Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Rabu, 26 Juni 2019

Optimalkan PAD DPMPTSP Gelar Pendataan



Untuk mendorong optimalisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan menitikberatkan pada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk mendorong optimalisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bima melakukan pendataan perizinan tempat usaha Selasa (25/6).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Bima Drs. Agus Salim M.Si, membagi empat kelompok yang melakukan pendataan pada 18 kecamatan yang ada. Melakukan pendataan izin usaha di sepanjang jalan negara sepanjang wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga.
    
Untuk tujuan pendataan tersebut, Tim dibagi dalam empat kelompok.  Tim A dipimpin Sekretaris DPMPTSP bertugas di Kecamatan Bolo, Madapangga, Wawo, Sape dan Lambu.  Demikian halnya tiga Tim yang dipimpin para Kabid dan turun di sejumlah kecamatan lainnya mulai tgl 14  sampai dengan  31 Juni 2019. Selanjutnya akan diinput dan dilaporkan kepada pihak terkait untuk ditindak lanjuti.
          
Menurutnya  "Saat ini Tim memfokuskan pendataan pada badan usaha  sepanjang ruas jalan negara dan ke depan akan ditargetkan pada badan usaha yang melakukan aktifitas usaha di desa, termasuk rumah tinggal,” jelas Agus Salim
          
Target pendataan  yaitu IMB sehingga akan diketahui  badan usaha yang sudah dan belum memiliki dokumen izin dimaksud. Sehingga dihimbau agar badan usaha yang belum memiliki IMB agar segera mengurusnya dan memiliki IMB seumur Hidup. (Sumber Dinas Kominfostik Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Perizinan IKM Penting Untuk Penunjang Usaha



Keberadaan Izin juga penting sebagai  penunjang perkembangan usaha,  mendapatkan bantuan dan kredit dari lembaga pembiayaan serta sebagai sarana promosi dan meningkatkan kredibilitas usaha dan membangun kepercayaan public.

Sebanyak 20 orang peserta mengikuti Sosialisasi Perizinan Industri Kecil Menengah (IKM), Untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industry. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bima, Selasa (25/6) di Aula Kantor Camat Bolo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perindag H. Muhammad Qurban,  SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industri, tentang Perizinan Industri Kecil Menengah (IKM) dan izin lainnya.

“Pelaku industri harus memahami tentang perizinan, legalitas usaha perlu dibuat sehingga jelas dan terdata oleh pemerintah daerah,sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat  berkaitan ketaatan terhadap peraturan dan legalitas usaha,” kata H. Muhammad Qurban,  SH.
              
Sementara itu, Kabid Perindustrian Dinas Perindag kabupaten Bima Juraidin, ST. M.Si mengatakan, sosialisasi diikuti masing-masing 20 orang peserta dari Kecamatan Bolo dan 20 orang peserta dari Kecamatan Madapangga.
            
“Materi yang diberikan tentang program kerja dan fasilitasi bantuan yang diberikan oleh instansi tersebut, kami juga menyalurkan hibah bantuan mesin peralatan, pelatihan bagi IKM dan  percepatan pencapaian konsumsi garam beryodium,” ungkap kabid Perindustrian Dinas Perindag kabupaten Bima.
        
Pemda juga memberikan  fasilitasi bagi IKM untuk mendapatkan sertifikat merk,  halal,  PIRT dan SNI , promosi dan pengembangan Dekranasda,  pembinaaan dan pengemangan Seksi Industri Kimia, Agro, dan Hasil Hutan ( IKAHH) dan Bidang Industri Logam, Mesin, Elektronika dan Aneka (ILMEA).

Sementara itu, Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang memaparkan materi tentang sistem perizinan berusaha secara online (online single submision).   
             
"Penyajian materi ini penting mengingat saat ini terdapat 72 izin yg ditangani oleh DPMPTSP". Ungkap Juraidin.
             
