Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Saturday, 19 November 2016

Wakil Bupati Pimpin Apel Kebhinekaan




KM LENGGE,- Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer Selasa (15/11) bertindak selaku Iinspektur Upacara pada Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai yang digelar di lapangan Markas Kepolisian Resort Kabupaten Bima Panda - Palibelo.

Pada apel besar yang dihadiri oleh Kapolres Bima AKBP. Gatut Kurniadian, SH,S.I.K beserta Perwira POLRI, Unsur FKPD Kabupaten Bima, Kasat Pol.PP ketua MUI Kabupaten Bima.

Dahlan di hadapan para peserta apel mengatakan yang terdiri dari alim ulama, tokoh masyarakat dan pemuda mengugkapkan, pelaksanaan apel merupakan upaya membingkai keragaman masyarakat dan bangsa majemuk dengan Pancasila dan UUD 1945. Hal ini mengamanatkan bahwa kehidupan masyarakat yang heterogen memberikan warna dalam beraktivitas bagi manusia yang ditakdirkan oleh yang Maha Pencipta sebagai mahluk sosial yang memiliki berbagai karakter, pemikiran, pendapat, pandangan, sifat, visi dan misi.

Oleh karena itu kehidupan yang majemuk tersebut akan mempengaruhi aspek sosial dalam hal kerukunan. Kerukunan yang terjalin dengan baik ini sebagai kondisi dimana kenyamanan, ketentraman, kedamaian, yang tercipta dalam kontak interaksi sosial yang dibingkai didalam ikatan persaudaraan, persahabatan, kesetiakawanan dan saling menyayangi dan mencintai”. Jelas Dahlan.

Dijelaskan Wabup, “terjalinnya kerukunan antar sesama di masyarakat adalah dasar yang dijadikan untuk menciptakan suasana damai, tenteram, harmonis dalam masyarakat yang dilandasi sikap toleransi, saling pengertian, saling menghormati dan menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agama serta kerjasama dalam kehidupan bermasarakat”. Tandasnya.

Persatuan dan kerukunan umat merupakan pilar utama dan pondasi yang hakiki dalam masyarakat. Dengan kata lain, tanpa adanya persatuan dan kerukunan dalam masyarakat, akan sulit terwujud suatu masyarakat yang berukuwah, tanpa ukhuwah kita tidak dapat mengolah dan mengubah daulah yang berkah”. Terang Wakil Bupati. HP Bima. (Efan)

0 comments:

Post a Comment