Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juli 2020

Kamis, 28 Mei 2020

Sabtu, 23 Mei 2020

Kamis, 31 Oktober 2019

Pemkab Bima Segera Tuntaskan Masalah Taman Panda


KM LENGGE,- Terkait dengan tuntutan ganti rugi tanah untuk Taman Panda yang hingga kini masih ada kendala, Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kendali Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan HM Noer, tetap komit akan  menyelesaikannya. 

Senin, 23 September 2019

Lomba Duta Informasi NTB Tahun 2019


KM LENGGE,- Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini, kembali menggelar Anugerah Duta Informasi NTB Tahun 2019.

Kamis, 22 Agustus 2019

Tuhan Dalam Motif Tenun Bima


KM LENGGE,- Keyakinan akan kekuasaan dan keesaan Tuhan tidak hanya menjelma dalam ritual ibadah, tetapi menyentuh dunia seni. Ekspresi seni lahir dari sebuah imajinasi, gagasan dan ide untuk memperkuat keyakinan tentang keberadaan zat yang serba Maha yaitu Allah SWT. Para penenun Bima di masa silam tidak hanya sebagai perajin, tetapi mereka adalah seniman ulung yang melahirkan karya yang penuh dengan pesan simbol dan makna. Pesan bertuah itu dititipkan melalui ragam motitf tenunan yang masih dilestarikan hingga saat ini.

Selasa, 20 Agustus 2019

Pembenahan Tatakelola Solusi Atasi Kisruh Garam Rakyat



Menanggapi sejumlah aspirasi yang disampaikan elemen masyarakat berkaitan dengan anjloknya harga garam di kabupaten Bima, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma, M.Si  Senin (19/8) mengungkapkan, “Kabupaten Bima merupakan lokomotif pembangunan sektor perikanan sebagai penyangga industrialisasi garam di NTB yang menitik beratkan pembangunan kawasan dengan mengedepankan prinsip efisiensi dan optimalisasi penggunaan lahan (minapolitan).

Sebagai sebuah komoditas unggulan yang menjadi prioritas di NTB, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerintah Provinsi NTB dan Kementerian Kelauatan dan Perikanan RI dalam pengelolaan garam dalam dari hulu sampai hilir diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah harga rendah dan tidak stabil komoditas garam yang disebabkan rendahnya kualitas garam  rakyat sementara dominan konsumennya di Jawa.

Sejalan dengan kebijakan diatas, Gubernur NTB telah menetapkan Roadmap Tahun 2020  -2024 dimana Kabuaten Bima menjadi salah satu kawasan pengembangan industri garam di NTB. Hal ini diharapkan memberikan dampak  bagi peningkatan kesejahteraan petani garam, khususnya di kabupaten Bima.

Dikatakan Hj. Nurma, dalam lima tahun kedepan, Pemerintah telah merancang skema industrialisasi garam dan pada tahun 2020 dititik beratkan pada upaya memperkuat IKM/UKM pengolah garam untuk menyediakan garam kemasan berstandar untuk konsumsi masyarakat NTB. “bahkan dengan  inovasi kita dilakukan pengembangan untuk  menghasilkan aneka produk garam sehingga pasar tidak hanya tergantung konsumen luar daerah”. Terangnya.

 “Mengingat tingginya volume garam rakyat yang mencapai 296.000 ton pada tahun 2018, pemerintah juga berkomitmen  membangun sarana pengolahan garam industri untuk menyediakan kebutuhan berbagai pabrik dan industri besar diluar daerah. Disamping pada saat yang sama tetap  memberikan edukasi terkait penerapan  teknologi produksi garam di sisi hulu (tambak) sehingga produksi garam rakyat berkualitas sebagai syarat dapat dibeli oleh pabrik.      