Camat Bolo Dra. Mardiana yang ditunjuk sebagai pemateri menyampaikan prosedur perizinan yang menjadi kewenangan camat. Usaha mikro dengan modal usaha kurang dari Rp 50  juta dan omset kurang dari Rp. 300 juta per tahun, adalah Kewenangan camat.  (Sumber Dinas Kominfostik Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Selasa, 25 Juni 2019

40 CPNSD Kabupaten Bima Ikuti Pelatihan Dasar



Badan Kepegawaian Daerah,  Pendidikan dan Pelatihan (BKD dan DIKLAT) menggelar Pelatihan Dasar (Latsar). Kegiatan ini diikuti 40 orang CPNSD lulusan formasi umum tahun 2018, Minggu (23/6) di Hotel Komodo Kota Bima.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah,  Pendidikan dan Pelatihan (BKD dan DIKLAT) melalui Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dra. Eni Rohayati menjelaskan, pada tahun anggaran 2018, sebanyak 200 orang CPNSD dinyatakan lulus formasi umum.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 159 orang golongan III dan 41 orang golongan II yang  dibagi dalam empat angkatan Latsar dimana tiap angkatan di isi  rata-rata 40 peserta,” jelas Eni didepan CPNSD guru, dokter dan tenaga teknis lainnya.

Latsar dilaksanakan selama 51 hari dan terbagi dalam dua kelompok kegiatan. "Nantinya, kegiatan  kelas dilaksanakan selama 21 hari dan dilanjutkan dengan orientasi tugas dimasing-masing unit kerja selama 30 hari kegiatan". Ungkap Eni.

Diuraikannya, disamping penyampaian materi oleh tenaga pengajar dan tutor dari Widya Iswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Latsar  juga akan di isi oleh Bupati dan Wakil Bupati Bima, Sekretaris Daerah dan Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

 “Diharapkan seluruh peserta Pelatihan mampu melaksanakan tugas secara professional dan memiliki integritas yang tinggi dalam menunaikan tugas pokok serta tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), “harap Eni. (Diskominfostik Kab. Bima-KIM WAWO/KM LENGGE)

Rabu, 19 Juni 2019

Perlu Kerjasama Lintas Pemangku di Cagar Biosfer SAMOTA



Pada pertemuan The 31st session of the Man and the Biosphere (MAB) Programme International Coordinating Council di Perancis, Cagar Biosfer Samota ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia. Cagar Biosfer sebagai konsep pengelolaan yang berskala terpadu, antara kawasan konservasi sebagai  zona inti, kawasan di sekitar kawasan konservasi sebagai Zona Penyangga, dan kawasan pembangunan di sebelahnya sebagai  Zona Transisi sangat tepat diterapkan di berbagai negara termasuk Indonesia.

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO) Rabu, 19 Juni 2019 telah  menetapkan dan Deklarasi Dua Cagar Biosfer Baru Togean Tojo Una Una dan Saleh Moyo Tambora (SAMOTA) pada 31st ICC Man and Biosphere Programme UNESCO.

"Diperlukan kerjasama lintas pemangku kepentingan di seluruh zona tersebut secara terpadu dan berkelanjutan", Demikian ungkap Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bima Drs. H. Muzakkir M.Sc, Kamis (20/6) mengutip Siaran Pers UNESCO.

      
Kehadiran Cagar biosfer SAMOTA ini melindungi dan merupakan keterwakilan dari ekosistem dan perlindungan berbagai tipe ekosistem di wilayah Lesser Sunda, seperti flora dan fauna di hutan pegunungan di Gunung Api Tambora, Pulau Moyo, dan kekayaan satwa perairan di Selat Saleh, antara lain dengan keberadaan hiu paus.     
            
Cagar Biosfer SAMOTA di Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, dan Bima, Provinsi NTB menyebar pada hamparan seluas 728.484,44 hektar. "Dengan penetapan Cagar Biofer SAMOTA, saat ini Indonesia telah memiliki Cagar Biosfer (CB)". Jelas Muzakkir.

