Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Minggu, 31 Oktober 2021

Pesan Bupati Bima Pada Pelantikan Bunda PAUD Kecamatan



Pelantikan dan pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 17 Kecamatan dan 191 desa  Se-Kabupaten Bima yang berlangsung Minggu (31/10) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Panda Kecamatan Palibelo yang dipimpin oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE  yang juga sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bima berlangsung dalam suasana hikmad dan tertib.

              

Pengukuhan Bunda PAUD juga dihadiri  Ketua DPRD Kabupaten Bima MM. Putera Ferryandi S.IP, Forkompimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima dan Kepala Perangkat Daerah.

           

Bupati yang juga bunda PAUD Kabupaten Bima menyampaikan sambutan setelah pemasangan selempang dan dan Bunda PAUD kepada 17 Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Bima

               

Dihadapan para Camat, Kepala UPT Dinas Dikbudpora, para  pengawas pendidikan, Kepala Desa, pengelola PKBM, Himpunan  dan Pengurus PAUD Non Informal Se- Kabupaten Bima, Bupati mengatakan  Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting yang menandai dimulainya kiprah ibu-ibu dalam upaya bersama menumbuhkembangkan karakter anak sejak usia dini.

                

"Pelantikan dan pengukuhan pada hari ini dilakukan pada jenjang kecamatan dan desa,  dimaksudkan agar upaya untuk mendorong dan meningkatkan edukasi sejak dini agar cakupan pendidikan yang diberikan dapat lebih luas lagi, terfokus. Disamping pengawasannya lebih ditingkatkan bagi upaya pemenuhan hak-hak anak  dalam mendapatkan kasih sayang dan pendidikan yang memadai".

             

Dikatakan Bupati, pelantikan dan pengukuhan ini juga sejalan dengan ikhtiar pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Bima sebagai Kabupaten Layak Anak yang baru-baru ini juga mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

               

Agar kinerja PAUD dapat ditingkatkan, dukungan penuh instansi terkait, baik Dinas Dikbudpora, TP.PKK dan GOW kabupaten Bima dalam mencari formulasi yang tepat untuk mendukung keberadaan PAUD amat diperlukan.

              

Demikian halnya kepada Camat  dan pemerintah desa kiranya juga dapat memfasilitasi keberadaan PAUD ini, agar dapat tumbuh kembang sejalan dengan kebutuhan kita sebagai orangtua akan pentingnya lembaga pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Imbuh Bupati.


               

Sebelumnya,  Kepala Dinas Dikbudpora Zunaidin HI S.Sos MM  dalam laporannya mengatakan, jumlah PAUD di Kabupaten Bima yang telah memenuhi syarat dsn mendapatkan legalitas 730 layanan,  terdiri dari 334 layanan TK, 389 RKB, 20 PAUD sejenis dan 9 taman bermain/penitipan anak. 250 lembaga diantaranya sudah terakreditasi.

          

"Pelantikan PAUD ini merupakan upaya strategis untuk menjamin tumbuh kembangnya PAUD di seluruh pelosok kabupaten Bima  yang tersebar pada 191 desa.

           

Bagaimanapun, investasi yang paling berharga ada pada anak-anak usia dini. Oleh karena itu, kelangsungan hidup suatu negara tergantung dari ruang yang diberikan kepada anak-anak usia dini usia 0 sampai 6 tahun". Imbuh Zunaidin.

            

Pelantikan dan pengukuhan ditandai dengan penyematan pin dan pemasangan selempang Bunda PAUD oleh Bupati Bima kepada para Bunda PAUD Kecamatan, dan hal yang sama dilakukan oleh Bunda PAUD Kecamatan kepada Bunda PAUD desa. (KIM WAWO)

Sabtu, 30 Oktober 2021

Bupati IDP Hadiri Wisuda dan Khataman Qur'an SMKN 1 Donggo



Bupati Bima Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, mengikuti acara Wisuda dan Khataman Massal Program Integrasi Plus Tahfidz Qur'an SMK Negeri 1 Donggo dan SMP Pancasila di Kampus II SMKN 1 Donggo Lingkungan Jabal Rahmah Dusun Padende Desa Bumi Pajo, Sabtu (30/10).