Untuk mendukung kebijakan Gubernur, di tingkat kabupaten Bima, Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE  telah menanda tangani kuota penyerapan garam Rakyat  sebanyak 40 ribu ton garam kualitas K1 dan K2 dengan PT. Garam Nasional. Selanjutnya juga dilakukan perjanjian dengan petani garam untuk menjamin ketersediaan kualitas garam  sesuai kebutuhan  perusahaan dan komitmen perusahaan yang akan membeli garam sesuai harga yang disepakati bersama. Jelas Nurma.

Disamping itu, untuk mendorong pengembangan kawasan industri garam  minggu lalu Bupati Bima juga telah menanda tangani jaminan kesiapan lokasi seluas 5 Ha. Bagi pemerintah kabupaten Bima penigkatan kualitas garam secara berkelanjutan menjadi titik berat pengembangan industri garam rakyat dengan menganggarkan pembelian  geoisolaror melalui  APBD tahun anggaran 2019.

Tahun ini, pemerintah daerah melalui Dinas  Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima juga telah memperjuangkan dana Rp 3,4 milyar di Kementerian KKP untuk pembelian geoisolator. Tutup Nurma. (Diskominfostik Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Kamis, 08 Agustus 2019

Sosialisasi Terpadu Hak Anak dan Bahaya Narkoba



Sosialisasi yang berlangsung Selasa 6 Agustus mulai jam 09.00 Wita sampai  12.30 Wita di SMP Negeri 1 Belo tersebut menghadirkan beberapa pembicara dari instansi terkait.

Dihadapan Kepala Sekolah SMPN I Belo Husni, SH dan 125 pelajar, Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AP2KB Kabupaten Bima Hj. Siti Romlah, S.SOs mengawali pemaparannya dengan ppenjelasan sejumlah penghagaan yang telah diraih pemerintah daerah dalam upaya perlindungan hak-hak perempuan dan anak di kabupaten Bima.

Pada sosialisasi yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd, perwakilan BNNK, Badan POM dan Lembaga Perlindungan Anak tersebut, Romlah menjelaskan, “Terkait hak anak, ada 10 hak yang harus dipenuhi oleh ekosistem pendidikan dan kekuarga untuk memastikan anak tumbuh kembang sewajarnya yaitu, hak mendapat pendidikan, hak mendapat kesehatan, hak mendapat  identitas dan hak mendapat perlindungan. Selain itu, anak juga wajib memperoleh hak mendapat rekreasi, hak sosial Budaya, hak ikut berkebangsaan, hak mendapat makanan dan hak kesamaan”. Terangnya.

Narasumber Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima yang diwakili Arif Munandar, S.Kep.,Ns memaparkan tema "Generasi Emas Tanpa Narkoba".

Mengawali pemaparan pada kesempatan tersebut, Arif memaparkan aspek terkait kejadian Narkoba secara umum, total pengguna Narkoba di Indonesia secara umum, Prevalensi pengguna Narkoba berdasarkan status sosial.

Dikatakan Arif, pengguna Narkoba terbanyak  dari kalangan pekerja, dan tahun 2018 sebanyak 60% dari kalangan pelajar. Selain itu, pemateri  menjelaskan total kerugian negara yang diakibatkan dari Narkoba serta jumlah korban Narkoba. “Arif juga memaparkan pentingnya upaya pencegahan pengaruh Narkoba pada pelajar dan senantiasa kembangkan  hal yang positif”.

Di akhir penyampaiannya Narasumber BNNK memaparkan aspek pelayanan rehabilitasi bagi korban penyalahguna Narkoba yang ditujukan agar masyarakat bisa mengantarkan keluarganya atau langsung menyerahkan diri ke Kantor BNN Bima Untuk dilakukan pemulihan.

 Selain kedua pemateri tersebut,  balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Mataram ogi Baso mataram Ssi, Apt  juga menghimbau masyarakat untuk memastikan keamanan produk obat dan makanan dengan cara melakukan Cek.

“untuk keamanan obat dan pangan yang dikonsumsi, maka perlu terlebih dahulu dilakukan cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kadaluarsa, sehingga  dipastikan tersebut produk  aman dikonsumsi” Tandasnya.

