Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Minggu, 04 April 2021

Usai Rakor, Bupati Kembali Serahkan Bantuan di Bolo



Usai menggelar Rapat Koordinasai (Rakor) penanganan korban banjir, di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri SE, kembali bergerak.

 

Bupati Wanita pertama di NTB itu, melanjutkan untuk mendatangi warganya yang berada di Desa terpapar banjir bandang beberapa waktu lalu.

 

Didampingi sejumlah pejabat, tim BPBD dan Tagana Kabupaten Bima, Minggu, 4 April 2021, sore, Bupati Umi Dinda turun menyerahkan  bantuan ratusan nasi bungkus, air mineral dan ratusan dus Mie Instan di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo.

 

Bupati berharap masyarakat bisa bersabar menghadapi ujian yang menimpa. Dan bantuan yang diberikan belum cukup untuk, memenuhi rasa puas keluarga yang ada di Sanolo. Namun setidaknya Pemerintah telah hadir bersama-sama warga yang sedang mengalami musibah.

 

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sanolo, Usman ‘dae Papua’, menyampaikan terima kasih, Bupati Umi Dinda mengantar langsung bantuan bagi warganya, yang harta benda mereka telah porak poranda dihantam arus banjir.

 

Bantuan yang diberikan akan sangat membantu kebutuhan warga di Sanolo. Dihadapan Bupati, Kades mengaku, sampah berat yang dibawa arus banjir, telah dia angkut dengan menggunakan dump-truck yang disewa.

 

‘’Alhamdulillah tadi pagi, sudah mulai kami angkut dengan menyewa dump-truck. Sekitar 44 truck. Itu kami lakukan untuk kebersihan lingkungan warga,’’ujar Kades.



Dari Desa Sanolo, Bupati menuju Desa Leu dan Desa Kananga, Kecamatan Bolo. Masuk di Desa Leu, Bupati melihat rumah warga yang ada di sepanjang bantaran sungai.

 

Ratusan bungkus nasi, air mineral dan Mie Instan juga ikut dibagikan oleh Bupati pada warga, yang menantinya disepanjang gang yang dilewati.

 

Setelah di Desa Leu, Bupati Umi Dinda menuju Kantor Desa Kananga. Selain menyerahkan Nasi Bungkus, air mineral, Sarung dan mie instan, Bupati memantau distribusi bantuan yang dilakukan oleh para relawan.

 

Kepada Kades Kananga, Bupati meminta tetap bersabar membantu warga. Dan sampah sisah banjir dapat dibersihkan dengan cara gotong royong kemudian mengangkutnya dengan mobil bak terbuka. (KIM WAWO)

Tangani Bencana Pemkab Gelar Rakor

 


Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Banjir,  digelar di aula sidang utama, Kantor Bupati Bima,  Godo- Woha, Minggu 4 April 2021, siang.

 

Rakor dipimpin Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, dihadiri sejumlah Dinas terkait, empat Camat yang wilayahnya terdampak Banjir,  Kalak BPBD Kabupaten Bima, Tagana, TNI dan Polri. Hadir pula Sekretaris Daerah Drs. H Taufik HAK, M.Si.

 

Bupati Umi Dinda menyatakan, yang utama dilakukan adalah kesepahaman untuk menentukan Desa yang sangat parah di empat Kecamatan. Agar nantinya bisa ditentukan jenis bantuan dan penanganan yang akan diberikan.

 

Kemudian OPD terkait, Camat dan juga para Kades dapat melakukan pendataan jumlah warga yang mengalami kerusakan kategori berat dan sedang, menghindari terjadinya miskomunikasi.

 

‘’Saya minta, bantuan yang  distribusikan, tepat sasaran di seluruh desa yang terdampak banjir,’’ujar Umi Dinda dihadapan sejumlah peserta Rakor.

 

Dijelaskan Bupati, Dropping Mie Instan, air mineral dan kebutuhan lainnya akan tetap dilakukan hingga beberapa hari kedepan. Melalui posko bantuan yang ada di masing-masing kecamatan dan desa.

 

Pendirian Dapur umum, kata Bupati, wajib ada di masing-masing kecamatan agar bisa menjangkau warga terdampak di seluruh desa. Bupati mengakui menangani bencana gampang-gampang sulit, karena lebih banyak yang ikut memantau dan menyaksikan.

 

Kepada Dinas dan OPD terkait hingga pada tingkat penyuluh, Bupati berharap segera merumuskan laporan yang valid. Agar dapat di sampaikan kepada Pemerintah Pusat melalui menteri Sosial RI dan  BNPB.

 

Selanjutnya kepada Inspektorat dan BPBD Kabupaten Bima, dapat berhati-hati dalam penggunaan dana bencana.

 

Sementara itu Sekretaris Daerah Drs H Taufik HAK, M.Si, menyatakan, Dapur umum di empat kecamatan segera dibentuk karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat terdampak.



