Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Kamis, 17 Juni 2021



Untuk ketiga kalinya dalam tiga tahun terakhir,  inovasi  yang merupakan karya para ASN  yang mengabdi di lingkup pemerintah  Kabupaten Bima kembali tampil di ajang kompetisi inovasi tingkat nasional setelah  pada tahun-tahun sebelumnya Inovasi sentuh perempuan dengan SIMAWAR dan GEBRAK Bimantika tampil hingga level Top 45 tingkat nasional.

 

Tahun ini Ini, Inovasi Dana Insentif Desa  (DINDA), sebuah  inovasi yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan desa dalam mengatur tata kelola pemerintahan dan kepentingan masyarakat desa  sebagai upaya mengurangi kesalahan administrasi dengan orientasi menjadi pemerintahan yang tertib dan transparan.

                 

Usai menerima informasi resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi RI, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Kamis (17/6) mengatakan, “Kita berharap dengan memberikan alokasi DINDA ini kepada sejumlah desa,  akan terpacu untuk bagaimana melakukan perencanaan dengan baik, melibatkan seluruh pihak yang ada di desa. Juga  memastikan porsi anggaran itu tercukupi dan mencakup  semua unsur yang ada di desa. Disamping pentingnya aspek pelaksanaan sampai dengan pengawasan dan pertanggungjawaban”. Ungkap Bupati.

                

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Syamsul Bahrain ST,. M.Si menjelaskan, kepastian tampilnya Inovasi DINDA pada TOP 99 Nasional Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021 berdasarkan Surat Deputi Pelayanan Publik nomor B/112/PP.00.05/2021 tentang Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik KIPP di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD tahun 2021.

                 

“Tim Panelis Independen telah melakukan penilaian 1.609 proposal yang terdiri dari 1.458 proposal kelompok umum dimana Kabupaten Bima juga termasuk di dalamnya, 49 proposal kelompok replikasi dan 102 proposal kelompok khusus.

               

Dari jumlah tersebut, Tim  kemudian melakukan penjaringan  dan tercatat 260 proposal yang memenuhi syarat dengan 201 proposal kelompok umum, 28 proposal kelompok replikasi dan 31 proposal kelompok khusus”. Jelasnya.

               

Sementara itu, salah seorang inisiator Inovasi DINDA, Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc memaparkan, “faktor penentu keberhasilan Inovasi DINDA ialah adanya kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Daerah (Bappeda, DPMD, BPPKAD dan Kecamatan), Pemerintah Desa, dan Dukungan Organisasi diluar pemerintah (NGO) seperti KOMPAK dan Seknas Fitra/SOLUD NTB. Semoga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dan  lebih dioptimalkan untuk mendorong pengembangan DINDA ke depan". Terang Raani.

             

Ditambahkan Raani, Sejak DINDA diterapkan, 48 dari 191 desa di Kabupaten Bima mampu menetapkan APBD Desa dua bulan lebih cepat dari sebelumnya,  desa mengalokasikan pelayanan dasar sebesar minimal 20%, serta anggaran yang lebih berpihak kepada masyarakat miskin dan rentan.

              

“Kehadiran DINDA juga   mendorong desa mulai aktif menggunakan basis data terpadu (BDT) sebagai dasar perencanaan program pengentasan kemiskinan, adanya keselarasan dan sinergi antara kabupaten, kecamatan dan desa dalam menanggulangi kemiskinan  serta munculnya perencanaan pembangunan desa berbasis lokal”. Ungkapnya. (KIM WAWO)

Pesepakbola Timnas Ady Setiawan Bertemu Bupati Bima

 


Tatap muka antara Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dengan salah seorang putra kebanggaan Kabupaten Bima yang saat ini menjadi pemain sepak bola bernomor punggung 23 di Tim nasional Kamis (17/6) di VIP Room Bandar Udara Sultan M. Salahudin Bima berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

              

Bupati yang didampingi beberapa pengurus KONI dan Persebi mengatakan kepada atlet berusia 27 tahun ini, "dipercaya menjadi tim nasional karena memiliki kemampuan dan prestasi yang dapat diandalkan.  Namun yang lebih utama lanjut Bupati,  diharapkan bisa menjadi inspirasi banyak pemain bola dan bibit atlet di daerah, mulai dari usia muda sampai dewasa yang semuanya harus  mempunyai target". Jelas Bupati.

