Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Kamis, 07 Desember 2017

Pacoa Jara Kalender event Yang Kian Diminati


KM LENGGE,- Ketika memberikan sambutan pada pembukaan pacuan kuda tradisional Bima di arena pacuan kuda Panda sabtu 2 Desember 2017, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengemukakan bahwa Pemerintah kabupaten Bima menggelar kejuaran pacuan kuda sebanyak 3 kali setahun,termasuk dalam rangka HUT NTB ke 59 tahun 2017. Dikatakannya bahwa pacuan kuda telah ditetapkan sebagai kalender event untuk promosi wisata dan budaya Bima.

Ketua panitia Rukmni menyebutkan bahwa kejuaraan pacuan kuda digelar mulai tanggal 2 sampai 10 desember 2017 diikuti oleh 433 kuda yang terbagi dalam 13 kelas termasuk 6 kelas umum. Kuda kuda berasal dari kota Bima, kabupaten Bima,Dompu, Sumbawa dan Sumbawa barat serta NTT.

Kejuaraan pacuan kuda dalam rangka HUT NTB ke 59 dibuka oleh Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firly M.Si dihadiri sejumlah pejabat Kapolda,bupati Bima.pimpinan DPRD kota dan kabupaten Bima.


Dalam kata sambutannya kapolda memberika  apresiasi atas kegiatan pacuan kuda tradional. Kapolda NTB juga memberikan santunan kepada para joki Cilik sebelum kejuaraan dimulai.  [   ]

Rumah Inovasi Diresmikan


KM LENGGE,- Bagi sebagian besar orang diyakini bahwa Pendidikan dapat menjadi jembatan bagi seseorang untuk memperoleh penghidupan yang lebih baik. Tak hanya itu, mereka yang cerdas dan terdidik dipercaya dapat memegang tongkat estafet pembangunan negara ini.

Akan tetapi untuk melahirkan dan mewujudkan generasi-generasi penerus yang berkualitas, institusi pendidikan tentu membutuhkan guru-guru yang tak biasa, yang mau berinovasi melahirkan cara-cara mengajar dan mendidik yang tak hanya sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman, namun juga yang mampu mendorong peserta didik lebih bersemangat untuk terus belajar.

Menjawab kebutuhan itulah INOVASI lantas hadir. Sejak Juni 2016, Kabupaten Bima telah menjadi salah satu kabupaten mitra INOVASI. Sebagai program yang didanai oleh Pemerintah Australia dalam kemitraannya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, INOVASI merupakan program pendidikan yang bertujuan untuk memahami dan menghadapi tantangan pembelajaran di kelas, terutama terkait dengan literasi dan numerasi, di jenjang pendidikan dasar.

Dalam perjalanannya, seluruh rangkaian kegiatan Workshop Guru BAIK yang digelar di Kabupaten Bima, dengan dukungan dana APBD, sejak Maret 2017 lalu telah berhasil mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran di kelas, sekaligus mendorong mereka menjadi tergerak untuk berinovasi dan mengeksplorasi ide-ide kreatif mereka dalam menciptakan media pembelajaran yang dapat menjawab permasalahan anak didik di kelas.

“Kehadiran INOVASI di Kabupaten Bima ini membawa dampak positif bagi guru-guru yang ada di wilayah kami. Mereka jadi lebih inovatif dalam mengajar. Mudah-mudahan, semangat ini bisa tertular pada guru-guru lain yang sekolahnya belum terlibat dalam kegiatan INOVASI. Kami berterima kasih pada INOVASI yang telah mendampingin guru-guru kami,” paparDahlan M. NoerWakil Bupati Kabupaten Bima di sela-sela kunjungannya di SDN Sondosia beberapa waktu lalu.

Agar inovasi-inovasi yang telah digagas oleh para guru dari 25 sekolah yang menjadi dampingan INOVASI dapat dikenali oleh khalayak luas, bekerja sama dengan INOVASI, Dinas Pendidikan Kabupaten Bima pun menghelat kegiatan Temu INOVASI: Inspirasi dari guru. Selain sebagai ajang unjuk karya, dalam kegiatan yang dihelat pada Kamis, 30 November 2017 ini juga penanda diresmikannya Rumah INOVASI sebagai wadah bagi para guru untuk bertukar ilmu dan melahirkan inovasi-inovasi pembelajaran yang lebih beragam.