Muzakkir yang merilis pernyataan UNESCO,  "konsep ini sama dengan konsep pengelolaan daerah aliran sungai, yaitu hubungan hulu-hilir harus dibangun secara timbal balik yang saling menguntungkan. Dalam konteks kawasan konservasi, maka sebaran habitat satwa liar dilindungi bisa meluas di luar batas-batas kawasan konservasi tersebut'. Tandasnya.

Penetapan dan deklarasi dua Cagar Biosfer Togean Tojo Una Una dan Cagar Biosfer Saleh Moyo Tambora di Paris  dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur NTB, Bupati Sigi, Bupati Poso, Bupati Dompu, Bupati Bima, Walikota Bima, Bupati Sumbawa, Bupati Selayar, Bupati Kapuas Hulu, dan para Kepala Balai dan Balai Besar di wilayah cagar biosfer tersebut.(Sumber Diskominfostik Kab.Bima/KM LENGGE-KIM WAWO)








Inovasi Si Mawar Akan Malaju 45 Top Nasional



Setelah masuk 99 Top Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, aplikasi sentuh perempuan dengan SiMAWAR, akan berkompetisi menuju Top 45 Inovasi.
Rakor Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2019 berlangsung di Ruang Rapat Serbaguna lantai I Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI berlangsung 12 Juni 2019 dan dibuka oleh Deputi Bidang Pelayanan publik Kementerian PAN & RB RI Prof. Dr. Diah Natalisa MBA.

"Penentuan Inovasi SIMAWAR masuk dalam Top 99 setelah melewati tahapan joint meeting Tim Evaluasi dan Tim Panel Independen, Pleno Tim Panel Independen hingga Penetapan Top 88 melalui Keputusan Menteri PAN & RB," tutur Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.IP, M.Si.

Kabag OPA tersebut menghadiri rapat  bersama Inovator SiMAWAR Laily Ramdani, S.STP.  "Inovasi sentuh perempuan dengan SiMAWAR termasuk dalam TOP 99 inovasi pelayanan publik tingkat nasional dan selanjutnya akan diikutsertakan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 menuju Top 45 yang akan berlangsung tanggal 2 sampai 17 Juli 2019 di Kementerian PAN & RB RI.

           
Inovasi SIMAWAR juga akan dimuat dalam buku Top 99 Inovasi pelayanan publik dan dibuat dalam dua versi bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai   sarana promosi dan kampanye publik tentang inovasi pelayanan yang akan disebarluaskan ke negara-negara lainnya," jelas Syamsul Bahrain.
              
Berdasarkan catatan Panitia, inovasi yang terdaftar pada  Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik  (SINOVIK) KEMENPAN RI 2019 berjumlah 3.156 proposal dan yang memenuhi persyaratan 1.651 proposal. Setelah melewati sejumlah tahapan penilaian KEMENPAN kemudian menetapkan Top 99 Inovasi. (Sumber Diskominfostik Kab. Bima-KM LENGGE-KIM WAWO)

LKKS Provinsi NTB Santuni 200 Anak Yatim



Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial ( LKKS) Provinsi NTB yang bekerjasama dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bima Menyalurkan bantuan sosial berupa santunan kepada 200 anak yatim dan kaum dhuafa yang berada di 10 LKKS Penerima di Kabupaten Bima.

Kabid Advokasi LKKS Provinsi NTB TGH. Azhar Rasyid, M.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program LKKS Provinsi NTB. Sesuai dengan UU nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial, untuk mewujudkan kehidupan yang layak dan bermartabat, serta untuk memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial, negara menyelenggarakan pelayanan dan pengembangan kesejahteraan sosial secara terencana, terarah, dan berkelanjutan. 

“Pelaksanaan Ada 3 (tiga) bidang antara lain,  bidang pendididikan, sosial dan bidang kesejahteraan. Adanya bulan peduli sosial ini diharapkan kepada Pemerintah Daerah dan BUMN / BUMD untuk dapat bersama – sama mendukung pelaksanaan  memberikan santunan kepada kaum yatim piatu dan kaum dhuafa dalam rangka pemenuhan hidupnya,” kata Azhar Rasyid di aula LKSA Ponpes Al – Maliki Kecamatan Woha , Rabu (19/6).