Kantor Kecamatan langsung dijadikan Posko Induk, di kecamatan yang akan dibantu oleh posko bantuan di masing-masing desa. Dinas Sosial, BPBD dan Tagana Kabupaten Bima akan siap membantu selama dua puluh empat jam.

 

Meminta kepada seluruh ASN di masing-masing kecamatan terdampak, dapat secara bergotong royong membersihkan sampah sisah banjir.

 

‘’Menyangkut air bersih, PDAM, Perkim dan BPBD Kabupaten Bima siap mengangkut menggunakan delapan armada. Dibagi pada empat Kecamatan yang terdampak. Selain itu, juga akan disiapkan tandom penampungan air,’’ujar Sekda Taufik.

 

Terkait dengan Pemulihan dan Pemeliharaan hutan, Sekda, meminta pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk selalu berkoordinasi dengan Provinsi, melalui Petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kehutanan di wilayah masing-masing. (KIM WAWO)

Kembali, Bupati Bima Distribusikan Nasi Bungkus



Hari kedua, pasca musibah banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bima beberapa hari lalu, bantuan dari berbagai pihak, donatur dan para relawan terus berdatangan.

 

Tak pelak, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, hari ini, Minggu 4 April 2021 kembali mendistribusikan Ribuan  nasi bungkus, mie Instan dan air mineral di Desa Nisa Kecamatam Woha. Dan Desa Rato dan Desa Kananga Kecamatan Bolo.

 

Bupati, yang juga Istri mendiang Sultan Bima, H Ferry Zulkarnain ini, datang sendiri mengantarkan kebutuhan warga yang di ada desa-desa terdampak banjir.

 

Minggu pagi sekitar pukul 07:30 pagi, Bupati Umi Dinda, bertolak dari kediaman di Jalan Sultan Kaharudin Kota Bima.

 

Tiba di Desa Nisa Kecamatan Woha, sekitar pukul 08:15 pagi. Dan langsung menyerahkan seratus dus Mie Instan, seratus dos mineral yang diterima oleh Kepala Desa (Kades) Nisa.

 

Usai di Desa Nisa, Bupati lanjut di Desa Rato, Dusun Kampung Sigi. Dan Desa Kananga Kecamatan Bolo.

 

Di Dusun Kampung Sigi, Bupati Wanita Pertama di NTB ini, melihat langsung keadaan warga yang terdampak di sekitar bantaran sungai, yang berada di belakang perkampungan warga.

 

Ratusan dus air Mineral, nasi bungkus dan Mie instan juga ikut dibagi Bupati Umi Dinda.

 

Di Desa Kananga, Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan sarung, nasi bungkus dan air mineral.



Kepada warga, Bupati Umi Dinda menyampaikan rasa duka yang mendalam.

 

Dan berharap warga bisa bersabar menghadapi ujian yang sangat berat ini.

 

Bantuan siap saji yang diberikan ini, merupakan bukti bahwa Pemerintah selalu ingin bersama masyarakat. Meringankan beban dikala masyarakat mengalami musibah.

 

"Bukan sedikit atau banyaknya yang kita berikan. Melainkan seberapa ikhlas kita untuk berbagi," ujar Umi Dinda.

 

Usai meninjau di Kecamatan Bolo dan Woha, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, langsung menggelar rapat Koordinasi penanganan Bencana Banjir, di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima. (KIM WAWO)

Sabtu, 03 April 2021

Pegawai Pemkab Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Korban Banjir



Jajaran pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, bergotong royong membersihkan rumah warga, yang terdampak banjir bandang, Jumat 2 April lalu. Selain aksi sosial membersihkan rumah warga, jajaran Pegawai Pemerintahan Bima Ramah Jilid II ini, juga memberikan bantuan nasi bungkus dan bantuan sosial lainnya, pada warga di lokasi tempat mereka bergotong- royong.

 

‘’Kepada seluruh Dinas, Badan dan Bagian lingkup Pemkab Bima bisa melakukan gotong- royong dan kerja bakti disetiap lokasi bencana banjir. Kita bantu keluarga yang saat ini, sangat membutuhkan bantuan kita,’’ungkap Bupati, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana Banjir, dengan sejumlah Dinas dan OPD terkait dan empat Camat terdampak, di aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Minggu 4 April 2021. 


 

Bupati meminta wilayah kerja setiap Dinas/OPD, Badan dan Bagian dibagi per zona, agar terarah dan tidak tumpang tindih.

 

Saat turun di lokasi, seluruh Dinas, Badan dan Bagian membawa peralatan yang dibutuhkan, seperti alat kebersihan, bantuan makanan dan bantuan lainnya untuk para korban.