Sosialsiasi akan dilanjutkan ke beberapa sekolah di kecamatan lainnya. (Diskominfostik Kab. Bima/KM LENGGE/KIM WAWO)

Senin, 29 Juli 2019

Meneladani Kisah H. Achmad Ula (alm), Sang Pahlawan Pendidikan



“Tuhan adalah pemilik ilmu, maka dekatilah niscaya kamu akan meraih ilmu yang kamu inginkan”

KM LENGGE,- Setelah perjuangan meraih kemerdekaan telah terwujud, sebuah tugas berat mempertahankan kemerdekaan menjadi tugas didepan mata para pejuang terdahulu, bangsa harus menyiapkan generasi muda yang berpendidikan, berakhlak dan siap memegang tanggungjawab meneruskan nasib Bangsa Indonesia kedepannya. berawal dari inilah para guru terdahulu berikhtiar untuk berjuang, perjuangan mencerdaskan Indonesia.

99 Desa Wisata NTB, 10 Desa Di Kabupaten Bima, Berikut Ulasannya

Desa Sambori

KM LENGGE,- Dari 99 Desa Wisata Nusa tenggara barat yang telah ditetapkan, 10 desa wisata tersebut berlokasi di Kabupaten Bima, Kabupaten Bima memang menyimpan berbagai destinasi wisata menarik yang tidak kalah dengan kabupaten lainnya, berikut ulasan kami mengenai 10 desa Wisata yang berlokasi di Kabupaten Bima ;

Rabu, 24 Juli 2019

Juara 1 LCC SMP/MTs se- Kabupaten Bima Diraih SMPN 1 Wawo


KM LENGGE,- Tiga siswa SMP Negeri 1 Wawo juarai lomba cerdas cermat (LCC) tingkat SMP/MTs tahun 2019 se-Kabupaten Bima, Rabu (24/07) siang tadi.

Minggu, 21 Juli 2019

Segera Berakhir, BPD Wajib Sampaikan LPJ Ke Masyarakat Desa


KM LENGGE,- Sesuai dengan penjadwalan dalam tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak bergelombang Kabupaten Bima tahun 2019 dan pengisian keanggotaan BPD bisa dipastikan keanggotaan BPD periode ini akan segera berakhir beberapa bulan lagi.

Jumat, 19 Juli 2019

Simawar Sabet Penghargaan TOP 99 Inovasi Nasional



Keberhasilan inovasi "Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR"  meraih penghargaan TOP 99 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional tahun 2019, mengantar Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menerima penghargaan bergengsi inovasi pelayanan publik tingkat nasional yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Syafruddin Kamis (18/7) di Ballroom Hotel Gumaya Tower Semarang.
        
Usai menerima penghargaan yang diserahkan Menpan Syafruddin,  Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, yang didampingi inovator SIMAWAR Laily Ramdani S.Stp mengatakan mengemukakan rasa bangganya menerima penghargaan tersebut.
            
"Pemkab Bima melalui SIMAWAR terpilih dari 3.156 proposal inovasi yang  telah melewati proses seleksi yang ketat oleh Tim Independen". Ungkapnya.

             
Bupati Indah berharap setelah melewati tahapan presentasi, wawancara yang disusul observasi lapangan,  SIMAWAR dapat mencapai 45 inovasi terbaik.
              
Menteri PanRB RI Syafruddin dalam sambutannya menekankan, "untuk melahirkan inovasi melalui kompetisi perlu konsisten dan keberlanjutan. Oleh karenanya diberikan dana insentif daerah, untuk pemeliharaanya sekaligus memacu semangat instansi yang lain dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik". Jelas Menteri.
                   
Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selaku tuan rumah mengatakan bahwa untuk menciptakan inovasi, dapat melihat pengaduan dari masyarakat. "Jika ada komplain dari masyarakat kemudian direspon, maka disitulah harus berinovasi". Tandas Gubernur petahana ini.