Kedepannya LKKS akan menjalin kemitraan dengan pemerintah dalam beberapa program. Hal ini juga untuk meningkaktan Indek Pembangunan Manusia ( IPM), sesuai dengn salahsatu program Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yaitu terwujudnya NTB yang gemilang. 

Ketua LKKS Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada LKKS Provinsi NTB, yang telah memberikan bantuan sosial sebanyak 200 orang yang berasal dari 10 LKSA yang tersebar di tujuh kecamatan yang ada.

Menurut Hj. Rostiati Dahlan , LKKS Kabupaten Bima merupakan lembaga yang mengkoordinir Organisasi Sosial dalam bentuk Lembaga Kesejahteraan Sosial.  Terdapat 67 lembaga yang terbagi dalam 4 (empat) jenis lembaga yaitu lembaga kesejahteraan sosial anak 50 lembaga, yang masih dalam proses akreditasi 25 lembaga ( 50%) dari jumlah LKSA yang ada dan (45,6% dari total LKS yang ada.

Selanjutnya Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usa sebanyak 4 (empat) lembaga atau 10 % dari LKS yang ada, lembaga kesejanteraan sosial penyandang disabilitas 12 lembaga sebanyak 18% dari LKS yang ada serta lembaga konsultasi kesejateran kelaurga terdiri dari 1 lembaga sebanyak 1,5% dari LKS yang ada.

“Terimaksih LKKS NTB, atas  bansos ini sehingga memberikan keringanan kepada anak yatim dan kaum dhuafa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu juga kepada pihak BUMN / BUMD , kepada Dinas Sosial Kabupaten Bima yang selalu mendukung kegiatan ini,” ungkap Hj. Rostiati Dahlan.

Sementara itu, Bupati Bima yang diwakili oleh HM. Antonius, S.STP mengatakan bahwa masalah anak yatim piatu dan kaum dhuafa ini merupakan urusan bersama semua pihak, untuk mendapatkan hak yang sama terutama dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup.


Keberadaan pemerintah daerah dan lembaga koordinasi kesejahteraan sosial serta lembaga BUMN / BUMD ini diharapkan dapat melaksanakan perannya untuk menggali, mengembangkan dan mengkordinasikan semua potensi sosial di dalam masyarakat. Kemudian, memfasilitasi dengan berbagai program kemitraan yang ada. Di antaranya, program corporate social responsibility (CSR) pada dunia usaha, program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LKKS Provinsi NTB yang telah memberikan bantuan / santunan terhadap anak yatim dan kaum dhuafa dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya sehingga dari kegiatan seperti ini kedepannya dapat berlanjut,” ucap Antonius.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LKKS Provinsi NTB yang diwakili oleh Kabid Edukasi Sosial Bapak TGH. Azhar Rasyidi, M.Pd, Ketua LKKS Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, Bupati Bima yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bima HM.Antonius, S.STP, Ketua dan Pengurus Ponpes Al – Maliki, Perwakilan dari Bank NTB Syariah Bima, serta para penerima bantuan.

Di akhir kegiatan Ketua LKKS Provinsi NTB yang diwakili oleh Kabid Advokasi TGH. Azhar Rasyid, M.Pd bersama Ketua Umum LKKS Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd menyerahkan santunan berupa Sembako yang secara simbolis diterima oleh 20 orang anak yatim dan kaum Dhuafa. Sebelumnya perwakilan dari Bank Syariah NTB juga menyerahkan bantuan sebesar Rp. 2,5 Juta dari CSR yang diterima secara simbolis kepada Ketua Umum LKKS Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd dan diserahkan kepada panitia pelaksana. (Sumber Humas NTB-KM LENGGE/KIM WAWO)


Diklat UKM Latih Wirausaha Maksimalkan Potensi SDM



Untuk meningkatkan pemberdayaan dan meningkatkan pengetahuan mengelola usaha,  Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima mengadakan kegiatan Diklat Kewirausahaan tahun anggaran 2019. Kegiatan tersebut dilangsungkan di aula hotel La – Ila Kota Bima pada hari Senin (17/6).

