Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Monday, 30 October 2017

Wagub Membuka MTQ ke XXVII Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Barat


KM LENGGE,- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVII Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dibuka resmi oleh wakil Gubernur, H.Muhammad Amin, SH., M. Si,  dihalaman Persiapan Kantor Bupati Bima di Dusun Godo Desa Dadibou Kecamatan woha Kamis malam (26/10). Peresmian pembukaan ditandai dgn pemukulan beduk oleh Wakil Gubernur didampingi Bupati Bima dan Bupati/Walikota se Nusa Tenggara Barat.



Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVII Tingkat NTB
 dihadiri oleh para bupati/walikota se propinsi NTB, anggota DPD RI dan DPR RI Dapil NTB, Forkopimda, MUI provinsi dan kabupaten/kota se-NTB, dewan hakam, para kafilah serta ribuan masyarakat yang hadir,


Wakil Gubernur NTB, H.Muh.Amin, SH.,M.Si  dalam sambutannya mengatakan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) bukanlah sekedar kegiatan rutin untuk mempertunjukkan dan mempertandingkan seni baca Al-Qur`an saja. Melainkan lebih dari itu adalah untuk semakin mendekatkan umat kepada kitab suci Al-Qur`an, mencintai Al-Qur’an. Bahkan yang lebih penting lagi memahami serta mengamalkan secara nyata nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.


“MTQ adalah wahana pelestarian khasanah budaya Islam dalam membangun generasi Qur’ani dan masyakat madani, yakni  kehidupan yang penuh toleransi,  saling berkontribusi, saling membangun hidup dan saling memberi kemanfaatan dalam kedamaian dengan suluruh  umat beragama. Seperti yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Besar Muhammad SAW kepada ummatnya dan juga menjadi tauladan bagi dunia,”tegas Amin

Lanjutnya, “ bahwa dengan mengucapkan hal-hal yang baik saja akan menciptakan suasana kehidupan yang harmonis. Apalagi kalau kita sering membaca Al-Qur’an, tentu akan membentuk pribadi-pribadi yang berkarakter religius Islami, ujarnya. Ia mengajak semua ummat beragama untuk terus memperkuat benteng keimanan masing-masing dengan meningkatkan pemahaman dan pengamalan kandungan ajaran Al Qur'an. Sebab menurutnya pengamalan ajaran agama itulah yang menjadi modal utama dan kekuatan bersama dalam membangun bangsa menjadi bangsa yang unggul dan  tangguh,”.


Sedangkan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengatakan bahwa Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27 Tingkap Provinsi tahun 2017 kali ini merupakan implementasi dari Visi dan Misi Bima Ramah (Religius, Aman, Maju, Amanah dan Handal). Untuk itu  dia mengaku bangga atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Kabupaten Bima sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-27 tingkat Provinsi NTB ini, meskipun dengan segala keterbatasan, namun berkat semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dari seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat maka penyelenggaraan MTQ ke-27 tingkat provinsi dapat dilaksanakan dengan penuh kemeriahan oleh masyarakat Kabupaten Bima.


Rasa bangga dan bahagia kami seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima sungguh tak sanggup untuk dilukiskan pada malam hari ini, atas kepercayaan yang telah diberikan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-27 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2017.


Meskipun dengan segala keterbatasan, namun berkat semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dari  seluruh  jajaran pemerintah dan masyarakat, maka penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat ini dapat dilaksanakan sebagaimana yang kita saksikan pada malam hari ini. Tidaklah berlebihan kiranya.


Musabaqah Tilawatil Quran ke-27 ini adalah sejarah bagi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, karena dilaksanakan di wilayah kabupaten Bima dengan penempatan kafilah di rumah-rumah warga yang tersebar di wilayah kecamatan Bolo dan Woha. Pemondokan kafilah di rumah warga adalah dimaksudkan agar para kafilah bisa berbaur dengan masyarakat sekitar dan merasakan denyut kehidupan masyarakat, menikmati kuliner khas Mbojo dan terjalinnya suasana silaturahim, keakraban dan kekeluargaan dengan masyarakat  sekitar.



Tema MTQ ke-27 Tingkat Provinsi ini sangatlah tepat yakni ''Menuju Pelestarian Khazanah Islam Dalam Membangun Generasi Qur’ani Yang Bermartabat Menuju NTB Gemilang. Tema ini sangat sejalan dengan ikhtiar Kabupaten Bima dalam rangka mewujudkan tatanan masyarakat yang religius sesuai visi Ramah yang terus diimplementasikan oleh pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Bima, salah satu poin penting dalam pengembangan Visi Ramah adalah membumikan Al-Qur’an untuk membangun generasi Qur’ani di masa yang akan datang.  (Efan)

0 comments:

Post a Comment