                  
Sejumlah undangan yang tampak hadir pada penganugerahan tersebut, MenPANRB RI Syafruddin, Mendagri Tjahyo Kumolo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Menteri Keuangan, Kepala LAN, pimpinan BUMN dan para penerima penghargaan inovasi pelayanan publik yang diwakili oleh Gubernur, Bupati dan Walikota.
             
Acara penyerahan penghargaan ini menghadirkan TOP 99 inovasi yang terdiri dari  19 inovasi dari 12 Kementerian, 19 inovasi dari 8 Pemerintah Provinsi, 21 inovasi dari 18 Pemerintah Kota dan 41 inovasi dari 27 Pemerintah Kabupaten di seluruh Indonesia. Kompetisi ini juga menempatkan 5 inovasi lembaga dan 1 inovasi BUMN. (Diskominfostik Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Alat Pemupuk Cepat Diperkenalkan Pada TTG NTB



Gelar Teknologi Tepat Guna (Gelar TTG) Tingkat Provinsi NTB yang merupakan event tahunan dalam menampilkan dan mempromosikan beragam inovasi dari berbagai daerah kembali digelar di Kabupaten Lombok Timur.
             
Kabupaten Lombok Timur yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan TTG XVII Tingkat Provinsi NTB selama tiga hari dari Kamis - Sabtu (18 - 20 Juli) tersebut memusatkan kegiatan di Lapangan Tugu Selong Lombok Timur.
       
Pemukulan Gong oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj.Sitti Rohmi Djalillah M.Pd menandai event yang turut dihadiri para Bupati dan Walikota, Kepala DPMD, Pimpinan BUMD dan BUMDes Se-NTB tersebut.
                
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Tajudin, SH, M.Si didampingi  Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat Teknologi Tepat Guna (UEM TTG) H. Adnan Jamal, S.Sos dan Kepala Seksi terkait yang turut hadir dan berpartisipasi pada stand pameran TTG mengatakan, tema yang diangkat tahun ini adalah, "Kita Wujudkan Masyarakat Desa Yang Inovatif, Kreatif dan Unggul dalam Teknologi Menuju Desa Maju, Mandiri dan Berdaya Saing"
           
"Pada Pameran TTG Tahun ini Alhamdulillah Stand Kabupaten Bima menampilkan alat Alat Pemupuk Cepat (APC) hasil inovasi Kurniawan SP, warga Desa Kananga Kecamatan Bolo".
              
Dijelaskan Tajudin, selain  inovasi  mesin APC tersebut, stand pameran Kabupaten Bima juga menampilkan ciri khas  motif Tembe Nggoli sebagai salah satu produk unggulan, bawang merah dan produk olahan krispi bawang, biji dan bubuk kopi". Jelasnya.
               
Wagub dalam sambutannya mengatakan, banyak sekali Teknologi Tepat Guna yang sudah dihasilkan oleh pemuda dari berbagai desa di NTB seperti alarm gempa alat pengolah sampah filter air dan lain-lainnya.
          
Namun demikian Wagub Rohmi menekankan agar kabupaten dan kota tidak hanya menggelar TTG tiap tahun tetapi harus ada hasil yang benar-benar dapat diaplikasikan di masyarakat.
              
"Inilah yang disebut di tingkat provinsi sebagai industrialisasi dalam visi NTB Gemilang yaitu bagaimana memanfaatkan seoptimal mungkin potensi yang ada di masyarakat.  Insyaallah melalui program industrialisasi tersebut, apa yang diharapkan dapat diwujudkan selangkah demi selangkah melalui sinergi dan koordinasi dengan Bupati dan Walikota  sebagai ujung tombak dalam mengimplementasikan gagasan pembangunan sangat penting". Ungkap Rohmi. (Diskominfostik Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Sultan Muhammad Salahuddin Diusulkan Pahlawan Nasional