 

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Aris Munandar, ST, MT, mengatakan, menindak lanjuti hasil Rakor yang digelar pada, Minggu 4 April, beberapa waktu lalu, sejumlah OPD, Dinas, Badan dan Bagian langsung bergerak pada, Senin, 5 April 2021, di hari keempat pasca banjir, kemarin.


 

‘’Dan hingga hari ini (Selasa 6 April, masih membantu warga yang terdampak,’’ujar Aris.

 

Mereka akan menyebar sesuai jadwal masing-masing, di Kecamatan yang kondisinya sangat parah dan membutuhkan bantuan.

 

Dijelaskan Kalak Aris, berdasarkan Pusat Data Dan Pelaporan (Pusdalops) PB BPBD Kabupaten Bima, jumlah KK yang terdampak sebanyak 9415 KK, Jiwa yang terdampak 26.208 orang, Desa terdampak 46 dan meninggal dua (2) orang.

 

Sedangkan Rumah yang terdampak 9583 unit, Rumah Rusak Berat 383 unit, Rumah Rusak Sedang 2.199 unit, Rumah Rusak Ringan 2.773 unit.

 

Kemudian untuk Kebinamargaan 13 unit, Irigasi 46 unit, Pendidikan 49 unit, Kesehatan 29 unit, fasilitas Umum lainnya 54 unit. 

 

Ternak 8240 ekor, tambak masyarakat 1112,5 hektar are, Pertanian 441,5 hektar are, air 9.563 kk.

 

Jenis banjir bandang terjadi di enam kecamatan, 56 desa, longsor satu kecamatan dan abrasi satu kecamatan. (KIM WAWO)



Gubernur NTB dan Bupati Bima Tinjau Lokasi Banjir

 


Gubernur DR Zulkieflimansyah bersama Bupati Bima, Indah Damayanti Putri turun langsung ke berbagai lokasi bencana banjir di Bima dan menyerahkan bantuan.

 

"Lakukan apa yang bisa kita bantu dan jangan saling menyalahkan", ujar  Gubernur di Bima, Sabtu (03/04).

Saat ini kondisi telah berangsur pulih karena banjir yang mulai surut.

Sejak Kamis (01/04) banjir Kota Bima terjadi karena curah hujan merata di Wilayah Kota Bima hingga Jum’at, 2 April 2021 hujan masih turun dengan intensitas ringan-sedang hingga deras di Perumahan Kadole, Kelurahan Oi Fo’o Kecamatan Rasanae Timur dengan 10 KK terdampak genangan banjir akibat serapan air di lubang pembuangan komplek perumahan yang tidak menampung.



Di Kelurahan Nungga Kec.Rasanae Timur, luapan air sungai merendam lahan pertanian di So Nungga yang hingga saat ini luasannya masih dalam pendataan.

Bencana Longsor tanggul parit juga terjadi di lingkungan Jenamawa RT.15 RW.06 Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat menyebabkan amblasnya gang yang telah dirabat dan terputusnya akses jalan warga sepanjang  ±35 meter yang berdampak pada 12 KK / 40 Jiwa disana.


Saat ini, BPBD Kota Bima telah melakukan assessment dan pembersihan di lokasi banjir serta pemberian bantuan pangan kepada warga tedampak banjir berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB.

Selain pemukiman warga, fasilitas umum di beberapa desa di empat kecamatan yakni Kecamatan Bolo di Desa Kananga, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi dua RT yaitu RT 5 dan RT 9 RW 4 dengan jumlah terdampak sebanyak kurang lebih 83 KK. Di Desa Rasabou, banjir setinggi paha orang dewasa menggenangi 4 RT yaitu RT 1,2,3 & 5 RW 9 jumlah terdampak sedikitnya 120 KK. Di Desa Rato, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi beberapa rumah warga yang tinggal di bantaran sungai sebanyak 40 KK dan berdampak pada 120 KK lainnya.



Di Desa Sondosia, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi Dusun Sonco yaitu RT. 01 RW 02 dan RT. 01 RW 08 dengan jumlah terdampak sebanyak kurang lebih 90 KK. Di Desa Leu, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi tiga RT yaitu RT10, 11 & 12 RW 4 dengan jumlah terdampak sedikitnya 130 KK. Di Kecamatan Madapangga di Desa Ncandi  banjir menggenangi rumah warga sebanyak 233 KK dan di Desa Dena banjir berdampak pada 30 KK.



Di Kecamatan Woha, di Desa Pandai, banjir menggenangi area sawah dan Tambak ikan sedangkan Desa Nisa masih dalam pendataan. Di Kecamatan Monta, Desa Simpasai, Desa Pela dan Desa Sakuru yang terdampak banjir masih dalam pendataan. Kerusakan jembatan juga terjadi di Kecamatan Bolo yang menyebabkan terputusnya akses jalan.