              

Meskipun menyandang predikat pemain nasional yang cukup membanggakan bagi masyarakat dan daerah, jangan lupa orang-orang yang telah berjasa dan mengantarkan sampai sukses". Imbuh Bupati.

                

Sebagai Wujud apresiasi, Bupati IDP menyerahkan uang pembinaan senilai Rp 20 juta.

             

Ady Setiawan kelahiran Parado ini kepada Bupati secara tugas menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat,  sehingga dirinya  tetap menunjukkan prestasi sejak usia dini hingga menjadi pemain senior.

           

Sejumlah torehan prestasi yang berhasil diraih pemuda kelahiran 10 September 1994 ini yaitu  Juara 1 Usia Dini Tingkat Provinsi tahun 2006, Juara 1 Sepak Bola usia Dini Tingkat Nasional di Jakarta tahun 2007 dan  Juara 1 Sepak Bola usia dini tingkat Nasional tahun 2008.

            

Pada level lain, Ady Setiawan berlaga pada Porda Makassar, Martapura FC 2012, Prapon SULSEL 2015, PON SULSEL 2016, Barito Putra 2017-2019, Persela Lamongan 2020, Persebaya Surabaya 2021 dan TIMNAS SENIOR Kualifikasi Piala Dunia Qatar 2021. (KIM WAWO)

Pelaku UMKM Ikut Diklat Keterampilan Tekhnis


Sebanyak 30 orang pengelola Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) se Kabupaten Bima, mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Keterampilan Teknis, di Hotel Parewa Kota Bima.

 

Diklat direncanakan akan digelar selama seminggu. Dibuka oleh Asisten III Setda Bima, Drs H Arifuddin HMY, mewakili Bupati Bima, Kamis 17 Juni 2021.

 

Asisten H Arifuddin mengatakan, Diklat keterampilan teknis bagi usaha kecil dan menengah sangat penting.

 

Dan wahana bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia.

 

Yang nantinya diharapkan dapat mentransfer pengetahuan, keterampilan dan etos kerja produktif. Serta dapat menumbuhkan jiwa wirausaha yang merupakan modal dasar dalam menjalankan usaha.

 

Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif, serta masuknya era digitalisasi pengembangan sumber daya manusia dan UMKM menjadi prioritas utama, dan secara konsisten terus dilakukan oleh pemerintah.

 

Sektor ini, bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

 

"Pemerintah Kabupaten Bima sangat fokus dan konsisten, serta akan terus-menerus menumbuhkembangkan usaha mikro kecil menengah ini,"ujar Asisten.

 

Pemerintah berharap Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bima, selaku leading sektor, diharapkan mampu mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan UMKM.

 

Yang memiliki dedikasi, competent, disiplin, ulet,  cerdas dan handal. Serta siap kerja dalam mengelola dan mengembangkan usaha kecil dan menengah.

 

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Iwan Setiawan SE, mengatakan, jumlah Diklat yang akan dilaksanakan terdiri dari lima angkatan.

 

Menggunakan anggaran dari dana DAK non fisik, yang bersumber dari Kementerian.

 

"Diklat ini merupakan kegiatan yang kedua, dimana pesertanya tidak nginap,"ujar Kadis Koperasi dan UMKM.

 

Dijelaskan Kadis Iwan, Diklat diikuti oleh 30 peserta. Berasal dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bima.

 

Sedangkan, Pematerinya adalah dari praktisi, Master Mentor dan para ahli di bidangnya. (KIM WAWO)

Bupati dan Wakil Buka MTQ di Ambalawi


Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Ambalawi ke 31, digelar di Gedung Serba Guna, Desa Tolowata, selama Lima hari.