 

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  yang didampingi Asisten I Setda H.Putarman SE dan Asisten III Setda Drs.H Arifudin HMY  dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Hj Rostiati Dahlan S.Pd, disambut dengan Prosesi Compo Tembe Donggo 

 

Dihadapan 100 santri dan santriwati mengikuti prosesi wisuda serta 27 orang Tahfidz, Bupati Bima  penyampaiannya apresiasi atas kerja keras Pembina Rumah Qur'an Al Hamid beserta para guru, santri dan santriwati yang merintis kehadiran Program Plus sebagai salah satu upaya membumikan Al Quran sejak dini.

              

"Ke depan,  lembaga ini diharapkan dapat menjadi tempat yang secara berkelanjutan menumbuhkan kecintaan para siswa dan generasi muda terhadap Al Quran ". Ungkap Bupati IDP.

             

Pada kesempatan tersebut,  Pembina Rumah Quran Al-Hamid Drs. H. Abdul Majid M.Pd menjelaskan,  khataman massal dirangkaikan dengan  pengguntingan pita menandai dimulainya penggunaan Masjid Jabal Nur.

           

Rangkaian acara yang digelar dimaksudkan untuk mendukung program integrasi Plus. Kepada para orang tua yang berkesempatan mengikuti kegiatan tahfidz di Rumah Qur'an Al-Hamid diharapkan dapat mendukung program ini. Mengingat kegiatan dilaksanakan secara mandiri, dukungan finansial dari para orang tua sangat dibutuhkan  agar program dapat berkelanjutan". Ungkap H. Majid.

            

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Pembina Rumah Qur'an untuk memperkenalkan kepada Bupati dan rombongan keberadaan kelompok petani buah yang menjadi kelompok binaan.


          

Syukur Alhamdulillah, disamping Rumah Qur'an,  juga sudah ada kelompok petani buah-buahan yang Inshaallah dalam kurun waktu dua tahun mendatang sudah menghasilkan buah. Jelas H. Majid.

             

Selain pengembangan dan budidaya buah durian, aspek lainnya yang perlu mendapatkan adalah       pemeliharaan situs purbakala yang bisa dijadikan pembelajaran dan wisata budaya. Ke depan kita berharap, Bumi Pajo  disamping sebagai desa tujuan wisata buah, juga menjadi tempat wisata sejarah dan budaya ". Imbuhnya.

               

Ketua Panitia Ahmadin S.Pd dalam laporannya mengatakan, Wisuda Tahfidz  dilaksanakan untuk mewujudkan penghafal Al Quran (Hafidz dan Hafidzah) yang beriman, takwa  dan istiqamah sebagai implementasi tujuan dasar pelaksanaan pendidikan agama di SMP Pancasila dan Pondok Pesantren Darul Hamid.

               

"Alhamdulillah,  SMKN 1 Kecamatan Donggo sudah memiliki Rumah Al Quran sebagai wahana untuk mendidik dan menumbuh kembangkan kecintaan terhadap Al Quran. Ungkapnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi Khataman Al Quran yang diakhiri dengan pemasangan mahkota dan selempang secara simbolis kepada para alumni. (KIM WAWO)

Jumat, 29 Oktober 2021

Bupati Bima Akan Membuka MTQ XXXI di Sape



Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31 tingkat Kabupaten Bima tahun 2021 yang dipusatkan di lapangan Semangka Desa Naru Kecamatan Sape. MTQ akan dibuka secara resmi oleh Bupati Bima tanggal 8 November 2021 mendatang.

