Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Jumat, 10 September 2021

Pemkab Bima Gratiskan Rapid Tes Antigen Peserta Ujian CPNS/PPPK



Untuk mengisi formasi kepegawaian tahun anggaran 2022, Pemerintah Kabupaten Bima kembali mengadakan  Seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Bima direncanakan berlangsung tanggal 24 September sampai dengan 2 Oktober 2021, sedangkan tes PPPK Non Guru dilaksanakan tanggal 3 Oktober 2021 di Kampus Vokasi UNRAM PPD Bima di Sondosia.

                

Salah satu persyaratan yang ditetapkan pemerintah bagi para peserta ujian adalah membawa hasil Rapid Test Antigen dan Vaksinasi Dosis 1. Menindak lanjuti  hal ini, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan melaksanakan Rapid Test Antigen dan Vaksinisasi.

             

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menindaklanjuti dengan mengeluarkan Nomor : 440/1425/06.2/2021 tanggal 10 September 2021 yang ditujukan kepada Direktur RSUD Bima, Direktur RSUD Sondosia, dan Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Bima.

 

Disamping diperkuat dengan  hasil rapat koordinasi Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan dan BKD Diklat Kabupaten Bima tentang Pelaksanaan Seleksi ASN (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan CPNS) Tahun 2021 disepakati layanan medis Rapid Test Antigen yang  dititik fokuskan pada  fasilitas, pelayanan, serta persyaratan untuk masyarakat yang mengikuti Pelaksanaan Seleksi ASN (PPPK dan CPNS) Tahun 2021.

              

Untuk maksud tersebut, seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit/Puskesmas) untuk mempersiapkan Tenaga Kesehatan yang bertugas memberikan Pelayanan Rapid Test Antigen.

          

Peserta seleksi ASN (PPPK Dan CPNS) Tahun 2021 dapat melakukan Rapid Test Antigen pada Rumah Sakit/Puskesmas terdekat yang harus dilakukan sehari sebelum pelaksanaan ujian berlangsung.

            

Bagi peserta seleksi ASN (PPPK dan CPNS) Tahun 2021, WAJIB Vaksin minimal Vaksin 1, bagi vaksin peserta yang belum melakukan Vaksin dapat dapat dilayani Vaksinisasi secara langsung.

           

Peserta seleksi ASN (PPPK Dan CPNS) Tahun 2021 yang melakukan Rapid Test Antigen diwajibkan membawa Identitas Diri/KTP/Suket dan Kartu Ujian Peserta serta tidak dikenakan Biaya (GRATIS). (KIM WAWO)

Kamis, 09 September 2021

Lepas Kontingen PON XX Papua, Bupati IDP : Raih Medali



Pastikan atlet Kabupaten Bima menjadi duta yang baik bagi kontingen Provinsi Tenggara Barat pada PON XX  di Papua. Jum’at (10/9/2021), Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE , melepas secara resmi lima orang atlet Kabupaten Bima yang bergabung dengan kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Provinsi NTB  dan akan berlaga pada PON XX, di Aula Kantor Bupati Bima.

 

“Saya harap duta olah raga Kabupaten Bima,  berangkat sebagai pejuang dan kembali sebagai pahlawan dengan membawa prestasi yang membanggakan,” kata Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE.

 

Alet Perwakilan Kabupaten Bima yang berasal dari cabang olah raga catur,  atletik dan sepeda motor tersebut dilepas oleh Bupati Bima yang juga ketua KONI Kabupaten Bima, didampingi Ketua Pengda Percasi NTB Raihan Anwar dan FORKOMPIMDA  Kabupaten Bima.

         

Bupati yang menyampaikan sambutan tunggal dihadapan Asisten Setda, Kepala OPD, jajaran pengurus KONI dan Ketua Cabang olahraga (Cabor)  memberikan apresiasi atas keikutsertaan Cabor catur pada event nasional empat tahunan  tersebut.

             

"Cabor Catur selalu menyumbang medali pada event nasional.  Ini berarti bahwa atlet kabupaten Bima memiliki kemampuan yang baik, bukan hanya teknik bermain tetapi memiliki IQ tinggi dalam olah raga Catur ini". Kata Bupati.

           

Selain catur, cabang atletik juga merupakan salah satu andalan bagi Kabupaten Bima dimana pelari yang ada betul-betul lahir dari alam dengan kemampuan yang handal meskipun dengan postur  fisik yang kurang tinggi. Ke depan prestasi olah raga harus terus kita tingkatkan, oleh karena itu, saya instruksikan kepada para ketua cabang olahraga untuk terus mencari bibit unggul dari  generasi muda. Ungkapnya

             

Apa yang ditorehkan hari ini, akan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berupaya meraih prestasi positi melalui bidang olahraga memiliki nilai positif dan memacu semangat setiap generasi muda bahwa dengan kemampuan yang dimiliki di bidang olahraga akan mengantarkan keberhasilan bagi pribadi dalam meniti karir dan masa depan". Imbuh Bupati IDP.

