 2022


 

The La Tofi School of CSR selaku penyelenggara Sumbawa Green Award (SGA) tahun 2022  akan memberikan penghargaan lingkungan hidup kepada Pemerintah desa hingga  Kepala Daerah se-pulau Sumbawa yang telah melakukan inisiatif lingkungan yang membawa signifikan terhadap lingkungan hidup. Sehubungan dengan event tersebut Kamis (13/01/2022) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE melakukan pertemuan dengan La Tofi selaku pimpinan lembaga penyenggara.

 

"Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas kegiatan penganugerahan ini sebagai salah satu langkah nyata bagi kelompok masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan dengan tetap melibatkan masyarakat mengelola sumberdaya alam yang ada secara berkelanjutan. Demikian Ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE menerima  kunjungan Pimpinan La Tofi Foundation Kamis (13/01) di Ruang Kerja Bupati Bima.

         

Bupati yang didampingi  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima Ir. Jaidun, Kepala Bagian SDA, Kabag Kerjasama dan Kabag Hukum Sekretariat Daerah mengemukakan, Pimpinan daerah mengapresiasi event ini untuk mendorong masyarakat mengembalikan fungsi hutan.

 

Meskipun di Kabupaten Bima sendiri sudah ada aturan, misalnya bagi yang sudah menikah wajib menanam pohon, demikian halnya bagi yang mengurus akte kelahiran anak harus menanam pohon. Upaya-upaya seperti ini perlu penyegaran kembali agar peran serta masyarakat dalam pelestarian lingkungan  terus meningkat.

 

“Soal pelestarian lingkungan, kita tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain, tetapi yang terpenting adalah bagaimana bersinergi untuk mengembalikan fungsi lingkungan, sehingga banjir yang selama ini menjadi ancaman, bisa dihindari,”Ungkap Bupati.

         

Berkaitan dengan pengelolaan lingkungan ini, Pemerintah daerah juga akan mendorong pemerintah desa agar pemanfaatan dana desa tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan  infrastruktur dan SDM, tetapi juga   digunakan bagi pengelolaan lingkungan.

         

Perangkat daerah terkait akan melakukan sosialisasi pada 191 desa agar ada gambaran untuk menindaklanjuti lomba ini. "Menjadi juara bukan tujuan utama, tetapi bagaimana memberikan semangat yang sama di tingkat kecamatan dan desa untuk kembali aktif terlibat di dalam pengelolaan hutan menjadi fokus kita bersama". Imbuh Bupati.

         

La Tofi, yang juga pimpinan  The La Tofi School of CSR (LCSR), LCSR selama ini telah sukses menyelenggarakan Indonesia Green Awards dan Nusantara CSR Awards, event tahunan yang sudah dilaksanakan selama kurun 13 tahun.

         

"Dalam penyelenggaraan Sumbawa Green Award ini terdiri dari beberapa  kategori yaitu mempertahankan dan mengembangkan area tutupan hijau, Kategoti mengembangkan pertanian/peternakan berkelanjutan, melakukan konservasi di laut dan pulau-pulau kecil, Pengelolaan sampah dan edukasinya bagi warga dan kategori mengembangkan desa/kampung wisata konservasi alam.

 

Pada akhir Januari akan ada aturan teknis penilaian dan mulai bulan  Februari  sampai  dengan Juli dilakukan pendaftaran dan pada bulan  September mendatang akan diberikan penghargaan kepada para pemenang lomba". Jelasnya.

         

Kita menghijaukan Bima bukan melarang orang untuk beraktifitas, tetapi bagaimana mendorong cara berpikir masyarakat untuk menanam pohon yang bisa menyuburkan tanah, agar tanah mempunyai humus. Nantinya, pengadaan bibit pohon bisa di dukung oleh CSR dari sejumlah perusahaan yang mendukung kegiatan.        

 

Yang paling penting adalah bagaimana instansi terkait melakukan sosialisasi supaya tersebut  sehingga perubahan pola pikir (mindset)  masyarakat, disamping pada saat yang sama menerbitkan regulasi yang disepakati agar melarang penebangan pohon  serta wajib menanam pohon baru yang produktif di halaman, lahan kebun maupun area lainnya.  Semua inisiatif ini dalam jangka panjang bisa berdampak secara ekonomis terhadap warga". Tutup La Tofi.

Rabu, 12 Januari 2022

Bupati Bima Minta Jajaran Pendidikan Bersinergi

 


Dari hari kehari diberharapkan jajaran dunia pendidikan akan mampu menunjukkan prestasi dan bersaing secara sehat meraih kemajuan dan hasil nyata dalam menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik. Kepala sekolah Kamis (13/1) dan pengawas yang juga baru saja dilantik untuk betul-betul harus mampu bersinergi.

 

Demikian ungkap Bupati Bima H. Indah Dhamayanti Putri, SE pada Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan 274 Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima Rabu (12/01/2022) secara  tatapmuka (offline) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima bagi para pejabat struktural OPD dan secara tatapmaya (virtual) di masing-masing kecamatan bagi para Kepala sekolah dan pengawas.

                     

Bupati Bima  didampingi Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M Noer, Asisten III Setda Drs. H. Arifudin HMY, Inspektur Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman SH, M.Si dan Kepala BKD Drs. Agussalim M.Si saat memberikan arahan kepada para pejabat yang dilantik mengatakan bahwa  sebelum menggelar pelantikan, banyak mendengarkan masukan dari berbagai pihak.

                     

"Mengawali bulan Januari 2022 ini, pemerintah  daerah melaksanakan pelantikan dan pengukuhan beberapa pejabat struktural dan fungsional Perangkat Daerah, juga dilakukan pengukuhan para pejabat pada   BPKAD dan Dinas Perhubungan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi untuk mewujudkan Bima RAMAH yang berkelanjutan". Ungkap Bupati

                    

Setelah mendapatkan beragam masukan, Bupati dan Wakil Bupati tidak lantas melaksanakan rotasi dan mutasi, tetapi melakukan pada akhir dan awal semester, semuanya ditujukan agar  para pendidik yang  mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah bisa terlaksana dengan baik.

                     

Pasca pelantikan ini, para pengawas dan koordinator yang ditunjuk di masing-masing wilayah untuk segera melakukan pembatasan tugas antara pejabat yang lama dan yang baru. Kemudian memastikan semua untuk bisa langsung bekerja karena kita ketahui bersama kita sudah mendekati masa di mana anak-anak kita yang berada di kelas 6 dan kelas 9 sudah memasuki persiapan mengikuti ujian untuk mengikuti pendidikan di jenjang yang lebih tinggi". Kata Bupati.

                      

Bupati juga menjelaskan peran guru garis depan dan guru penggerak dalam meningkatkan kinerja bidang pendidikan. "Melalui program guru garis depan dan guru penggerak, para  guru dan pendidik yang ada di Kabupaten Bima untuk menunjukkan kemampuan sebagai guru penggerak dalam kapasitas sebagai pengajar di wilayah yang cukup besar". Ungkap Bupati.