Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Saturday, 3 May 2014

Peringati Hardiknas UPT Dikpora Beri Penghargaan kepada Siswa dan Guru Berprestasi


KM LENGGE WAWO,- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei tahun 2014 ini di Kecamatan Wawo di Pimpin  oleh camat Wawo Syarifudin Daud, S. Sos yang bertindak sebagai inspektur upacara, dan komandan upacara, safrudin guru SDN 2 Kambilo yang dipusatkan dilapangan umum Wawo, Jum’at (02/05).

 
Pada Peringatan Hardiknas 2014 yang mengangkat Tema “ Pendidikan untuk peradaban indonesia yang unggul” Hadir pula pada upacara tersebut Kapolsek Wawo, Danramil Wawo, Kepala UPT Dikpora Kecamatan Wawo, Muspika, Tokoh-tokoh pendidikan Sejumlah Kepala Sekolah SD/MI, SMP, SMA serta puluhan guru dan ratusan murid-murid di seluruh Kecamatan Wawo.

Camat Wawo selaku inpektur Upacara menyampaikan  sambutannya Menteri Pendidikan Republik Indonesia Muhammad Noh,  yang mengatakan dalam peringatan hari pendidikan nasional tahun 2014 ini, mendikbuk menyebutkan dua hal yang sangat mendasar dalam dunia pendidikan. yaitu, yang pertama terkait dengan akses layanan pendidikan, dimana akses tersebut ditenggarai oleh akses ketersedian dan keterjangkauan.

Dijelaskannya, dalam dunia pendidikan ada dua hal yang sangat mendasar, yaitu pertama terkait dengan akses untuk mendapatkan layanan pendidikan, yang dipengaruhi oleh ketersediaan dan keterjangkauan. Beberapa kebijakan dan program seperti BOS untuk pendidikan dasar dan menengah, bantuan siswa miskin, bidik misi, pengiriman guru untuk daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal, melalui SM3T, Bantuan Operasional Untuk Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), pendirian perguruan tinggi negeri baru dan sekolah berasrama merupakan sebagian dari upaya untuk meningkatkan akses secara inklusif dan berkeadilan. 

Kebijakan dan program tersebut telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hasil itu ditandai antara lain dengan kenaikan Angka Partisipasi Kasar (APK) yang cukup tinggi dan lebih inklusif terutama pada tingkat SMP/MTS, SMA/MA/SMK, dan perguruan tinggi.

Kemudian yang kedua lanjutSyafrudin Daud,  yaitu yang terkait dengan kualitas yang dalam hal ini, sangat dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu ketersediaan dan kualitas guru, kurikulum, dan sarana prasarana. “Beberapa kebijakan dan program yang telah ditetapkan, antara lain, pendidikan dan pelatihan guru berkelanjutan, penerapan kurikulum 2013, dan rehabilitasi sekolah yang rusak, baik rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan,” katanya. 

Melalui penerapan kurikulum 2013 secara bertahap dan menyeluruh, tahun ajaran 2014/2015 merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas guru, kepala sekolah, dan pengawas selain juga merupakan momentum untuk melakukan penataan sistem perbukuan pelajaran.

Disamping itu juga Camat Wawo juga mengajak kepada para guru dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyukseskan implementasi kurikulum 2013. “InsyaAllah, melalui kurikulum 2013 itu, anak – anak kita akan memiliki kompetensi secara utuh yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.  Itu semua kita lakukan dalam rangka mempersiapkan generasi emas, yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif, mampu berpikir orde tinggi, berkarakter, serta cinta dan bangga menjadi bangsa indonesia. dengan generasi emas itulah, kita bangun peradaban indonesia yang unggul, menuju kejayaan indonesia 2045,” paparnya.

Usai upacara, camat Wawo didampingi Muspika dan Kepala UPT Dikpora Kecamatan Wawo, Alimudin H. Arsyad, S. Pd,. M. Pd meberikan hadiah dan cendramata bagi para siswa-siswa tingkat SD/MI, SMP dan SMA yang berprestasi dan guru-guru yang berprestasi di tingkat kecamatan, kabupaten maupun nasional. (Efan)

0 comments:

Post a Comment