Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Thursday, 29 October 2015

Revolusi Mental Bangun Kemandirian Pemuda


KM LENGGE,- Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke_87 Tingkat Kabupaten Bima  Rabu (28/10) di halaman kantor Bupati Bima. Rangkaian Upacara yang diikuti Komponen Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) kabupaten Bima, Pemuda Pelopor, Pejabat eselon dan karyawan lingkup pemerintah Kabupaten Bima. Acara diawali dengan pengibaran bendera merah Putih dan dilanjutkan dengan pembacaan Pembacaan teks keputusan kongres pemuda Indonesia tahun 1928 dan rancangan teks semangat sumpah pemuda merah putih menuju lndonesia Hebat.


Pada acara yang turut dihadiri ketua DPRD Kabupaten Bima Hj. Murni Suciati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) tersebut, Bupati yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK. M.Si yang membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mengatakan, " peringatan sumpah Pemuda yang ke-87 tahun ini mengambil tema, Revolusi Mental untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu Untuk Bumi.

Sekda yang mengutip  Menpora mengatakan bahwa melalui gerakan revolusi mental, kita berharap para pemuda Indonesia memiliki kemandirian untuk mengambil keputusan-keputusan terbaik secara jernih sesuai dengan akal sehat mereka, tanpa harus tergantung dari kehadiran orang tua maupun negara disampingnya. 

Selanjutnya Sekda mengatakan bahwa  Ikrar penting dalam Sumpah Pemuda 1928 adalah satu tanah air, tanah air Indonesia. Poin ini memberikan tekanan yang sangat kuat kepada para pemuda akan pentingnya menjaga tanah air sebagai bagian penting dari komponen Bumi yang kita pijak ini demi keberlangsungan masa depan generasi penerus kita". Kata Sekda.

Oleh karena itu dengan tema sumpah Pemuda satu bumi ini, pemuda Indonesia diajak menjadi pemimpin bumi yang baik, adil dan bertanggungjawab. "Hanya dengan menjaga dan merawatnya kita bisa menjaga keberlangsungan bumi hingga masa depan yang akan datang seiring pembangunan dan peradaban kita". Urainya.

Sekda selanjutnya mengungkapkan, "Sumpah Pemuda 28 Oktober1928 membuat kita bangga, bahwa pemuda Indonesia telah mengawali sebuah perubahan besar untuk negeri kita ini. "Semangat dan keberanian pemuda telah menginspirasi dan menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia dideklarasikan. Ini merupakan sebuah momentum sejarah yang patut untuk terus kita kenang, kita refleksikan, kita pelajari, kita teladani dan kita semaikan spiritnya demi kebangkitan para pemuda Indonesia". Kata Sekda.


Sekda menambahkan, "Kobaran semangat kesatuan, persatuan dan cinta tanah airlah membuat hati para pemuda saat itu dari seluruh penjuru negeri berkumpul dan ber ikrar suci demi cita-cita luhur tegaknya Indonesia merdeka. Para pemuda itu tidak mempedulikan apa latar belakang agama, suku, ras dan golongan mereka. Mereka hanya peduli dengan satu identitas saja yaitu Indonesia". Tutup Sekda. (Efan)

0 comments:

Post a Comment