“Mudah-mudahan, hadirnya Rumah INOVASI ini bisa menjadi wadah bagi para guru untuk bertukar ilmu, bertukar pikiran, dan bertukar ide agar semakin banyak inovasi-inovasi yang bisa diciptakan untuk meningkatkan kualitas belajar anak, terutama dalam hal membaca dan berhitung. Bila ini terwujud, kualitas sumber daya manusia di kabupaten ini juga akan meningkat dan menuju ke arah yang lebih baik,” tutur H. Maruf, SE Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bima.

Menanggapi niat baik ini, Mark Heyward selaku Program Direktur INOVASI mengaku cukup berbangga hati sebab program rintisan yang digagas INOVASI bisa mendorong tak hanya perubahan di level guru, namun juga dukungan positif dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Bima.

“Hadirnya Rumah INOVASI ini sungguh merupakan dukungan positif yang layak kita beri apresisasi. Ini wujud betapa pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bima memiliki kepedulian yang luar biasa besar dalam peningkatan mutu pendidikan bagi siswa-siswa sekolah dasar di kabupaten ini. Semoga dukungan positif ini bisa menjadi awal mula lahirnya generasi-generasi emas di kabupaten ini, sekaligus menjadikan Kabupaten Bima sebagai salah satu kabupaten inovatif di NTB,” ungkap Mark.

Program INOVASI diluncurkan di Provinsi NTB, ditandai dengan ditandatanganinya MoU antara Gubernur Nusa Tenggara Barat dengan Kabalitbang Kemdikbud RI. Menindaklanjuti MoU tersebut pada bulan Juli – Agustus 2016 yang lalu di laksanakan kegiatan roadshow di 6 Kabupaten mitra INOVASI ( Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima dan Dompu)

Dari perjalanan tersebut menghasilkan komitmen dari tiap-tiap Kabupaten dalam bentuk Surat Pernyataan Berminat dalam mengikuti Program INOVASI.  Pada September 2016, seleksi Kabupaten Mitra INOVASi di Provinsi NTB menghasilkan terpilihnya 6 Kabupaten yang lalu dilanjutkan dengan Penandatanganan Kesepahaman Bersama antara Gubernur NTB dengan 6 Bupati (Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima dan Dompu)

Dengan ditandatanganinya MoU tersebut maka terbentuklah Steering Committee di Provinsi NTB dan 6 kabupaten mitra INOVASI.  Komitmen tinggi dari Pemerintah Kabupaten mitra INOVASI ditunjukkan dengan Perencanaan dan pendampingan program INOVASI dari APBD Kabupaten pada tahun anggaran 2017.

Total dari dana APBD dari kabupaten mitra INOVASI mencapai Rp. 1.764.264.000,-. Sejak Maret hingga Oktober 2017  telah dilaksanakan Lokakarya Guru BAIK serta Lokakarya Formative Assessment di kabupaten-kabupaten mitra INOVASI.

Di Kabupaten Bima sendiri, kegiatan Guru BAIK dan formative assessment telah diikuti oleh 25 Sekolah Dasar yang terdiri dari 125 guru dan 25 Kepala Sekolah serta 5 fasilitator dan 4 Pengawas. Hasilnya,84% peserta dapat mengidentifikasi permasalahan belajar siswa berdasarkan indikator-indikator serta 92% peserta mampu melakukan analilsa data dan refleksi sesuai indicator tersebut.
Sementara, dalam workshop formative assessment yang diikuti oleh 45 guru dan 10 kepala sekolah dari 10 sekolah dan didampingi oleh 5 fasilitator daerah, peserta mampu mengembangkan strategi penilaian formatif dalam proses pembelajaran sekaligus mengembangkan rencana tindak lanjut dalam pembelajaran.

