Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Saturday, 6 June 2015

Pawai Taaruf Meriahkan Pembukaan MTQ Kab Bima Ke XXVIII



KM. LENGGE.-Pawai Taaruf peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) , mengawali kemeriahan pembukaan MTQ Ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Bima di Kecamatan Sape, Sabtu (06/06). Dibawah terik matahari peserta pawai ta’aruf berasal dari 18 kecamatan se-Kabupaten Bima tersebut menunjukan antusiasme dan dukungan untuk acara ini. 

Walaupun panas terik matahari menyengat, puluhan ribu peserta pawai takruf dan penggembira terlihat tetap antusias dengan semangat yang tinggi dengan berjalan beriring-iringan, hal ini mencermikan semangat mereka untuk membumikan Alquran di daerah Bima.

Adapun rute pawai ta'aruf ini, dimulai dari desa Sangiang  dan berakhir di lapangan semangka Sape. Selama kegiatan pawai ta'aruf, juga diisi penampilan marching band dari beberapa instansi dan sekolah, marching band pemkab Bima mengawali antrian kafilah kafilah yang mengikuti pawai. Drum band dari SMAN 1 woha, SMPN 1 Wawo, MTsN Wawo, dan beberapa grup drumband band lainnya ikut memeriahkan acara.

Tingginya animo masyarakat untuk melihat pawai takruf ini, bahkan menyebabkan terjadi kemacetan total disepanjang ruas jalan kecamatan Sape saat berlangsungnya kegiatan. Hal itu, karena banyaknya warga yang berbondong-bondong datang dari 18 kecamatan se-kabupaten Bima, memadati pinggir jalan untuk menyaksikan pelaksanaan pawai takruf yang digelar sekali setahun tersebut.

Bupati Bima terlihat berpidato sembari menyambut peserta pawai dari tribun utama panggung MTQ. “Kita lihat, pelajar dari berbagai sekolah mulai SD hingga SLTA, mahasiswa tokoh masyarakat, tokoh adapt pegawai, perangkat desa, pemerintah kecamatan, ikut meriahkan pawai Takruf.Ini menunjukan Indonesia sebagai negara yang plural yang berazaskan Bhineka Tunggal Ika.Berbeda-beda tapi tetap satu,’’ujarnya ketika menyambut kafilah kafilah pawai yang mulai memasuki lapangan MTQ.

Ini salahsatu cara dan sistem yang kita gunakan, untuk membumikan alquran. Dengan harapan event-event seperti ini bisa membumikan Al Quran, dengan memahami isi kandungan alquran yang diaplikasikan dan di terapkan di dalam kehidupan sehari-hari.(GALANK)





0 comments:

Post a Comment