 

MTQ yang mengangkat tema utama “MTQ XXXI, Ikhtiar Mewujudkan Generasi Qurani Menuju Bima RAMAH Berkelanjutan”  ini direncanakan berlangsung selama sepekan hingga penutupan tanggal 14 November 2021 mendatang.

 

Untuk  penyelenggaraan kegiatan, Bupati Bima melalui Surat Keputusan  (SK) nomor 188.45/292/03.2 tahun 2021 membentuk Panitia Penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 tingkat kabupaten Bima.  SK tersebut mengamanatkan pembentukan  sembilan seksi yang terdiri dari Seksi Musabaqah, Seksi Keamanan,  Seksi Konsumsi dan Seksi Penerima Tamu. Seksi lainnya adalah Seksi Panggung, Mimbar dan Dekorasi, Seksi Acara, Pentas Seni Budaya, Seksi Penerangan dan Sound System, Seksi Perlengkapan, Penginapan Kafilah dan Seksi Publikasi dan Dokumentasi.

       

Event empat tahunan tersebut akan  akan diikuti oleh 18 kafilah dari 18 keamatan  dengan total 517 orang peserta. Para peserta  akan berlomba pada tujuh kelompok yaitu 121 peserta  Tilawatil Quran,  71 peserta cabang Qiraatil Quran dan 93 peserta cabang Hifzhil Quran. Kelompok lainnya adalah  57 peserta cabang Fahmil Quran, 63 peserta cabang syarhil Quran, 61 peserta Cabang Khathil Quran dan 13 peserta cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Quran (M2IQ)

              

Selama sepekan, sejumlah cabang lomba tersebut akan dinilai oleh 63 orang anggota dewan hakim yang telah melalui proses perekrutan dengan metode keterwakilan dari 18 kafilah kecamatan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme dalam bidang,  proses kajian personal yang mendalam bersama pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Bima.

       

MTQ tahun ini juga akan dimeriahkan Pawai Ta'ruf  yang diikuti seluruh kafilah, karyawan dan karyawati Kantor camat dan UPT Dinas Se-Kabupaten Bima dan akan mulai dilepas jam 14.00 Wita pada dua titik start. Titik start Barat akan dipusatkan di Lapangan Desa Sangia dan finish di Arena Utama MTQ Lapangan Semangka Desa Naru – Sape. Sementara, Titik Start B   dari arah timur   dengan titik kumpul di perempatan  Desa Bugis,  menuju arah barat dan finish  di Arena Utama Lapangan Semangka.

       

Namun demikian, untuk mencegah penyebaran dan kemunculalan kluster baru Pandemi COVID-19, Panitia Penyelenggara MTQ ke - 31 tetap memperketat penerapan Protokol Kesehatan baik bagi para undangan maupun para kafilah.   (KIM WAWO)

Kamis, 28 Oktober 2021

DPMD dan Kompak Gelar Lokakarya Juknis Dana Insentif Desa



Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima bekerjasama dengan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB Kamis (28/10) menggelar Lokakarya Pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Kinerja Desa Dana Insentif Desa (DINDA) tahun 2021 di  Gedung PKK Kabupaten Bima.         

 

Bupati Bima yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan  Kesra H. Putarman SE,  yang sekaligus menjadi narasumber mengatakan,  dalam beberapa tahun terakhir, angka kemiskinan Kabupaten Bima berada pada kisaran  14 persen.  Mudah-mudahan insentif dana DINDA ini bisa menjadi salah satu solusi bagi pengurangan angka kemiskinan.

              

Namun demikian lanjut mantan Kepala DPMDes Kabupaten Bima ini, sinergi harus dibangun mulai dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi dengan mengacu kepada rencana strategis dan dokumen perencanaan lainnya.

                 

"Lokakarya ini penting untuk membahas bagaimana indokator dibahas secara seksama karena tidak mungkin membiayai  dana DINDA pada 191 Desa itu. Karena itu penting menentukan kriteria dan indikator yang bisa memastikan desa mana saja yang memenuhi syarat". Tandasnya.