Tuntas dengan kedua kegiatan tersebut, per September 2017, INOVASI melaksanakan pra kegiatan program rintisan baru bernama Gerakan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (GEMBIRA) dengan menggunakan pendekatan khas ala INOVASI, PDIA (Problem Driven Iterative Adaptation).

Program rintisan ini telah melalui serangkaian proses, mulai dari rekrutmen dan pelatihan fasilitator daerah hingga melakukan observasi kelas di sekolah yang menjadi sasaran. Kini, program rintisan ini telah memasuki tahapan uji coba gagasan. Rencananya, pada 2018, program rintisan ini akan diluncurkan dan diimplementasikan di sekolah dampingan.

Puncaknya, pada November 2017, INOVASI menghelat SC Meeting pada 28 November diilanjutkan dengan Kegiatan Temu INOVASI pada 30 November 2017. Pada kegiatan SC Meeting yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Plt. Kepala Dinas Pendidkan Kebudayaan dan Olahraga, Kepala Bappeda, hingga Fasilitator Daerah Program Rintisan Guru BAIK dan Program Rintisan Gerakan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (GEMBIRA) setiap stakeholder bersepakat bahwa perlu adanya keterlibatan setiap pihak dan seluruh jajaran pemerintahan untuk mendukung pelaksanaan dan penerapan kegiatan INOVASI sehingga angka Anak Putus Sekolah (ATS) di Kabupaten Bima makin menurun.

Sementara itu, Plt Dinas Dikbudpora berrjanji akan mengkaji agar ke depannya dana ADD bisa digunakan mendukung Program INOVASI, terutama untuk mendorong sekolah-sekolah di wilayah desa yang bersangkutan bisa memunculkan inovasi-inovasi dalam bidang pendidikan.

Harapannya, pada 2018 jumah sekolah yang terlibat dalam gerakan inovasi ini bisa bertambah dua kali lipat dari apa yang sudah berjalan pada 2017. Adapun untuk daerah atau sekolah yang akan didampingi, pihak Bappeda berencana menggunakan sistem Dapil, dimana nantinya yang akan didampingi adalah sekolah-sekolah dalam satu gugus yang ada dalam Dapil tersebut.

Selain hal tersebut, pada 2018 mendatang, INOVASI juga berencana melakukan penguatan kapasitas pemerintah daerah, masyarakat, maupun fasilitator daerah yang terliba dalam program-program rintisan INOVASI, salah satunya adalah melalui workshop dan forum multi stakeholder untuk pengembangan kebijakan serta pelatihan menulis bagi dan dokumentasi bagi para fasilitator daerah.

Dengan komitmen dari Kabupaten mitra INOVASI, serta para tenaga pendidik yang terlibat maka acara “Temu Inovasi: Inspirasi dari Guru” akanmenjadi forum untuk para pengambil keputusan di tingkat kabupaten untuk ikut menentukan arah Program INOVASI dalam meningkatkan  hasil belajar siswa terutama dalam hal literasi dan numerasi di Kabupaten Bima. 


Dalam acara Temu Inovasi ini juga akan diluncurkan Rumah INOVASI sebagai wadah berkumpulnya para guru di Kabupaten Bima untuk bertukar pikiran, berbagi ilmu sehingga makin banyak inovasi-inovasi pembelajaran baru yang bisa diterapkan dalam menjawab permasalahan pembelajaran di kelas, terutama di bidang literasi dan numerasi. [    ]

Rehabilitasi Puskesmas Kecamatan Wawo 2 Milyar Rupiah


KM LENGGE,- Tahun anggaran 2017,Kabupaten Bima mendapatkan dana DAK afirmasi maupun reguler untuk rehabilitasi dan rekolasi 10 puskesmas yang ada di kabupaten Bima. Total dana sebesar Rp.26 Milyar dan termasuk di dalamnya adalah untuk pengadaan Alat Kesehatan sebesar Rp. 2 Milyar. pada akhir bulan November 2017 yang lalu.

