Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Tuesday, 16 June 2015

Seleksi SBMPTN , 9 Juli Berharap Kabar Yang Baik


KM LENGGE WAWO,- Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diselenggarakan pada hari Selasa 9 Juni yang lalu serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. tidak terkecuali Universitas Mataram (Unram) menjadi kampus yang menjadi incaran para siswa-siswi di propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sebagian diluar NTB.



Banyak harapan dan keinginan para siswa-siswi yang telah menamatkan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas/sederajat yang mengikuti test tulis SBMPTN untuk dapat diterima di kampus pilihan dan favorit mereka.

Pemerintah telah menyediakan 99.000 kuato untuk kursi 74 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diseluruh Indonesia. Siswa-siswi yang melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi bersaing dengan seleksi ketat ujian SBMPTN.

Menurut data yang dilansir dari media elektronik, kurang lebih sebanyak 697.000 peserta ujian SBMPTN diseluruh Indonesia serentak mengikuti ujian tes tulis untuk bersaing menduduki 99.000 kursi PTN.

Pendaftaran ujian seleksi SBMPTN menggunakan system pendaftaran online, siapapun bisa mendaftar dan dimanapun tempatnya dengan pilihannya, atau dengan lintas wilayah, sesuai dengan ketentuan syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTN  melalui ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah dilakukan menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi peserta, PTN, maupun bagi kepentingan nasional.

Berdasarkan pengalaman dalam melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui ujian tertulis, maka pada tahun 2015 Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tetap menyelenggarakan ujian tertulis  SBMPTNN 2015 yang dapat diikuti oleh siswa lulusan pendidikan menengah (SMA/ MA/ SMK/ MAK) dan sederajat, termasuk Paket C tahun 2013, 2014, dan  2015.

Ujian tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan reliabilitas dan validitas yang memadai. Soal ujian tertulis SBMPTNN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek) dan/atau bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.

Tujuan utama dari SBMPTNN mencari dan menjaring calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan Memberi peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.

SBMPTNN 2015 adalah mekanisme seleksi masuk PTN yang ditetapkan berdasarkan hasil Ujian Tertulis  atau kombinasi hasil Ujian Tertulis dan Ujian Keterampilan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Dengan syarat bagi siswa lulusan tahun 2013 dan 2014  harus sudah memiliki ijazah. Sedangkan bagi siswa lulusan tahun 2015 telah memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang bersangkutan serta dibubuhi cap yang sah, dan Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studinya.

Dalam kelompok ujian SBMPTNN terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu: Kelompok Ujian Saintek  dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek. Kelompok Ujian Soshum  dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum. Kelompok Ujian Campuran  dengan materi ujian  TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum. Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran.

Sedangkan program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek  dan kelompok Soshum. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan sebagai berikut: Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok saintek, maka peserta mengikuti kelompok ujian saintek. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian soshum. Jika program studi yang dipilih terdiri dari kelompok saintek dan soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian campuran. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN manapun. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat di PTN di luar wilayah tempat peserta mengikuti ujian.
Di Propinsi NTB, peserta yang ujian untuk masuk di Unram tersebar di beberap tempat untuk mengikuti ujian. Ada 8 sekolah di Kota Mataram dan Kampus Unram tempat ujiannya.
DI SMPN 6 Kota Mataram dipergunakan untuk ujian SBMPTN misalnya, kepala Tata Usaha, Gede Suprana mengatakan, MPN 6 Kota Mataram merupakan salah satu sekolah yang dipergunakan untuk ujian SBMPTN . “ Sekolah kami memiliki 24 ruangan kelas dengan daya tamping 20 orang terpakai semua untuk ujian seleksi SBMPTN,”ujar Gede.

Pengamatan kampung media Lengge, dibeberapa tempat misalnya SMA 2 Kota Mataram, Kampus Unram dipergubakan untuk ujian seleksi SBMPTN.

Beberapa peserta telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian seleksi SBMPTN jauh-jauh hari sebelum ujian ini, misalnya belajar sendiri, berkelompok dan mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel) di daerahnya. Peserta ujian seleksi SBMPTN dari Lombok Timur, Rini misalnya berharap bisa lolos dan kuliah di Fakultas Ekonomi Unram yang menjadi pilihannya.

Begitupun dengan Awang Demula, Peserta ujian seleksi SBMPTN dari Propinsi Kalimantan Barat, datang ke NTB inginmasuk Unram memilih jurusan Kedoteran unram yang menjadi pilihan utamanya. “Harapan saya bisa lolos dan kuliuah kedokteran di Unram,”ujar Awang.

Tetapi ada juga beberap peserta yang memilih ujian seleksi SBMPTN di Unram tetapi pilihan kedua mereka di Seni Rupa Universitas Udayana Bali, Saiful asal Bima, pilihan pertamanya di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Unram, sebagai syarat untuk ikut uian di Unram, tetapi besar harapanya bisa lulus di Udayana Bali. “Saya cita-citanya ingin menjadi guru Seni Rupa, karena disamping hobi saya jurusan ini langka makanya saya ingin kulaih di Seni Rupa,”tegas Saiful.


Perguruan Tinggi Negeri saat ini tetap menjadi pilihan favorit dan banyak diminati oleh siswa-siswi yang ingin melanjutak pendidikan ke tingkat perguruan tinggi. Beberapa peserta yang akan mengikuti ujian seleksi SBMPTN berharap melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merupakan idaman setiap siswa-siswi yang akan melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Meraka berharap akan mendapatkan kabar yang baik pada tanggal 9 Juli saat penguman secara online mendatang. (Efan)

0 comments:

Post a Comment