Keberadaan Usaha Menengah Kecil dan Mikro menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar dan memiliki peran penting yang dapat dimainkan UMKM dalam Perekonomian Nasional. Maka perlu dikembangkan program dan kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas Sumber Daya Manusia UMKM.

“Kita harapkan melalui berbagai program dan kegiatan itu akan terwujud UMKM maupun para wirausaha yang berdaya-saing dan menjadi tulang punggung perekonomian yang memiliki daya tahan tinggi menghadapi berbagai tantangan di depan,” kata Asisten III Setda Bima Drs. H.Arifudin, HMY mewakili Bupati Bima.

Pemerintah daerah menyambut baik dengan gagasan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bima melaksanakan kegiatan Diklat Kewirausahaan ini dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan pengetahuan para peserta diklat guna mengelola usahanya yang digelutinya, sehingga dari usaha tersebut diharapkan dapat mengembangan usaha kecil khsusunya di bidang kewirausahaan.

Kdepada para peserta diklat agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik – baiknya sehingga dari hasil diklat ini kedepannya dapat meningkatkan dan mengembangkan usaha yang digelutinya kearah yang lebih baik.

“Saya berharap semoga dengan adanya kegiatan ini kedepannya para peserta diklat dapat mengembangkan usahanya kearah yang lebih baik sehingga pendapatan dari usaha yang digelutinya bisa ditingkatkan,” sebutnya didepan 30 peserta UMKM Se – Kabupaten Bima.


Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Iwan Setiawan, SE menyampaikan bahwa Diklat yang dilaksanakan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang koperasi dan UKM. Penguatan SDM ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing sebagai modal mengembangkan usaha.

Untuk itu kami selaku kepala Dinas Koperasi dan UKM beserta Sekretaris, seluruh kepala Bidang terus melanjutkan program penguatan kapasitas SDM, sehingga berdaya saing dan mampu menjadi wirausaha tangguh, sehingga keberadan SDM in diharapkan dapat mengembangkan kewirausahaan yang digelutinya sehingga dari hasil yang didapat ini nantinya bisa diterapkan dalam usaha guna peningkatan pendapatan para wirausahan dari usaha yang dilaksanakanya.

Selain itu, diklat ini juga dalam rangka mendukung program / visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bima yaitu terwujudnya Kabupaten Bima yang RAMAH, sehingga kedepannya akan melahirkan para wirausahawan – wirausahawan yang hadal sekaligus dapat meningkatkan pendapatan dari hasil usaha yang digelutinnya.

Disamping itu dengan melahirkan wirausaha yang handal ini kedepannya para pelaku UMKM bisa memunculkan ide kreatif dan inovasi agar produknya dapat diterima masyarakat yang selalu mengikuti perkembangan zaman sekaligus memiliki keinginan kuat untuk berinovasi dan kreatif agar menjadikan usahanya terus berkembang," katanya.

Direncanakan kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari mulai dari tanggal 17 s/d 21 Juni 2019 di aula hotel La – Ila Kota Bima, dimana para peserta ini nantinya akan diberikan bimbngan dan materi yang disampaikan oleh para tutor / pengajar. (Sumber Humas Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Jamah Haji Dibimbing Memahami Manasik



Sebanyak 513 Calon Jamaah Haji Kabupaten Bima mengikuti  bimbingan manasik haji dari petugas bimbingan manasik haji, untuk mendapatkan pelatihan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakanya Sabtu (15/6) di masjid Muhammad Salahuddin Kota Bima. 

Menurut Bupati Bima yang di wakili oleh Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima HM.Qur’ban, SH mengatakan bahwa Ibadah haji merupakan satu dari Rukun Islam yang tentunya memiliki nilai yang sangat luhur dan mulia karena Allah SWT menjanjikan pahala surga bagi mereka yang menunaikan ibadah haji dengan sempurna, yaitu Haji yang mabrur. 

