Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Senin, 23 September 2019

Kecewa Atas Pernyataan Kades Maria, anggota POKDARWIS Klarifikasi


KM LENGGE,- Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Maria Kecamatan Wawo Kecewa dan merasa dirugikan dengan pernyata,an PJ Kepala Desa Maria Tajunnisa,S,S.Sos.


Pernyataan PJ Kepala Desa Maria tersebut terkait dengan anggaran dari Dinas Pariwisata untuk pelaksanaan Festival Uma Lengge dari beberapa pekan lalu yang dilaksanakan di lokasi wisata Uma lengge.

Terkait dengan hal tersebut Pokdarwis Maria menemui PJ Kades Maria siang tadi (23/09) untuk melakukan klarifikasi, akan tetapi Pj Kepala Desa Maria beserta Sekretaris Desa tidak berada di Kantor Desa, karena kesal dengan ketidak beradaan PJ dan sekretaris desa beberapa anggota Pokdarwis menyegel pintu ruangan Kepala desa.

Berdasarkan keterangan dari ketua POKDARWIS Desa Maria Mukhlis Azis, bahwa pernyataan PJ Kades ke publik membuat nama baik anggota pokdarwis bahkan anggota karang taruna serta anggota sanggar Ntimbo La Maria yang ikut juga melaksanakan kegiatan tersebut tercoreng bahkan Nama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima ikut di catut, Pokdarwis ingin melakukan klarifikasi karena merasa dirugikan dengan pernyataan tersebut.

Beberapa sumber yang KM temui dan tidak mau di publikasikan namanya menyebutkan bahwa Pj Kepala Desa Maria selalu mempertanyakan ke publik mengenai dana dari Dinas kebudayaan dan pariwisata senilai 30 juta, digunakan untuk apa saja sedangkan dirinya selalu di tanya tanya oleh Kepala dinas pariwisata mengenai penggunaan dana itu.

Akan tetapi salah satu staff DISPAR yang kami konfirmasi menjelaskan bahwa dana dari dinas tersebut sampai saat belum cair dan Kadis yang selalu menanyakan mengenai penggunaan dana tersebut jelas hoax dan mengada ada, karena Kadis sendiri tau mengenai belum cairnya anggaran tersebut.

Hal senada juga dijelaskan oleh ketua POKDARWIS, penyelenggaraan Festival uma lengge untuk sementara menggunakan anggaran mandiri. "Kami utang sana sini demi terselenggaranya acara, dengan adanya pengakuan PJ yang menyebutkan bahwa dia selalu ditanyakan oleh Kadispar Kabupaten Bima jelas membuat nama kami tercoreng, dengan mencatut nama kadis tanpa izin untuk membuat sebuah pernyataan hoax sangat kami sayangkan, dan pernyataan mengada ada seperti ini jelas bisa mengadu domba masyarakat, tidak etis dilakukan oleh pemimpin Desa", jelas Mukhlis. (galank)

0 komentar:

Posting Komentar