Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Wednesday, 3 June 2015

SDN 1 Maria,Latihan Hadapi FLSS Tingkat Propinsi


KM LENGGE WAWO,- Setelah menjuarai ajang Festifal Lomba Seni dan Suara (FLSS) tingkat sekolah dasar (SD) tingkat Kabupaten Bima beberapa bulan yang lalu di kecamatan Woha Kabupaten Bima, Siswa-siswi SDN 1 Maria kecamatan Wawo rutin melaksanakan latihan persiapan lomba, di Sanggar La Diha. Kecamatan Wawo akan menjadi Duta Kabupaten Bima dalam FSSN tingkat propinsi NTB yang dihelat bulan Juni tahun 2015.



Sebulan terakhir ini, Sanggar La Diha Kecamatan Wawo terlihat ramai dengan aktifitas siswa-siswi yang melakukan latihan olah gerak. Antusias siswa dan siswi melakukan latihan ini terlihat dari keseriusannya dalam mengikuti gerak dan arahan dai pelatih mereka.

Koordinator Sanggar La Diha Kecamatan Wawo dan juga guru SDN 1 Maria, Minarni, S. Pd. SD, ditemui saat melatih anak didiknya di Sanggar, mengatakan bahwa kecamatan Wawo akan mewakili Kabupaten Bima dalam FLSS tingkat propinsi bulan Juni ini. “ Kita masih menunggu informasi kapan kebetrakantan ke Mataram untuk ikut lomba FLSS di Taman Budaya,” ujar Minarni.

“Kami sudah maksimal melatih siswa-siswi kami yang akan tampil pada FLSS nanti, berbagai tari kreasi modern sudah kami latih mulai dari olah gerak, tangan, badan, kaki dan seluruh tubuh kemudian dicocokan dengan music yang dimainkan oleh siswa-siswi yang memainkan musik. Gerakan tari harus cocok dengan durasi waktu dan musik,”punkasnya.

Tari yang akan dipentaskan pada FLSS terdiri dari Tari Doku terdiri dari 5 orang siswi Putri, merupakan tari kreasi menggunakan alat tradisonal Doku (Nyiru) alat yang dibuat dari bambu berguna untu menampik padi, beras, kadele dan bahan pertanian lainya. Doku tetap dilestarikan oleh Masyarakat wawo sehingga diangkat kedalam tema tari doku.

Kemudian Tari La Mone, merupakan tari yang dimainkan oleh 5 orang siswa putra, menggunakan topeng sebagai alat mereka bermain dan bercanda bersama teman-teman sebayanya. Gerakan tari  La Mone menggambarkan keseharian mereka bermain dan mereka terlihat lincah dalam gerak mengolah gerakan tubuh.


“Sanggar La Diha menargetkan untuk tampil sempurna sesuai dengan latihan kami selama ini, sehingga kami bisa kembali mewakil NTB dalam FLSS tingkat Nasional,”harap Marni. (Efan)

0 comments:

Post a Comment