“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan rasa bahagia dan sukacita karena berkat Rahmat Allah SWT, pada hari ini saya dapat bertemu dengan para Jamaah Calon Haji Kabupaten Bima yang berasal dari kecamatan-kecamatan. Di samping itu, doa yang tulus dari para jamaah, Insya Allah akan mengantarkan Bapak/ibu sekalian pada saatnya nanti akan menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT,” ujar  HM.Qur’ban, SH.

Qurban berpesan, agar luruskan niat dalam menunaikan ibadah haji ini, niat bahwa ibadah haji ini adalah untuk Allah semata, sambil memohon ridho-Nya. Kedua, nilai dari ibadah haji adalah pelaksanaan semua rukunnya dengan khusuk, pahami makna dan hakekat menunaikan ibadah haji sebagaimana telah diketahui dan telah diajarkan dalam manasik haji.

Ketiga, pelihara dan jaga kesehatan dan fisik para jamaah sekalian, ikuti aturan dari pembimbing, aturan yang ditempatkan oleh pemerintah setempat. Para jamaah calon haji, untuk kesempurnaan ibadahnya agar mengerjakan semua rukun, wajib dan sunnah-sunnah haji tanpa ada yang terlewat dan bila mungkin dilakukan pada waktu-waktu yang paling utama. Hal penting lain yang perlu diingat para jemaah, sebagai tamu Allah, kita harus santun dan jangan sombong, selalu menjaga diri dan tidak banyak menggerutu, Allah akan menghormati tamunya dan tamu Allah pasti aman.

Keempat: disamping Jamaah Haji sebagai tamu Allah SWT, juga menjadi duta bangsa Indonesia dan daerah Kabupaten Bima. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun, yang ramah, yang penuh dengan nilai-nilai persaudaraan. Sementara daerah kita Dana Mbojo dikenal sebagai daerah yang agamis dan penih toleransi. Oleh karena itu kiranya tetap menjaga tutur kata, sikap, dan perilaku yang baik dan Islami, yang insya Allah hal ini akan dapat menjadi tauladan dari saudara-saudara kita di tempat yang lain. 

Kepada para pembimbing manasik, saya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan kepada keluarga kita CJH Kabupaten Bima dan berharap agar amanah dan tanggung jawab mendampingi para tamu Allah ini dengan tulus iklas dan sabar karena keberangkatan para petugas ini adalah menjalankan tugas mulia dalam memberikan pelayanan kepada para calon jamaah.

“Saya berharap kegiatan manasik pada kesempatan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi para calon jemaah sekalian agar mendapatkan hikmah dan menjadi Haji Mabrur . pada saatnya nanti, mohonkan kepada Allah SWT, semoga bangsa Indonesia dan daerah dan keluarga serta kerabat kita selalu mendapatkan jalan, kemudahan dari Tuhan Yang Maha Besar, Allah SWT dalam setiap cobaan yang diberikan dalam kehidupan kita,” pesannya.

Sementara itu. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh dari Kantor Departemen Agama Kabupaten Bima Drs. H. Abdul Haris menyampaikan bahwa diberikannya bimbingan manasik haji kepada 513 Calon Jamaah Haji Kabupaten Bima pelatihan ini tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji , misalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji.

Selain itu, para calon jamaah haji juga akan belajar bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’I, wukuf, lempar jumrahdan profesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci. 

“Manasik haji juga diperlukan guna memberikan pemahaman kepada setiap calon jamaah haji tentang tujuan utama keberangkatan mereka ke tanah suci. Manasik haji sangat bermanfaat bagi para calon jamaah haji, karena setelah melaksanakan manasik haji, para calon jamaah haji akan dapat memahami hal-hal apa saja yang harus dilakukan termasuk mempelajari budaya, bahasa dan kondisi alam di Arab Saudi,” kata Drs. H. Abdul Haris.