            

Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan dana pembinaan dari KONI dan juga bantuan pribadi masing-masing  Rp 5 juta kepada lima orang atlet tersebut. (KIM WAWO)

Rabu, 08 September 2021

Bupati IDP Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD



Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE  bersama delapan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kabupaten/ kota dilantik dan dikukuhkan oleh Bunda PAUD NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah Kamis (9/9/2021) di Pendopo Gubernur NTB.

           

Bupati usai pengukuhan menegaskan kembali komitmen untuk mendorong percepatan peningkatan partisipasi PAUD di seluruh kecamatan.

                  

Menurutnya, meskipun saat ini masih dalam suasana pandemi COVID-19, namun ikhtiar untuk mendorong partisipasi anak usia dini sebagai generasi emas penting dilakukan oleh instansi terkait dan para orang tua.

                

"Hal ini penting mengingat usia sejak lahir hingga 6 tahun sangat menentukan tumbuh kembang anak,  Bunda PAUD  memiliki  tanggung jawab yang besar dalam  mendidik  dan menumbuhkan kecerdasan mental dan pikiran anak". terang Bupati.

             

Sejalan dengan peran Bunda PAUD,  akan dioptimalkan sumber dana untuk mendukung penyelenggaraan program PAUD berkualitas.  Juga mendorong peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, serta mendorong peningkatan konsumsi makanan sehat, bergizi dan berkualitas bagi anak usia dini.    "Mari bersama-sama kita bangun PAUD untuk mewujudkan Kabupaten Bima yang RAMAH". Tandasnya.

             

Sebelumnya, kepada para Bunda PAUD yang dilantik Hj. Niken mengharapkan dukungan bagi upaya peningkatan partisipasi bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Provinsi NTB.

          

"Bunda PAUD diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi dan peningkatan kualitas PAUD holistik integratif sebagai investasi generasi masa depan". Ungkap Bunda Niken. (KIM WAWO)

Selasa, 07 September 2021

Eksekutif Sampaikan Penjelasan atas KUPA dan PPAS -P



Pemerintah Kabupaten Bima melalui Wakil Bupati  Drs. Dahlan M. Noer Rabu (8/9) Menyampaikan Penjelasan Bupati Bima terhadap Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dan Penyampaian Jawaban Bupati Bima atas PU Fraksi - fraksi Dewan Terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima Tahun 2021 - 2026.

          

Dokumen tersebut dibacakan pada Rapat Paripurna  yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Yasin S.Pdi di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima.


           

Wabup dalam penyampaian mengemukakan, dalam proyeksi rancangan APBD-P pendapatan daerah direncanakan Rp. 1,78 Triliun, mengalami penurunan 2,09 persen dari target. Sementara belanja Rp.1,82 Triliun, turun 1,15 persen

         

Dahlan memaparkan,  tantangan pembangunan Kabupaten Bima saat ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas layanan dasar, penurunan angka kemiskinan, peningkatan daya beli, pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan masyarakat (IPM), peningkatan kinerja dan penataan aset daerah serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

       

Karena itu lanjut Wabup Dahlan, rancangan kebijakan umum APBD perubahan dan plafon prioritas anggaran akan memaksimalkan potensi daerah untuk menuntaskan secara bertahap permasalahan yang ada.

            

"Ikhtiar ini dijabarkan dengan mendorong pencapaian Visi Bima RAMAH pada tahun pertama pelaksanaan APBD melalui program, kegiatan yang mencerminkan kemampuan keuangan daerah". Jelasnya dihadapan para anggota DPRD, Forkompinda dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang hadir pada paripurna tersebut.

          

Dikatakan Dahlan, gambaran kebijakan umum anggaran 2021 mencakup upaya memaksimalkan penerimaan pajak melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah.


              

Penanganan Covid-19 yang berdampak pada penurunan alokasi belanja  mengakibatkan adanya pemotongan langsung DAU  dan dana alokasi lainnya oleh pemerintah pusat.

