Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Turelinggampo,Saksi Bisu Sejarah Masuknya Islam Di Kecamatan Wawo

KM. LENGGE WAWO,- Disebuah desa dikecamatan Wawo tepatnya di dusun Ronamasa Rt. 16 Rw.03 desa Kambilo berdiri sebuah masjid yang oleh masyarakat setempat diberi nama masjid Babussalam Kambilo.

Lengge Filosofi Hidup, Bukan Simbolitas

KM. LENGGE WAWO,- Sebuah pepatah kuno mengatakan ‘’sebuah gua apabila memiliki pintu kayu,tidak lagi disebut gua tetapi sebuah rumah”

Sagele, Budaya Yang Terlupakan...

KM.Lengge Wawo,- dulu, beberapa tahun silam, ketika musim musim bercocok tanam seperti saat ini adalah suatu yang paling menyenangkan bagi masyarakat kecamatan wawo khususnya yang bermukim di Desa Maria

Tradisi Hanta Uma, Kedepankan Kepentingan Bersama

KM LENGGE WAWO,- Masyarakat Kecamatan Wawo adalah masyarakat yang kental dengan kehidupan gotong royong dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Oi Kananga, Daya Tarik Tersendiri Di Desa Kombo

KM. LENGGE WAWO,- Apabila anda berkunjung ke Kecamatan Wawo,Khususnya di Desa Kombo, salah satu desa yang berada diujung timur kecamatan Wawo ada sebuah daya tarik tersendiri yang pantas direkomendasikan menjadi tempat untuk sejenak melepaskan beban rutinitas, Oi Kananga.

Kamis, 07 Desember 2017

Rehabilitasi Puskesmas Kecamatan Wawo 2 Milyar Rupiah


KM LENGGE,- Tahun anggaran 2017,Kabupaten Bima mendapatkan dana DAK afirmasi maupun reguler untuk rehabilitasi dan rekolasi 10 puskesmas yang ada di kabupaten Bima. Total dana sebesar Rp.26 Milyar dan termasuk di dalamnya adalah untuk pengadaan Alat Kesehatan sebesar Rp. 2 Milyar. pada akhir bulan November 2017 yang lalu.

Bupati Bima didampingi jajaran Dinas Kesehatan meninjau 4  Puskesmas yaitu Puskesmas Madapangga, Bolo, Palibelo dan Ambalawi. Khusus puskesmas Palibelo dilakukan relokasi dari Cabang Teke ke areal eks kantor penyuluhan pertanian yang  berjarak 200 meter dari lokasi puskesmas Palibelo.

Menurut Kabid Promosi kesehatan, Muhammad Farid,SKM,Mph, 10 puskesmas yang direhabilitasi dan direlokasi adalah Puskesmas Tambora dengan dana sebesar 600 juta melalui DAK Afirmasi, puskemas sebesar 2 Milyar,puskesmas Bolo sebesar  2 milyar, puskesmas Woha sebesar 3,2 milyar, puskesmas Sape 1, 5 Milyar, puskesmas Langgudu 2 milyar, puskesmas Ngali 900 juta, puskesmas  wawo 2 Milyar, puskesmas Ambalawi 2 milyar dan relokasi puskesmas Palibelo sebeasar 6,2 milyar.

Dana DAK afirmasi adalah dana alokasi khusus untuk daerah terpencil, daerah perbatasan dan daerah kepulauan.


Pada kesempatan kunjungan di empat lokasi tersebut Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengharapkan kepada jajaran puskesmas untuk memberi ruang terbuka hijau atau taman supaya puskesmas tanpak asri. 

Tentunya di setiap puskesmas berbeda luas lahannya, di Madapangga cukup luas halamannya dan saya berharap ada penataan yang bagus dengan taman dan areal parkir yang memadai." Harap Dinda. [ Biro Humas dan Protokoer Pemkab Bima   ]

APBD Kabupaten Bima 2018 Ditetapkan 1.8 Triliun


KM LENGGE,- Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten Bima resmi ditetapkan DPRD pada rapat paripurna Kamis malam 30 November 2017. Rapat yang dipimpin ketua DPRD Murni Suciyanti  dan dihadiri oleh tiga pimpinan dewan, Bupati Bima,forkompida, sekda,kepala OPD lingkup pemkab.Bima itu menetapkan total APBD sebesar Rp. 1.800.325.882.095,08.

Dengan rincian pendapatan sebesar Rp. 1.778. 713. 865.742. 07. Belanja tidak langsung sebesar Rp. 1.015. 853. 560. 095.08. Belanja langsung sebesar Rp. 784. 472. 322. 000. Sedangkan pembiayaan netto sebesar Rp. 21.612.016. 353. 01.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti  mengemukakan rasa bangga dan terima kasih kepada jajaran DPRD atas penetapan tersebut dan selanjutnya akan dilakukan oleh Gubeenur NTB sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang definitif.

Dikatakannya bahwa RAPBD yang telah ditetapkan sesuai dengan aspirasi masyarakat yang disampaikan baik melalui reses dewan, monev maupun kunjungan kerja kepala daerah di pelosok desa desa.

Bupati Bima juga mengapresiasi penetapan RAPBD sesuai amanat Undang undang nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang mengharuskan penetapan RAPBD paling lambat tanggal 30 November. APBD ditetapkan tepat waktu sesuai aspirasi masyarakat.