Tim Penilai dan Pengkaji Gelar Pusat ( TP2GP) mengunjungi Kabuapten Bima untuk penilaian / pengecekan lapangan Calon Pahlawan Nasional di Kabupaten Bima yaitu Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Tim yang terdiri dari Dr. Ari Angari Harapan, SS. M.Hum (anggota Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat), Emmi Destiatmi, SS. M.Si dari Kementerian Sosial serta Drs. Junaidy Usman dari Dinas Sosial Provinsi NTB disambut Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer yang didampinggi oleh Kapolres Bima, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima beserta Jajaranya,  Kamis (18/7) di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Salahsatu Anggota Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat, Dr. Ari Anggari Harapan, SS. M.Hum menyebutkan bahwa tujuan kedatangan Kami ini dalam rangka untuk mengkaji lebih dalam terkait dengan keberadaan Informasi yang valid dari sepak terjang yang dilakukan Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin Bima untuk diusulkan sebagai pahlawan Nasional.


Perlu ada data pendukung yang lebih lengkap untuk memenuhi kreiteria yang ada, masukan dan informasi tentang Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin Bima sebagai calon pahlawan nasional, dapat terwujud.

Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer mengatakan bahwa atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyambut baik atas kedatangan Tim Penilai dan Pengkaji Gelar Pusat ( TP2GP) dalam rangka penilaian / pengecekan lapangan Calon Pahlawan Nasional di Kabupaten Bima.

Menurut Dahlan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin Bima sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Sosial tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional.

Tim ini akan melakukan penelitian dan pengkajian gelar pusat akan melakukan penelitian di museum ASI Mbojo dan Samparaja, kunjungan kemakan Raja / Dana Traha sehingga dengan dilakukan penelitian ini, maka dapat melihat secara jelas jejak langkah yang dilakukan Almarhum semasa beliau masih hidup dalam memimpin kerajaan Bima.

“Pengkajian dan penelitian yang dilakukan ini diharapkan bisa menetapkan Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin Bima bisa diangkat menjadi pahlawan Nasional,”Harap Wakil Bupati Bima.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Andi Sirajuddin, MM mengatakan usulan telah dilakukan pemerintah untuk memenuhi kualifikasi yang telah di tetapkan. Upaya menjadikan Sultan Muhammad Salahuddin Bima menjadi Pahlawan Nasional sudah menunjukan progress yang baik.


“Sekarang menunggu penilaian tim peneliti dan pengkajian gelar pusat, mohon doanya semoga Almarhum Sultan Muhammad Slahuddin Bima dinobatkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional, sekaligus membanggakan bagi kita selaku masyarakat Bima, ” kata Sirajuddin.

Tim Peneliti dan Pengkaji akan mengunjungi museum ASI Mbojo, bertemu dengan tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat dan Ahli Waris Keluarga Istana di Pendopo Bupati. Kunjungan juga akan dilakukan ke Yayasan Islam Bima di Museum Sampa Raja,  Makam Raja / Dana Traha.

Selanjutnya tim akan melakukan audiensi dengan Bupati Bima beserta muspida Kabupaten Bima. Penilaian ini akan dilakukan selama 2 hari, 18 s/d 19 Juli 2019. (Humas Pro Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)


Kamis, 18 Juli 2019

Kampung Media Terima Penghargaan KemenPan-RB Wakili Indonesia UNPSA 2019


KM LENGGE,- Kampung Media kembali menorehkan prestasi yang membanggakan bagi warga kampung media dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kampung Media di undang pada malam anugerah 99Top Inovasi Nasional (18/7) di Semarang Jawa Tengah, untuk menerima anugerah khusus karena wakili Indonesia saat lomba keterbukaan public dunia di Eropa.