BPBD Kabupaten Bima telah melakukan assessment dan berkoordinasi denagan pihak Kecamatan dan Desa terdampak serta menyiapkan bantuan logistik untuk diberikan kepada warga terdampak banjir. BPBD Provinsi NTB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima untuk pemberian bantuan logistic lanjutan kepada warga terdampak banjir diantaranya : Selimut, Terpal, Paket sandang, Paket lauk pauk, Paket makanan siap saji, Paket tambahan gizi, Paket perlengkapan bayi, Paket perlengkapan keluarga, Mie instan dan Air minum.



Sementara di Kabupaten Dompu telah terjadi banjir pada Jum’at (2/4) di wilayah Kabupaten Dompu. Intensitas hujan sedang-tinggi yang terjadi pada pukul 12.30 WITA serta luapan air sungai di wilayah Desa Cempi Jaya Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu,  mengakibatkan banjir dan  terendamnya pemukiman warga serta lahan pertanian.

Total Warga terdampak 50 KK (200 jiwa) dan kurang lebih 70 ha Lahan Pertanian terendam oleh genangan air .



Bantuan logistic lanjutan kepada warga terdampak banjir juga telah didistribusikan diantaranya paket perlengkapan bayi dan paket perlengkapan keluarga serta selimut.

Masyarakat untuk dihimbau tetap waspada terhadap kejadian bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba, memasuki ujung musim penghujan disertai dengan periode fenomena La Nina yang masih terjadi. (KIM WAWO)

Kamis, 01 April 2021

Musrenbang RKPD Menitikberatkan Kesejahteraan Masyarakat


Pembangunan daerah dititikberatkan pada program-program yang mengarah pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ketahanan ekonomi sesuai dengan isu strategis Kabupaten Bima. Program strategis tersebut antara lain mengatasi kemiskinan dan pengangguran, kesehatan, pendidikan, pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah, infrastruktur, pertanian dan ketahanan pangan serta kerusakan lingkungan hidup.

 

Hal tersebut disampaikan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  dalam sambutan yang disampaikan secara daring  mengatakan, Musrenbang tahun ini mengambil tema “Peningkatan Ketahanan Ekonomi dan Investasi Daerah Melalui Perbaikan Infrastruktur, Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pelayanan Dasar di Tahun 2022”, Kamis (1/4) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.


 

Dikatakan Bupati, RKPD Tahun 2022 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima tahun 2021- 2026 untuk mewujudkan Bima RAMAH.  Oleh   karena  itu  kata  Bupati, hal ini perlu menjadi fokus perhatian bersama agar Bisi dan Misi misi RPJMD kabupaten Bima tersebut dapat terwujud.

               

Bupati berharap pada Musrenbang tahun ini kesepakatan-kesepakatan yang sudah dibuat oleh semua pihak harus benar-benar berpedoman pada tema dan isu strategis untuk menentukan arah kebijakan yang dituangkan melalui program kegiatan  tahun 2022 sesuai dengan visi misi sudah tertuang.


               

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.AP dalam pengantarnya mengungkapkan, Musrenbang ditujukan untuk mendapatkan masukan, saran dan pandangan  dan dari berbagai komponen dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Bima Tahun 2022.

              

Forum ini juga lanjut H. Fahrudin, untuk melakukan penajaman dan penyelarasan program/kegiatan perangkat daerah dengan usulan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan yang sudah disusun secara teknokratis, maupun pokok-pokok pikiran yang telah disampaikan oleh anggota DPRD melalui Pokok Pikiran (Pokir) Dewan


                

Pada Kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi NTB melalui Kabid Penelitian Lalu Suryadi  S.Ip, MM memaparkan secara daring Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan Provinsi NTB Tahun 2022. Dikatakannya, terdapat 13 isu strategis pengembangan wilayah Provinsi NTB tahun 2019-2023.

               

“Ada beberapa isu strategis yang sangat terkait langsung dengan Kabupaten Bima terutama  pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (WP3K) karena  sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh pesisir dan memiliki banyak pulau kecil. Demikian halnya isu  pengembangan kawasan ekonomi khusus Teluk Saleh-Moyo-dan kawasa Tambora (SAMOTA) di samping Geopark Tambora sebagai ikon. Maka  isu strategi tersebut penting dibicarakan di forum Musrenbang tingkat Kabupaten Bima”. Terang Lalu.




        

“Intinya NTB memerlukan lompatan luar biasa dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan IPM, termasuk pengembangan melalui  beasiswa putra-putri NTB untuk kuliah di luar negeri”. Tandasnya.

 

Meskipun  masih dalam susana Pandemi COVID-19, Musyawarah Perencanaan Pambangunan (Musrenbang) Kabupaten Bima Tahun 2021 untuk penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 yang diikuti unsur DPRD, Perangkat Daerah, Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda sebagai wahana untuk menyelaraskan usulan pembangunan lintas sektor tetap dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. (KIM WAWO)