           

Aspek lainnya yang menjadi fokus adalah upaya mempertahankan alokasi anggaran pembiayaan daerah sehingga dapat memberi kontribusi positif dalam meningkatkan penerimaan PAD melalui efisiensi anggaran dan Silpa yang sehat sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

             

Penyampaian pemerintah daerah tersebut selanjutnya akan dibahas dalam Pansus. (KIM WAWO)

 

 

Senin, 06 September 2021

Perkuat Sinergi Lingkup Bidang Kerja Asisten II



Sejumlah Perangkat Daerah dan Bagian Sekretariat daerah Kabupaten Bima dibawah lingkup tugas Asisten II bidang  Perekonomian dan Pembangunan menggelar Rapat Koordinasi Senin (6/9) di ruang rapat Sekretaris Daerah. Rapat tersebut ditujukan untuk meningkatkan koodinasi lintas perangkat daerah dan Bagian yang berada dibawa koordinasi Asisten II            

 

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima, Ir. Indra Jaya dan  diikuti 17 Unit kerja, baik Dinas, Badan dan Bagian Setda. Pertemuan diawali dengan laporan rencana Program dan kegiatan serta progres setiap pelaksanaan program yang  sedang berjalan maupun rencana program dan kendala yang dihadapi masing-masing OPD. Rapat koordinasi juga secara khusus membahas rencana strategis  tiap unit kerja .               

 

Ir. Indra Jaya dalam arahannya memaparkan, pembahasan Renstra perangkat daerah ini  penting meningkatkan sinergisitas dan koordinasi lintas perangkat daerah  dan memastikan dokumen yang disusun selaras dengan arah kebijakan Bupati terpilih.

 

Oleh karena itu lanjut Indra Jaya kepala OPD harus memahami dengan baik indikator kinerja daerah sebagai alat ukuran  capaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah dan indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang ditetapkan menjadi Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada akhir periode masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati”. Jelasnya. (KIM WAWO)


BPBD Helat Pelatihan Prinsip Penanganan Kebencanaan




Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Bermitra Dengan Adventist Development And Relief Agency (ADRA) Indonesia, didukung Penuh  European Commission  Humanitarian Aid (ECHO),  Pujiono Center, Plan International Indonesia, Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), Redr Indonesia, melalui program Locally Led Disaster Preparedness and Protection (LLDPP) Project (Kepemimpinan Lokal Dalam Kesiapsiagaan dan Perlindungan Bencana), Senin  (6/9) mengadakan Kegiatan Pelatihan Sistim dan Prinsip Kemanusiaan yang berlangsung selama tiga hari.

          

Pelatihan dilaksanakan secara hybrid  selama 4 hari diikuti total 100 peserta dan dibagi dalam 2 gelombang masing-masing selama dua hari. Sebanyak 7 peserta tatap muka (offline) dan 43 Peserta Tatap Maya (Virtual) perwakilan dari ADRA Indonesia,  Perangkat Daerah Terkait  dan mitra kerja BPBD yang dipusatkan di PUSDALOPS  BPBD Kabupaten Bima.


           

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Safriatna Ach yang memandu pelatihan  tersebut mengemukakan pentingnya kegiatan tersebut dalam membangun  kesamaan visi sehingga bisa saling bersinergi. 

           

LLDPP Project Manager, Aminuddin Magatani dalam pengantarnya mengatakan Pelatihan tersebut ditujukan  untuk meningkatkan pengetahuan  dan kapasitas pegiat kebencanaan dalam menyiagakan diri ketika menghadapi bencana dan ini  lebih bersifat normatif.

           

"Tujuan utama pelatihan  untuk  menyelamatkan nyawa manusia. Hal ini penting, karena ketika terjadi bencana, jiwa manusia harus dapat diselamatkan, namun karena keterlambatan penangan maka menimbulkan kematian yang sia-sia". Ungkapnya.



           

Sementara itu,  Plt. Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Bima Chandra Kusuma AP saat membuka pelatihan mengatakan,   Kabupaten Bima memerlukan sistem  dan  standar aksi  pencegahan bencana yang  baik karena termasuk zona yang beresiko terjadinya bencana, dilihat dari letak geografis  dan geologi yang dapat menyebabkan bencana, baik faktor alam, non alam dan manusia.

           

Dikatakannya, dalam pengurangan risiko bencana,  penting membangun aspek saling percaya  sebab apabila stakeholder saling percaya dan berkoordinasi dalam melakukan pengurangan risiko, maka penanganan situasi kedaruratan akan lebih optimal. Terangnya

           

Menutup sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi ADRA dalam peningkatan kapasitas stakeholder kebencanaan di Kabupaten Bima.  

            

Selanjutnya peserta mengikuti pemaparan materi da diskusi yang dipandu para narasumber. (KIM WAWO)