Direncanakan para Calon Jamaah Haji Kabupaten Bima ini nantinya akan dibagikan ke beberapa kloter keberangkatan, dimana para calon jamaah haji ini nantinya akan didampinggi oleh para petugas dan tenaga medis yang mengikuti rombongan Calon Jamaah Haji Kabupaten Bima ini nantinya.

Pelaksanaan bimbingan manasik haji ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari mulai dari tanggal 15 s/d 16 Juni 2019, dimana untuk hari pertama mereka akan diberikan bekal dari pemerintah terkait dengan tatacara melaksanakan ibadah haji dan pada hari kedua para Calon Jamaah Haji ini akan melaksanakan tata cara melaksanakan kegiatan tata cara melakukan tawaf keliling kabah yang akan dilaksanakan hari minggu tanggal 16 Juni 2019. Imbuhnya. (Sumber Humas Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Senin, 17 Juni 2019

SIMAWAR Tembus Top 99 Nasional



Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima setelah Aplikasi pelayanan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan (SIMAWAR), sebuah inovasi berbasis android untuk memberikan dukungan pendampingan bagi korban kekerasan perempuan dan anak masuk top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019. 

Karena berhasil masuk Top 99 nasional, dalam waktu dekat inovator dan Bupati Bima akan menerima penghargaan dari Menteri PANRB. Disamping itu, inovasi SIMAWAR juga akan ikut dalam penjaringan 40 besar. Apabila berhasil masuk Top 40 nasional, maka daerah akan mendapatkan dana insentif sebesar Rp 9 miliar.


Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kabupaten Bima Laily Ramdani S. STP menjelaskan, perjalanan menuju lomba sistem informasi inovasi pelayanan publik (Sinovik) cukup luar biasa mengingat dari 3.156 proposal yang masuk ke meja panitia, hanya 1. 329 proposal yang dinyatakan lolos administrasi.

"Ribuan proposal inovasi tersebut berasal dari 21 Kementerian, 13 lembaga non departemen, 28 provinsi, 206 Kabupaten dan 26 Kota di seluruh Indonesia". Jelas alumni STPDN Jatinangor ini, Jum’at (15/6) di kantor setempat.

1.329 proposal yang dinyatakan lolos administrasi tersebut berasal dari 232 proposal Kementerian, 68 proposal lembaga, 161 proposal pemerintah provinsi, 579 proposal kabupaten dan 271 proposal pemerintah kota.
Aplikasi SIMAWAR melaju ke tingkat nasional setelah dilakukan proses penjaringan oleh Kementerian PANRB, sistem inovasi pelayanan publik tingkat nasional dari 10 nominator Entebenovik 2018. 

Tim yang beranggotakan 11 akademisi dari berbagai universitas negeri yang kredibel melakukan sejumlah tahapan penilaian dan evaluasi menyeluruh maka ditetapkan top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019 tingkat nasional, salah satunya aplikasi SIMAWAR dari pemerintah Kabupaten Bima". terangnya.

Pemkab Bima, secara khusus memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran DP3AP2KB Kabupaten Bima dalam meraih prestasi tingkat nasional tersebut. Kerja keras aparatur dalam meningkatkan pelayanan telah berhasil mengantarkan Kabupaten Bima ke pentas nasional atas keberhasilan aplikasi SIMAWAR melewati beberapa tahapan penilaian mulai dari tingkat kabupaten, Provinsi, hingga nasional dilaksanakan beberapa waktu lalu. (Sumber Diskominfostik Kab. Bima-KM/KIM WAWO)

Penilaian Lomba Penataan Arsip



Tim Penilai Lomba Penataan Arsip Perangkat Daerah Tingkat Kabupaten Bima melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah Perangkat Daerah yang berkantor di Godo dan Kota Bima. OPD tersebut yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Rabu (12/6).