 

MTQ akan dimulai pada 17 sampai 21 Juni 2021. Dibuka secara resmi Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, Kamis 17 Juni 2021

 

Sejumlah pejabat Ikut mendampingi orang nomor satu di Kabupaten Bima ini. Asisten III Setda Bima Drs H Arifuddin HMY yang juga sebagai PLT Kabag Kesra Serda Bima. Hadir pula Camat Ambalawi Ishaka SH beserta Muspika Ambalawi. Seluruh Kades se Kecamatan Ambalawi.

 

Selain menyumbang uang pribadi Lima Juta rupiah. Atas nama pemerintah, melalui BAZNAS Kabupaten, Bupati menyerahkan bantuan al-quran dan uang tunai dua juta rupiah.

 

Bupati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan MTQ berkaitan langsung dengan Visi Misi Bima Ramah dari sisi religius.

 

Melalui momentum MTQ, kita menanamkan kecintaan pada anak-anak membaca al-quran. Sehingga pada akhirnya akan tumbuh kejujuran pada diri anak-anak.

 

Kemudian kepada dewan Hakam dapat melaksanakan tugas dengan baik. Memberikan penilaian yang obyektif, agar motivasi dan semangat peserta dalam mengikuti kompetisi sesuai dengan harapan bersama.

 

‘’Saya dan Wakil berterima kasih dan rasa bangga, masih dipercaya untuk kembali duduk di periode kedua,’’ujar Bupati.

 

Rasa terima kasih ini, tentunya akan dibarengi dengan perhatian. Bukan saja dari sisi pembangunan infrastruktur. Tetapi investasi dan Sumber Daya Manusia.

 

‘’Saya berharap, para Kades dapat bersaing meningkatkan SDM dan Infrastruktur di masing-masing desa,’’tambahnya.

 

Bupati memuji kemegahan gedung serbaguna yang dibangun. Semoga menjadi kebanggaan masyarakat di Desa Tolowata dan kecamatan Ambalawi pada umumnya.

 

Dan menyampaikan permohonan maaf, baru bisa hadir bertemu langsung masyarakat.

 

Untuk menyampaikan terima kasih atas perjuangan masyarakat Kecamatan Ambalawi mempercayakan kembali IDP-Dahlan pada Pilkada beberapa waktu lalu.

 

Kepada qori dan qoriah yang akan ikut berkompetisi, rebutlah menjadi yang terbaik. Agar bisa menjadi juara hingga  di tingkat Provinsi dan internasional. Dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima.

 

Bupati Umi Dinda meminta, para Camat dapat selalu melakukan pembinaan terhadap para qori, mulai dari tingkat bawah agar bisa tampil memukau di mana pun mereka berlomba. Dan mengantarkan mereka kepada kemenangan.

 

Terima kasih kepada alim ulama, para guru, orang tua yang telah banyak membina anak-anak. Sehingga, lanjut Bupati, mereka bisa paham dan percaya diri.

 

‘’Setiap prestasi harus kita banggakan. Dan setiap permasalahan harus kita pecahkan bersama-sama,’’ujar Bupati.

 

Ketua Panitia Hidayah, S.Pd dalam laporan nya mengatakan jumlah peserta yang mengikuti lomba sebanyak 48 peserta.

 

Mereka akan berlaga dalam tujuh mata lomba. Yakni Tilawatil Qur'an, Tahfidzul Qur'an, Tafsiril Qur'an, Fahmil Qur'an, Sahril Qur'an dan 18 Group qasidah.

 

"Pelaksanaan ini, dilakukan secara bergiliran di enam desa se Kecamatan Ambalawi,"ujar Hidayat. (KIM WAWO)

Selasa, 01 Juni 2021

Pemkab Bima Berlakukan Absensi Elektronik Juli Tahun ini



Upaya Pemerintah Kabupaten Bima untuk mewujudkan Aparatur Pemerintah yang berintegritas, disiplin dan profesional, terus dilakukan.

 

Terbukti, bulan Juli 2021 ini, Pemkab Bima akan memberlakukan mesin absensi elektronik di seluruh Parangkat Daerah, termasuk pada Kantor Camat.

 

Karena Aparatur pemerintah memiliki peranan yang sangat strategis dalam mengelola pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Drs. Agus Salim, mengatakan, pemasangan perangkat telah dilakukan pada seluruh OPD dan Bagian. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi tingkat kehadiran pegawai masih rendah.