Bupati Bima didampingi jajaran Dinas Kesehatan meninjau 4  Puskesmas yaitu Puskesmas Madapangga, Bolo, Palibelo dan Ambalawi. Khusus puskesmas Palibelo dilakukan relokasi dari Cabang Teke ke areal eks kantor penyuluhan pertanian yang  berjarak 200 meter dari lokasi puskesmas Palibelo.

Menurut Kabid Promosi kesehatan, Muhammad Farid,SKM,Mph, 10 puskesmas yang direhabilitasi dan direlokasi adalah Puskesmas Tambora dengan dana sebesar 600 juta melalui DAK Afirmasi, puskemas sebesar 2 Milyar,puskesmas Bolo sebesar  2 milyar, puskesmas Woha sebesar 3,2 milyar, puskesmas Sape 1, 5 Milyar, puskesmas Langgudu 2 milyar, puskesmas Ngali 900 juta, puskesmas  wawo 2 Milyar, puskesmas Ambalawi 2 milyar dan relokasi puskesmas Palibelo sebeasar 6,2 milyar.

Dana DAK afirmasi adalah dana alokasi khusus untuk daerah terpencil, daerah perbatasan dan daerah kepulauan.


Pada kesempatan kunjungan di empat lokasi tersebut Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengharapkan kepada jajaran puskesmas untuk memberi ruang terbuka hijau atau taman supaya puskesmas tanpak asri. 

Tentunya di setiap puskesmas berbeda luas lahannya, di Madapangga cukup luas halamannya dan saya berharap ada penataan yang bagus dengan taman dan areal parkir yang memadai." Harap Dinda. [ Biro Humas dan Protokoer Pemkab Bima   ]

APBD Kabupaten Bima 2018 Ditetapkan 1.8 Triliun


KM LENGGE,- Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten Bima resmi ditetapkan DPRD pada rapat paripurna Kamis malam 30 November 2017. Rapat yang dipimpin ketua DPRD Murni Suciyanti  dan dihadiri oleh tiga pimpinan dewan, Bupati Bima,forkompida, sekda,kepala OPD lingkup pemkab.Bima itu menetapkan total APBD sebesar Rp. 1.800.325.882.095,08.

Dengan rincian pendapatan sebesar Rp. 1.778. 713. 865.742. 07. Belanja tidak langsung sebesar Rp. 1.015. 853. 560. 095.08. Belanja langsung sebesar Rp. 784. 472. 322. 000. Sedangkan pembiayaan netto sebesar Rp. 21.612.016. 353. 01.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti  mengemukakan rasa bangga dan terima kasih kepada jajaran DPRD atas penetapan tersebut dan selanjutnya akan dilakukan oleh Gubeenur NTB sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang definitif.

Dikatakannya bahwa RAPBD yang telah ditetapkan sesuai dengan aspirasi masyarakat yang disampaikan baik melalui reses dewan, monev maupun kunjungan kerja kepala daerah di pelosok desa desa.

Bupati Bima juga mengapresiasi penetapan RAPBD sesuai amanat Undang undang nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang mengharuskan penetapan RAPBD paling lambat tanggal 30 November. APBD ditetapkan tepat waktu sesuai aspirasi masyarakat.


Pada kesempatan tersebut Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Anggaran Legislatif dan eksekutif yang telah bekerja dengan segala keterbatasan sehingga RAPBD bisa ditetapkan. Dinda juga menyanpaika  ucapan terima kasih atas masukan dan saran yang telah disampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai Peraturan Perundang undangan yang berlaku. [   ]

Minggu, 03 Desember 2017

Hari Ini Beberapa sekolah Mulai Selenggarakan UAS


KM LENGGE,- Beberapa sekolah baik sekolah menengah pertama(SMP) maupun sekolah menengah atas(SMA) hari ini mulai menggelar ulangan akhir semester ganjil 2017/2018.

UU ITE Revisi 2016

KM LENGGE,- Dari UU ITE sebelumnya pemerintah telah merevisi sejumlah point, UU ITE Revisi ini mulai diberlakukan 27 Oktober 2016, berikut beberapa point hasil revisi tersebut :