Tim yang dipimpin Kabid Kearsipan Lembaga Kearsipan Provinsi NTB H.L Suhaimi SH, didampingi dua personil tenaga fungsional arsiparis Muri Setiawati SE dan Wesanita Sari Dewi, SE dan didampingi Tim pendamping lokal selanjutnya bertolak ke Dinas PUPR, Inspektorat, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kominfostik, Dinas Perindag, DP3AP2KB, DPMPTSP,Disnak dan Dinas Kelautan dan Perikanan. 


Wesanita Sari Dewi, SE, salah seorang anggota tim penilai mengatakan bahwa sarana dan prasarana kearsipan harus lengkap untuk secara optimal tata kelola dokumen yang ada.

Ditambahkannya dalam penataan arsip, kartu fisis sebagai tanda pengenal arsip harus ada sebelum dokumen disimpan. Serta memastikan klasifikasi secara tepat arsip primer, sekunder dan tersier". Terangnya.

Senada dengan Wesanita, Ketua Tim Penilai Lomba H.L. Suhaimi, SH memaparkan, "berdasarkan penjelasan ASN pengelola arsip di masing-masing perangkat daerah dalam tiga kali pelaksanaan lomba dan pembinaan, ada beberapa perangkat daerah yang sudah menindak lanjuti perbaikan penataan arsip dan masih ada yang belum melaksanakannya secara optimal".



Untuk lebih mendorong peningkatan kinerja tenaga arsip tambah Suhaimi, "sudah saatnya diberikan reward atau penghargaan atas kinerjanya. Disamping itu, tata kelola arsip ini menjadi salah satu indikator kinerja Kepala Perangkat Daerah". Jelasnya. 

Tim penilai akan menuntaskan kunjungan Lapangan pada tujuh perangkat daerah yang tersisa, untuk selanjutnya melakukan perangkingan.
(Sumber Diskominfostik Kab. Bima-KM/KIM WAWO)

Kamis, 13 Juni 2019

Ini Rangkaian Kegiatan Hari Jadi Bima Ke- 378


KM LENGGE,- Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke - 379 Bima yang dirangkaikan dengan Hari Keluarga Nasional XXVI tingkat Provinsi NTB tahun 2019 yang dipusatkan di Kabupaten Bima, setidaknya ada 17 event yang akan digelar mulai dari Sabtu 22 Juni sampai Rabu 24 Juli 2019.

Gaji 13 ASN Kabupaten Bima Segera Dicairkan


KM LENGGE,- Pemerintah Kabupaten Bima segera membayarkan tunjangan ke-13 bagi 8.058 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di jajaran Pemerintah Kabupaten Bima. 

Jumat, 07 Juni 2019

Moment Lebaran, Moment Jaga Silaturahim Warga KM


KM LENGGE,- Kesolidan dan Kekompakan warga Kampung media memang patut di acungi jempol, komunitas komunitas dari ujung timur pulau Sumbawa sampai ujung barat pulau lombok menyatu dalam rangkuman kampung media, saling berbagi informasi baik untuk sesama warga kampung media maupun untuk seluruh pembaca kampung media.

Minggu, 02 Juni 2019

Samsuri Firdaus Disambut Meriah Pemkab Bima




KM LENGGE,- Qori Syamsuri Firdaus setelah berhasil mendapatkan predikat sebagai juara 1 pada ajang MTQ Internasional yang dilangsungkan di Istambul Turki beberapa waktu yang lalu pada hari Minggu (2/6) disambut secara meriah oleh Bupati Bima, ketua DPRD Kabupaten Bima, Kapolres Bima Kabupaten, Para Assisten, Staf Ahli, Kabag Lingkup Setda Bima, Para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat Bolo dan Orang tua Syamsuri Firdaus dengan dilakukan pengalungan bunga oleh Bupati Bima di bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. 

Sabtu, 01 Juni 2019

Ayo Bersiap Daftar Jadi Peserta Digital Talent Scholarship 2019


KM LENGGE,- Kementerian Komunikasi dan Informatika bersiap membuka peluang beasiswa nongelar untuk 25 ribu anak bangsa melalui Digital Talent Scholarship 2019. Program itu sudah dibuka pendaftarannya mulai 15 April 2019 lalu.