Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Rabu, 06 Maret 2013

Pencurian Ternak Di Wilayah Wawo Marak Lagi


KM. LENGGE WAWO,- Dua hari terakhir, pencurian ternak sapi dengan modus memberikan potas kembali marak terjadi antara perbatasan Santangi Wawo dan Kelurahan Dodu. Dua dari lima ekor sapi mati tidak sempat disembelih, sedangkan tiga ekor lagi disembelih oleh warga sekitar lokasi.

Bimeks yang melewati lokasi itu, Rabu (5/3) tadi malam sekitar pukul 18.30 Wita dipadati warga yang ingin melihat sapi yang dipotas. Saat itu ada dua ekor yang sekarat, tetapi hanya satu yang sempat disembelih. Selasa malam kemarin juga terdapat tiga ekor dan satu ekor mati sia-sia, sedangkan dua lainnya sempat disembelih.

Warga sekitar lokasi, Nurdin, mengaku, ternak yang berkeliaran di sekitar lokasi itu banyak, tetapi tiba-tiba saja sempoyongan dan terjatuh dengan perut semakin membesar. Kalau tidak cepat disembelih akan mati sia-sia saja. Namun, hingga kini belum diketahui siapa pemilik ternak sapi itu.

“Melihat kondisi sapi yang terjatuh seperti itu, kita langsung menyembelihnya. Namun, sayang satu ekor lagi tidak bisa ditolong dan tewas seketika,” ujarnya di lokasi, tadi malam.

Dalam situasi hujan seperti itu, kata dia, tidak banyak pengendara sepeda motor dan mobil yang lewat, sehingga dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk memotas ternak yang berkeliaran di sekitar lokasi itu. Bayangkan, sehari sebelumnya tiga ekor sapi yang tewas. Namun, kebanyakan yang dipotas adalah yang berkeliaran sekitar pinggir jalan negara itu.

Warga Kecamatan Sape, Ilyas, mengaku kaget menyaksikan dua ekor sapi yang tewas seketika dan saat itu banyak pengendara yang berhenti. Dari pada mati percuma ada yang langsung meminta untuk disembelih.
“Kita suruh saja warga yang menyaksikan sapi yang sekarat itu disembelih, tetapi karena lama hanya satu ekor yang sempat disembelih,” katanya.

Beberapa saat kemudian mulai banyak warga Ntori dan Lampe yang ingin menyaksikan ternak siapa yang tewas itu. Hingga berita ini ditulis belum diketahui pemiliknya.

0 komentar:

Posting Komentar