Rabu, 17 Juli 2019

Inovasi SIMAWAR Terus Melenggok Pentas Nasional


SIMAWAR terus melenggok dipentas Nasional setelah menyisikan 44 aplikasi inovasi pelayanan public lainnya.  Prestasi ini cukup membanggakan Kabupaten Bima dan Provinsi NTB. Aplikasi pelayanan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan (SIMAWAR), sebuah inovasi berbasis android untuk memberikan dukungan pendampingan bagi korban kekerasan perempuan dan anak masuk top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019. 



Setelah berhasil menembus TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional tahun 2019, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Selasa (16/7) kembali mempresentasikan inovasi "Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR" di hadapan panelis independen Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI di kantor instansi tersebut.


Bupati usai presentasi di hadapan enam orang Tim Juri yang dipimpin Prof.Dr. J.B. Kristiadi dan Siti Juhro serta 99 peserta dari seluruh Indonesia yang berhasil masuk pada TOP 99 mengatakan, penilaian Tim Juri antara lain menitikberatkan pada tampilan video dan sejauh mana inovasi dapat bermanfaat secara signifikan bagi publik.

"Dengan hadirnya Inovasi SIMAWAR, maka setiap kasus yang muncul, terutama yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat lebih cepat direspon serta ditangani oleh tim terpadu".


Sejak diluncurkan pada tahun 2018, terdapat peningkatan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dan masyarakat merasa nyaman karena tingkat kerahasiaan terhadap laporan lebih terjaga". Terang Bupati.

Tim Juri juga menggali tanggapan peserta berkaitan dengan kondisi sebelum dan sesudah penerapan aplikasi, terobosan dan data terkait tingkat kepuasan atas kehadiran inovasi SIMAWAR.

Senada dengan Bupati, Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setda Syamsul Bahrain S.Ip. M.Si yang mendampingi Bupati bersama dengan inovator SIMAWAR Laily Ramdani S.Stp mengatakan, Tim Juri menggali informasi terkaitcakupan pelayanan dan apakah aplikasi tersebut bisa direplikasi serta telah dilakukan sertifikasi perangkat yang digunakan.


"Presentasi Bupati dihadapan 6 orang panelis diharapkan mampu mengangkat Inovasi SIMAWAR untuk masuk TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional tahun ini". Paparnya
(Diskominfostik Kab Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Sabtu, 13 Juli 2019

Loka, Buah unik Khas Wawo Yang Mulai Langka


KM LENGGE,- Sebagai Daerah yang berada di dataran tinggi, Wawo menjadi salah satu daerah yang memiliki beragam kekayaan alam.

Selasa, 09 Juli 2019

Kareku Kandei Menandai Festifal Budaya Teluk Bima



Pemukulan lesung (kareku kandei) oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M.Noer, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi RI, Ir. Roro Aisyah Gamawati MM dan Direktur Penanganan Daerah Pasca Konflik Hasrul Edyar S.Sos, M.Ap, Pimpinan DPRD dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) menandai penyelenggaraan Festival Pranata Adat Budaya Teluk Bima di Taman Wisata Desa Panda.

Sesaat sebelum pembukaan Festival, Bupati bersama rombongan Kementerian Desa meninjau stand parade bakar ikan yang berlokasi di sisi timur arena festival dan selanjutnya disambut Tarian Wura "Bongi Monca".


Dihadapan FKPD, Jenateke Kesultanan Bima Muhamad Putera Ferryandi, S.Ip, para pejabat teras, Pimpinan instansi vertikal dan mitra pemerintah Kabupaten Bima mengungkapkan arti penting Festival Budaya Teluk Bima.

"Festival ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengangkat ke permukaan dan mempromosikan sektor pariwisata dan denyut nadi ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata Teluk Bima". 

Terkait upaya ini, Pemerintah daerah terus mendukung secara berkelanjutan untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Bima". Jelas Bupati, Minggu (7/7)

Sebelumnya, Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes, PDT dan Transmigrasi Ir. Roro Aisyah Gamawati MM dalam sambutannya menjelaskan, Kemendes mempunyai mandat melaksanakan Nawacita Ke tiga Presiden Joko Widodo yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.