Pada kesempatan tersebut Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Anggaran Legislatif dan eksekutif yang telah bekerja dengan segala keterbatasan sehingga RAPBD bisa ditetapkan. Dinda juga menyanpaika  ucapan terima kasih atas masukan dan saran yang telah disampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai Peraturan Perundang undangan yang berlaku. [   ]

Minggu, 03 Desember 2017

Hari Ini Beberapa sekolah Mulai Selenggarakan UAS


KM LENGGE,- Beberapa sekolah baik sekolah menengah pertama(SMP) maupun sekolah menengah atas(SMA) hari ini mulai menggelar ulangan akhir semester ganjil 2017/2018.

UU ITE Revisi 2016

KM LENGGE,- Dari UU ITE sebelumnya pemerintah telah merevisi sejumlah point, UU ITE Revisi ini mulai diberlakukan 27 Oktober 2016, berikut beberapa point hasil revisi tersebut :

Selasa, 28 November 2017

Upacara Peringatan Hari Guru SMPN 1 Wawo, Siswa dan Guru bertukar tugas

KM LENGGE,- Upacara peringatan hari guru yang dilaksanakan tanggal 25 November lalu digelar dibeberapa lokasi di kecamatan Wawo, oleh dinas pendidikan maupun oleh sekolah sekolah setempat, selain dilaksanakan tepat pada tanggal 25 november beberapa sekolah juga menggelar upacara peringatan hari guru nasional ini pada senin(27/11) yang sekaligus digabungkan dengan upacara bendera.

Senin, 27 November 2017

5000 Kades Se-Indonesia Akan Menyerbu NTB


Saat ini Semua mata tertuju ke Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB besok, Selasa (28/11) akan menggelar sebuah kegiatan spektakuler berskala Nasional yang bertajuk Festival Desa Benderang Informasi Publik (DBiP) Nasional 2017 di Hotel Lombok Raya dan Hall Islamic Center Mataram.

Melalui Wakil Ketua Komisi Informasi NTB, Najamudin Amy, S.Sos di secretariat KI mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menyukseskan penyelenggaraan Festival yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia .

Ditemani oleh Komisioner KI NTB yang lain seperti L. Busyairi, H. Zaini, Hendriadi dan dari Kesekratiatan Tarmidzi, S.Kom mengungkapkan rangkian acara yang akan di gelar dari kegiatan pembukaan, Selasa 28 November hingga Kamis 30 November 2017.

Rangkian acara Festival DBiP KI NTB, pada hari Selasa (28/11) prosesi acara pembukaan yang rencanyan akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kominfo RI.  Kemudian KI NTB akan melakukan penandatanganan MoU KI NTB dan Polda NTB mengenai Keterbukaan Informasi.

Selanjutnya pada hari itu juga, dilanjutkan dengan Sambung Rasa dengtan 5000 Kepala Desa se-Indonesia bersama Menkominfo dan pejabat pusat yang dirangkai dengan acara sesi Tanya jawab dan diskusi

Usai kegiatan Sambung Rasa kemudian dilanjutkan acara Lomba Cerdas tangkasKIP yang mengkompetisikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan antara PPID Desa terkait Keterbukaan Informasi Publik. Pokok materi yang dilombakan UU No. 14 tentang keterbukaan Informasi Publik

Kemudian pada Selasa Siang, akan di ramaikan dengan Gelar Budaya KIP yang mengusung tema, membudayakan Keterbukaan Informasi dari Desa. Kegiatan yang satu ini akan menampilkan seni music tradisional daerah dimana nyanyiannya berisi informasi tentang keterbukaan public, pelayanan informasi desa dengan menggunakan pakian adat masin-masing daerah. Delegasi kesenian ini berasal dari 16 Desa  Model DBip Se-NTB.

Pada Hari Rabu (29/11)  dilanjutkan dengan Seminar Nasional pada 29 Nopember tema “Menurunkan Angka Kemiskinan Melalui Penerapan Pemerintah Terbuka”, dilaksanakan di Hall Islamic Center. Kemudian lanjutan
Kegiatan Cerdas Tangkas yang akan diikuti oleh perwakilan desa peserta pada tanggal 28-30 Nopember dan Gelar Budaya pada tanggal 30 Desember.

Kegiatan DBiP akan diikuti oleh Kepala Desa dari seluruh Provinsi se-Indonesia dengan kelompok peserta yang terdiri dari Komisi Informasi Pusat, Komisi Informasi Provinsi/Kabupaten/Kota, Diskominfotik, Dinas Pemberdayaan Pemerintah dan Masyarakat Desa, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Keagamaan, Organisasi Pemuda, Organisasi Perempuan, Perguruan Tinggi negeri/Swasta, Mahasiswa, Organisasi Pemuda, Asosiasi Perangkat Desa, Asosiasi Kepala Desa, OPD Lingkup Provinsi NTB, PPID Utama Provinsi NTB, Pemkab/Pemkot se-NTB, Tokoh mayarakat NTB, PPID Utama Kabupaten/Kota se-NTB.

Najamudin juga mengungkapkan bahwa tujuan di adakan Festival DBiP untuk mengkampanyekan keterbukaan informasi publik di masing-masing desa. Kita berharap Keterbukaan informasi bisa sampai ke masyarakat yang ada di desa-desa.


Najamudin mengajak “Mari kita sukseskan Festival Desa Benderang Informasi Publik, karena akan membawa serta harumkan nama baik NTB di Indonesia,”  (Efan)