                

Sebelumnya,  Koordinator KOMPAK Provinsi NTB Lalu Anja Kusuma  mengatakan,  implementasi dana insentif desa merupakan inovasi kebijakan fiskal yang digagas oleh Pemkab Bima dan didukung penuh oleh KOMPAK sudah berjalan sekitar tiga tahun lebih dan hasilnya sangat membanggakan.

              

"Telah terjadi perbaikan tata kelola perencanaan dan penganggaran di desa persentasi desa yang menyelesaikan APBDes tepat waktu semakin banyak. Capaian ini tidak lepas dari peran Tim Pembina Teknis Pemerintah Desa (PTPD) yang memberikan bimbingan teknis kepala desa agar mampu menyusun APBD sesuai aturan dan tepat waktu".

                

Lokakarya hari ini menjadi sangat penting untuk melihat kembali apakah petunjuk teknis masih relevan atau tidak dan melakukan revisi poin-poin yang tidak perlu. Terang Anja.

               

Terkait pelaksanaan kegiatan,   District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman  memaparkan,  beberapa  indikator penilaian mencakup tata kelola perencanaan dan keuangan desa serta tata kelola pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat desa.

          

Lokakarya sehari ini dilakukan secara tatapmaya (virtual) untuk narasumber Kementerian Keuangan, KOMPAK Pusat dan Provinsi. Sedangkan tatapmuka (offline) dengan mengundang lima orang Kepala Perangkat Daerah dan Kabid dan Kepala Seksi terkait, Camat dan Pembina Teknis Pemerintah Desa (PTPD) Bolo, Lambu, Woha, PTPD Palibelo,  Wera dan lima orang Kades perwakilan lima kecamatan tersebut.

                   

Usai sesi pembukaan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu oleh Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST MT M.Sc.

             

Panelis Kementerian Keuangan mengulas arah kebijakan dana desa dan penilaian kinerja desa sebagai syarat penentuan alokasi kinerja desa.    

              

Selanjutnya Kepala DPMD Kabupaten Bima Tajudin SH, M.Si memaparkan kebijakan, prioritas dan arah pembangunan di desa dalam mendukung kinerja RPJMD serta narasumber lainnya yang juga Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa El Faisal SE, MM membahas pedoman teknis penilaian kinerja desa. (KIM WAWO)

Asisten II Setda Kabupaten Bima Hadiri Wisuda Sarjana STKIP Bima



Bupati Bima yang diwakili Asisten II Setda Kabupaten Bima, Ir. Indra Jaya, menghadiri Acara Wisuda  XXXII STKIP Bim, Kamis (28/10) di Auditorium M. Djafar Amyn STKIP Bima.

             

Asisten II Indra Jaya, berpesan agar generasi muda termasuk alumni perguruan tinggi merupakan generasi penerus dan kader serta calon pemimpin untuk masa yang akan datang.


            

"Kemajuan  sebuah bangsa dan negara tergantung pada generasi muda bangsa itu sendiri. Oleh karena itu  saya berharap alumni STKIP  menjadi insan yang membaktikan diri kepada daerah,berguna bagi diri sendiri, orang tua, keluarga, agama, serta bangsa dan negara". Imbuh Indra, kepada 215 Sarjana STKIP Bima.

 

Pada kesekesempatan tersebut, Ketua STKIP Bima, Dr. Nasution, M.Pd menjelaskan  "Tahun ini STKIP Bima  mewisuda 215 wisudawan wisudawati, yang terdiri dari 7 program studi, Bimbingan Konseling, Pendidikan Ekonomi, Biologi, Matematika, Sosiologi, Fisika, dan Pendidikan Kimia.