Oleh karena itu, penguatan pranata adat melalui festival budaya dan perdamaian jadi salah satu program prioritas yang terus diwujudkan". Terang Roro Aisyah.

Pada akhir sambutannya, Roro menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah daerah dalam penjabaran kegiatan Kemendes di Kabupaten Bima.

"Terima kasih kepada Bupati Bima yang telah memfasilitasi kegiatan yang diawali dengan Rakor Penanganan Konflik, Dialog dan forum keserasian sosial dan perdamaian serta Festival Budaya Pranata Adat dapat berjalan dengan lancar". Ungkapnya.
(Sumber Diskominfostik Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)

Jumat, 05 Juli 2019

Banyak Torehan Kami Lakukan Dalam Membangun Bima



Pada momentum HUT Bima ke – 379 ini, Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE juga memaparkan terkait dengan program yang telah dilaksanakan selama kurun waktu 3 (tiga) tahun, dimana Pemerintah Kabupaten Bima telah menoreh akumulasi capaian pembangunan pada sektor – sektor ril yang mengakomodasi hajat hidup masyarakat; kian mampu mengantarkan masyarakatnya pada posisi kesejahteraan yang semakin membaik.
Diantaranya Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bima sudah berjalan sesuai dengan rencana, sektor pertanian secara umum sebagai sektor yang memberikan kontribusi PDRB di Kabupaten Bima sebesar rata-rata 44,26 %.
Program-program penanggulangan kemiskinan baik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penumbuhan Wirausaha Baru (WUB), penciptaan lapangan kerja baru, dan pemberdayaan ekonomi kreatif terus dioptimalkan. Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, angka kemiskinan menunjukkan trend terus menurun hingga kini mencapai angka 14,84 %.
Pada aspek Kualitas Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bima terus meningkat dari tahun ke tahun, dimana pada tahun 2018 berada pada posisi 65,66 %.
Kondisi ini jelas menggambarkan bahwa pembangunan daerah kita telah berada pada jalur dan tujuan yang benar dimana hasil pembangunan itu sendiri secara bertahap telah dapat dinikmati oleh masyarakat. 
Pada bidang Pendidikan, Angka Partisipasi Murni (APM) terus mengalami peningkatan hingga sebesar 99,96 % untuk jenjang SD/MI serta 96,37 % untuk jenjang SMP/MTS. Angka melek huruf pada penduduk usia diatas 15 tahun berada pada posisi 88,40 %. 
Pada Bidang Kesehatan, kita telah berhasil menaikan angka harapan hidup.
Naiknya angka harapan hidup ini berjalan paralel dengan intervensi program kesehatan yang bersifat non-fisik seperti pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, promosi kesehatan serta pola perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk didalamnya peningkatan cakupan pelayanan air bersih dan sanitasi yang terus digalakkan. Disamping itu, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima telah melakukan Akreditasi Puskesmas sebanyak 15 unit dari 21 unit Puskesmas di wilayah Kabupaten Bima.
Dalam hal penyediaan infrastruktur pelayanan kesehatan dan pemerataan / penempatan petugas kesehatan guna memberikan pelayanan optimal, Pemerintah Daerah telah membangun 8 Puskesmas contoh sesuai prototype Kementerian Kesehatan pada 7 Kecamatan serta dilakukan rehabilitasi Puskesmas dan mengangkat serta menempatkan tenaga PTT Daerah yang tersebar ke pelosok-pelosok Desa.
Pada bidang pengelolaan keuangan, sejak tahun 2016 hingga tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bima meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan RI terhadap Laporan Keuangan; hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah memenuhi aspek – aspek kepatuhan, kepatutan dan akuntabilitas sesuai dengan standar akuntansi.
Pada aspek akuntabilitas kinerja, baru-baru ini kita mendapatkan pengakuan dari kemendagri terhadap akuntabiltas kinerja instansi pemerintah dengan nilai B. Penilaian ini mengandung makna bahwa pelaksanaan program baik bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan social kemasyarakatan telah menunjukkan tingkat efektiovitas dan efisiensi penggunaan anggaran, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi yang berorientasi pada hasil semakin menunjukkan peningkatan. 
Di bidang kualitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) perangkat daerah Kabupaten Bima, mengalami peningkatan level maturitas (kematangan) SPIP dari level 2 menjadi level 3; bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima memperoleh piagam penghargaan dan ucapan terima kasih atas keberhasilan pembangunan 8 (delapan) Puskesmas perbatasan dan daerah tertinggal sesuai prototype tahun 2018 dari kementerian Kesehatan RI dan Juara (satu) Dokter Teladan Tingkat Provinsi NTB dan Juara VII (Tujuh) Tingkat Nasional A.n dr. Rolanda Gistenang (Dokter Puskesmas Langgudu) Di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Di bidang Inovasi Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih 2 (dua) penghargaan yaitu Inovasi Sistim Aplikasi Pelayanan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan yang Berbasis Android (SIMAWAR) dari DP3AP2KB dan Inovasi Sistem Evaluasi, Monitoring dan Pengendalian Pembangunan Daerah E-Monitor Control (MATAROA) dari Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. 
Di bidang Perencanaan Pembangunan pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan yang cukup membanggakan dalam hal pencapaian indicator strategis Pembangunan Daerah RPJMD Provinsi NTB 2013 – 2018 dengan meraih penghargaan sebagai Kabupaten paling progresif dalam mendorong pengembangan Wisata Budaya dan Geopark Tambora dari Gubernur NTB dimana Geopark Tambora telah ditetapkan sebagai Biosfera Dunia oleh UNESCO. 
Dalam rangka peningkatan aksesibilitas pergerakan Manusia, Barang dan Jasa dari Pusat Pertumbuhan Wilayah ke kawasan pelosok Kabupaten Bima, maka dilakukan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, dan pemeliharaan infrastruktur jalan jembatan dan bangunan irigasi. 
Pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bima mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan urusan Pekerjaan Umum yang diarahkan untuk pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jalan /jembatan dan bangunan irigasi. 