 

‘’Absensi elektronik digunakan oleh seluruh ASN (PNS, PPPK termasuk TPU/Tenaga Kontrak) pada Perangkat Daerah. Juga sebagai bahan evaluasi bagi mereka sebagai dasar perpanjangan SK pada tahun berikutnya,’’ujar Agus Salim, di ruang kerjanya, Kamis 1 Juni 2021.

 

Absensi dilakukan pada pagi dan sore hari, sesuai jam kerja. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bima Nomor 33 Tahun 2018, tentang Hari dan jam kerja serta pakaian Dinas ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Kepala BKD dan Diklat berharap adanya absensi elektronik ini tingkat kedisiplinan pegawai dapat meningkat. Hadirnya mesin absensi elektronik harus disambut dengan baik. Karena sebagai pengendali yang bersifat preventif juga dapat memberikan informasi kehadiran ASN secara objektif.

 

Informasi tersebut adalah dasar atau bahan evaluasi untuk pertimbangan dalam melakukan pembinaan terhadap pegawai, pengembangan karier, penghargaan dan pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).

 

Seluruh pegawai PNS/CPNS maupun tenaga penunjang utama, telah diregistrasi dengan scen wajah dalam sistem aplikasi mesin absensi elektronik.

 

Pegawai, harus melakukan absensi tanda masuk dan pulang kerja dengan menyetor atau menampakkan wajah mereka pada layar mesin absensi elektronik.

 

Sistem akan merekam secara otomatis kehadiran masing-masing pegawai, setelah wajah disetor pada layar alat. Dan data terekam dengan sendirinya, sehingga tidak dapat dirubah atau diedit kembali.

 

‘’Tahap awal, link aplikasi absensi elektronik masih terbatas pada internal dinas/badan/unit kerja. Pejabat atau petugas pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah harus menyampaikan hasil rekapan tingkat kehadiran pegawai secara manual. Dengan melampirkan rekapan yang diprint out kepada BKD dan BPKAD sebagai bahan evaluasi dan dasar pembayaran TPP,’’tambah Kepala BKD.

 

Dalam Peraturan Bupati Bima Nomor 41 Tahun 2020, tentang Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil, tujuan pemberian TPP untuk meningkatkan disiplin, kinerja, integritas PNS.

 

Pembayaran TPP, berdasarkan tingkat kehadiran pegawai. Artinya persentase kehadiran, berpengaruh terhadap besar kecilnya TPP yang akan dibayarkan.

 

Dijelaskan, Kepala BKD dan Diklat, Sistem aplikasi absensi elektronik ini masih akan dikembangkan pada tahap berikutnya yang bisa berkoneksi langsung dengan BKD dan BPPKAD.  Mampu membaca juga menentukan nilai, dari tingkat kehadiran dan kinerja masing-masing pegawai.

 

‘’Penggunaan absensi elektronik di seluruh perangkat daerah Kabupaten Bima, secara serentak dilaksanakan mulai Juli 2021 ini,’’ungkap Agus Salim.

 

Agus berharap kepada pimpinan perangkat daerah, dapat terus melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi kepada seluruh pegawai di unit/ wilayah kerja masing-masing. Menjaga dan mempergunakan mesin absensi elektronik dengan sebaik-baiknya. (KIM WAWO)

Kamis, 06 Mei 2021

Bupati dan Wabup Bima Mengakhiri Safari Ramadhan di Monta Baru

 


Safari Ramadhan 1442 H, Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Baitul Makmur, Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kamis 6 Mei 2021, berlangsung meriah dan khidmat .


Pelaksanaan program rutin Pemerintahan Bima Ramah di Desa pemekaran baru tersebut, menandai berakhirnya seluruh rangkai Safari Ramadhan, di 18 Kecamatan se Kabupaten Bima.

 

Selain dihadiri Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj Rostiati Dahlan, S.Pd. Asisten I Setda Bima H Putarman SE, Asisten III Setda Bima Drs H Arifudin HMY, Kepala OPD, Kabag dan Kasubag lingkup Pemkab Bima.