              

Rapat Senat Terbuka tersebut juga dihadiri Asisten II Setda Kota Bima,  Unsur Forkompinda, Ketua LLDIKTI Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dadi Astawa, M.Si,  Dewan Pembina Yayasan Pengajaran dan Ilmu Pendidikan (Y-PIP) Bima H. Aris Muhammad, SH, Ketua Yayasan Pengajaran dan Ilmu Pendidikan (Y-PIP) Bima Chairul Amrin, S.E.

 

Sebelumnya, digelar rapat Senat dibuka oleh Ketua Senat STKIP Bima, Dr. H. Darwis, M.Si Tema yang diangkat, "Melalui Wisuda Sarjana Angkatan XXXII, STKIP Bima Siap Mewujudkan Sarjana Yang Unggul, Kompetitif, Humanis dan Berkarakter Menuju Indonesia Tangguh". (KIM WAWO)

 

Selasa, 26 Oktober 2021

Bupati Bima: Dokumen Tata Ruang Harus Selaras Dengan RPJMD



Penyusunan dokumen tata ruang  kabupaten Bima selaras dengan  amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  2021 -2026 yang berpedoman pada Rencana tata Ruang Wilayah (RTRW)  yaitu dengan menyelaraskan pencapaian visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan, strategi dan program pembangunan jangka menengah daerah dengan pemanfaatan struktur dan pola ruang  yang ada.

 

Demikian pemaparan Bupati Bima Hj. Inah Dhamayanti Putri SE dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral  yang dihelat oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang,  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN di Hotel Mulia Jakarta Selasa (26/10) yang secara khusus membahas tiga agenda strategis yaitu pembahasan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup)   tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Pengembangan (WP) Kecamatan Monta tahun 2021-2041.

            

Draft regulasi lainnya yang dibahas pada pertemuan adalah Raperbup Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kabupaten Lombok Tengah tentang RDTR kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Raperbup RDTR Kawasan Perkotaan kabupaten Banggai laut Provinsi Sulawesi Tengah.  Rapat koordinasi tersebut dihadiri juga oleh Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, S.IP dan Bupati Banggai Laut Sofhian Kaepa, S.H.

            

Pembahasan Ranperbup Bima yang dipimpin oleh Dirjen Tata Ruang Dr.Ir. Abdul Kamarzuki, MPM ini merupakan tindak lanjut permohonan Bupati Bima tentang perlunya segera persetujuan substantif dari Kementerian terkait atas Raperbup RDTR WP kecamatan Monta.

            

Bupati Bima yang hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhamad Putera Ferryandi, S.IP,  Sekda Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, Kepala Bappeda Suwandi ST, MT, Kadis Lingkungan Hidup Ir. Jaidun, Kepala Bagian Hukum Setda Amar Makruf SH dan  Kabid Tata Ruang mengatakan, mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bima Nomor 9 Tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Bima Tahun 2011-2031, arahan lokasi kegiatan dan penyusunan program pembangunan yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang kota  mempertimbangkan secara seksama struktur ruang.

           

Aspek lainnya kata Bupati adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah  dan  pemanfaatan ruang melalui program yang disusun dalam rangka mewujudkan rencana tata ruang yang bersifat indikatif, melalui sinkronisasi program sektoral dan kewilayahan baik di pusat maupun di daerah secara terpadu. Terang Bupati. 

       

Sementara itu, dalam kaitannya dengan pengembangan tata Ruang Kabupaten Bima, Dirjen Tata Ruang Abdul Kamarzuki dalam arahannya mengharapkan ke depan akan diupayakan percepatan RDTR WP kecamatan-kecamatan lain yang  berpotensi untuk  dikembangkan, diantaranya kecamatan Lambu dan  kecamatan Tambora.

 

Dijelaskan Dirjen, upaya-upaya melahirkan RDTR WP berbagai wilayah kecamatan  tentunya  harus menjadi upaya strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan pembangunan berbasis ruang,  kebijakan sesuai keburuhan dan potensi daerah. (KIM WAWO)