Panjang Jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bima mengalami peningkatan Hal ini disebabkan telah terbukanya akses jalan wilayah selatan Kabupaten Bima yang sebelumnya terisolir atau sulit diakses melalui jalur darat.
Selain mengalami penambahan secara kuantitas, kualitas jalan juga bertambah baik, dimana pada tahun 2017 panjang jalan kondisi baik 297.18 Km atau 35.73 % meningkat pada tahun 2018 menjadi 320.33 Km atau 38.52 % sehingga mengalami peningkatan kualitas yang signifikan ditengah keterbatasan anggaran peningkatan jalan yang ada. Kami menyadari kondisi jalan kita banyak yang mengalami degradasi struktur akibat berkurangnya umur rencana, sehingga perlu ikhtiar bersama untuk menunjang pencapaian target peningkatan jalan yang baik.
Selain aspek jalan, untuk mendukung aksesibilitas wilayah adalah jembatan sebagai penghubung. Pada tahun 2017 jumlah jembatan yang dibangun dan menjadi kewenangan Kabupaten Bima sebanyak 146 unit menjadi 157 unit pada tahun 2018. Pada tahun 2017 total jembatan baik sebanyak 112 unit dari 146 unit jembatan dan mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2018 menjadi 125 unit berkondisi baik dari 157 total unit jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bima.
Hasil yang kita capai itu, tentunya menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan pembangunan di sisa masa kepemimpinan kami Dinda-Dahlan, karena tentunya masih ada target program kerja yang harus kita laksanakan untuk menjawab aspirasi masyarakat, baik itu di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hukum, keamanan, pertanian, peternakan maupun di bidang kesejahteraan rakyat. (Humas Kab. Bima-KM LENGGE/KIM WAWO)