 

Sebagaimana biasanya, Pemerintah menyerahkan bantuan al-quran. Diserahkan Asisten I Setda Bima, diterima Plt Camat Lambu Sulfan Akbar S.Sos.



Kemudian, Baznas Kabupaten Bima menyerahkan bantuan bagi ASNAF. Untuk 31 fakir miskin beras masing-masing 5 Kg. Sepuluh orang Mualaf uang masing-masing Rp 300 ribu, 12 orang Fisabilil haq uang masing-masing Rp. 250 ribu dan 20 orang Ibnu Sabil uang masing-masing Rp. 250 ribu. 

 

Bantuan dari Baznas diserahkan oleh asisten III Setda Bima diterima oleh pengurus masjid Baitul Makmur. Selain sejumlah bantuan tersebut, Bupati Umi Dinda, juga membantu secara pribadi ratusan lembar Sarung dan Mukenah bagi jamaah yang hadir.

 

Bupati, di hadapan para jama’ah, menyampaikan rasa syukurnya dapat mengakhiri Safari Ramadhan di Kecamatan Lambu.

 

Tentunya, Pemerintah hadir tidak hanya untuk melaksanakan shalat tarawih. Akan tetapi betul-betul ingin merasakan, mendengarkan isi hati dan keluh kesah masyarakat terkait apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah.

 


‘’Kami beserta Wakil Bupati tidak mungkin menyerah begitu saja, berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Isi hati dan penyampaian keluarga di Monta Baru akan kami selesaikan,’’ujar Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, saat menyampaikan sambutan Pemerintah, di hadapan ratusan jama’ah yang hadir. 

 

Bupati yang juga Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, mengingatkan pentingnya membayar Zakat bagi umat muslim, dalam bulan suci Ramadhan. 

 

Kita membersihkan harta dan diri kita dengan membayar zakat. Jangan pernah merasa, bahwa dengan mengeluarkan harta untuk membayar zakat, akan mengurangi harta yang kita miliki.

 

‘’Kalau tidak dengan uang, Allah SWT akan menggantinya dengan nikmat Kesehatan dan Keimanan yang baik. Yang jauh lebih berharga dari harta benda,’’tambah Bupati Umi Dinda.

 

Selanjutnya Bupati Bima dua periode ini, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian hutan. Tidak menganggap remeh fungsi hutan sebagai penyangga air.

 

Dijelaskan Bupati, saatnya kita mulai menanam dan mengawalinya walaupun satu batang pohon. Tidak mesti menunggu perintah untuk memulainya. Karena demi anak cucu kita.

 

Bupati mengajak untuk belajar atas kejadian banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Dan memanfaatkan alam beserta istrinya dengan sebaik-baiknya bukan untuk dirusak. Pemerintah tidak mengizinkan menanam pada kemiringan yang telah dilarang, apalagi sampai menebang pohon.

 

Terakhir, kepada seluruh masyarakat Lambu, Bupati Umi Dinda menyampaikan terima kasih. Telah memberikan kepercayaan untuk melanjutkan Bima Ramah dua periode. Tanpa dukungan masyarakat tidak ada artinya.

 

Sementara itu, Ustadz Farhan  Bil Islam, S.Pd.I. dalam ceramah Ramadhannya, menyampaikan, kita hidup agar tidak jauh dari Al-quran. Al-quran adalah obat segala macam penyakit dan kitab petunjuk bagi manusia, yang akan menuntun sampai akhirat.


 

‘’Kalau kita sering mentadaburi al-quran maka akan memberikan subsidi energi kita yang hilang,’’ujar Farhan.

 

Dijelaskan Ust Farhan, jika al-quran dibaca antara waktu magrib dan Isya, maka akan menambah pundi-pundi ruhiyah kita yang hilang.

 

Al-quran yang diberikan oleh Pemerintah bermakna agar kita tetap optimis menghidupkan kembali membaca al-quran. Semoga kemuliaan cahaya Ramadhan, akan menuntun kita dalam mengakhiri puasa Ramadhan ini. (KIM WAWO)